Jasad Sepasang Tamu Hotel Bertumpukan di Baturraden
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka (kiri) didampingi Kasatreskrim AKP Berry (kemeja putih) memantau olah TKP penemuan dua jenazah di salah satu kamar hotel di Kawasan Wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (11/2/2020). (Antara-Polresta Banyumas)

Solopos.com, PURWOKERTO — Sepasang tamu ditemukan meninggal dunia dalam kamar penginapan di Kawasan Wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (11/2/2020). Jasad pasangan itu ditemukan bertumpukan di lantai hotel oleh petugas hotel.

Jasad kedua tamu salah satu hotel di kawasan wisata Baturraden itu ditemukan petugas hotel, Selasa sekitar pukul 13.30 WIB. Kedua tamu hotel tersebut berinisial MA, 54, warga Jl. R.C. Veteran, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sedangkan yang perempuan adalah Yl, 43, warga Jl. H. Ali, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pasangan yang meninggal di hotel itu menginap di kamar hotel di Baturraden itu sejak hari Senin (10/2/2020) pukul 23.00 WIB.

Bisnis Properti Komersial di Semarang Naik Tipis

Oleh karena tidak kunjung keluar meskipun sudah waktunya check out, petugas hotel mendatangi kamar yang dihuni MA dan Yl. Namun, ketika pintunya diketuk, tidak ada jawaban dari dalam.

Pegawai hotel itu pun membukanya pintu kamar hotel dengan kunci cadangan. Setelah pintunya dibuka, petugas hotel mendapati dua tamunya tergeletak di lantai dengan posisi bertumpukan. Jasad Yl ditemukan berada di atas jasad MA.

"Semalam, kami melaksanakan autopsi terhadap dua jenazah tersebut," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas AKP Berry kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/2/2020).

Serangan Jantung

Jajarannya bersama tim dokter selanjutnya melaksanakan gelar perkara terkait dengan hasil autopsi terhadap jenazah dua tamu hotel tersebut. Gelar itu dilaksanakan karena dari hasil autopsi diketahui bahwa penyebab meninggalnya dua orang itu dimungkinkan ada semacam serangan jantung.

Serangan jantung itu dimungkinkan dipicu oleh semacam zat kimia atau minuman yang sebelumnya dikonsumsi oleh keduanya. "Dimungkinkan yang meninggal duluan yang laki laki dan waktunya hampir bersamaan," jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan saat melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan tiga butir obat berbentuk kapsul tanpa merek dan satu botol bekas minuman suplemen berisi cairan. Belum bisa dipastikan ketiga butir kapsul dan cairan dalam botol bekas minuman suplemen tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengirim tiga butir kapsul dan cairan tersebut ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk diuji apakan senyawanya sesuai dengan yang ada di lambung kedua jenazah.

Valentine’s Day di Star Hotel Semarang Hanya untuk 15 Pasangan

"Kita belum tahu isinya apa. Makanya hari ini [Rabu, 12/2/2020] kita lanjut ke sana [Labfor Polda Jateng] untuk meyakinkan, memastikan 100% bahwa itu [penyebab kematian dua tamu hotel] memang dipicu oleh adanya kandungan dari cairan tersebut," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga telah menyesuaikan kartu tanda penduduk dan menghubungi pihak keluarga dari masing-masing jenazah. "Memang keduanya bukan suami-istri," katanya.

Ia mengatakan pihak keluarga terkejut ketika mendengar informasi keduanya meninggal bertumpukan dalam kamar hotel. Pasalnya, keduanya berasal dari Jakarta dan tidak ada hubungan keluarga. "Hingga saat ini yang diperiksa baru dari petugas yang jaga saja sama yang aplusannya dari pihak hotel. Untuk yang lain belum," tambahnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho