Ilustrasi siswa SMA. (Antara)

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berencana menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA dan SMK negeri di wilayahnya mulai tahun 2020 nanti.

Rencana tersebut saat ini bahkan sudah masuk ke ranah DPRD Jateng untuk mendapat persetujuan. Jika disetujui, rencana itu pun akan mulai diaplikasi pada Januari tahun depan.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Jumeri, membenarkan adanya rencana menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA dan SMK negeri di wilayahnya. Meski demikian, ia mengaku rencana itu baru sebatas wacana,

 “Memang ada wacana seperti itu. Tapi, kami belum mau menanggapi terlalu banyak. Masih menunggu persetujuan dari dewan [DPRD Jateng],” ujar Jumeri kepada Semarangpos.com, Senin (12/8/2019).

Jumeri menambahkan rencana menggratiskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri itu merupakan ide dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Oleh karenanya, ia pun enggan menjelaskan secara detail berapa anggaran untuk menggratiskan SPP bagi siswa SMA dan SMK negeri tersebut.

“Nanti saja. Enggak perlu dibesar-besarkan. Itu idenya memang dari Pak Gubernur. Kalau disetujui masuk APBD 2020. Ini kan masih dalam pembahasan,” jelas Jumeri.

Jika disetujui, maka Jateng akan mengikuti langkah Pemprov Jawa Timur (Jatim) yang telah menggratiskan biaya pendidikan atau SPP bagi siswa SMA dan SMK negeri. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bahkan mengaku telah menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun dari APBD Jatim untuk menggratiskan biaya SPP bagi siswa SMA dan SMK negeri di wilayahnya.

Langkah Khofifah itu rupanya juga diikuti Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil. Kabarnya, Ridwan bahkan telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp2 triliun untuk menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA dan SMK negeri di Jabar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten