Jasad Sekdes Serenan Klaten Terjun ke Bengawan Solo Ditemukan di Pucangsawit
Tim SAR mengevakuasi jasad terduga korban laka air di kawasan Pucangsawit, Kota Solo, Senin (1/3/2021). (Istimewa/Tim SAR)

Solopos.com, KLATEN – Jenazah Sekdes Serenan, Juwiring, Klaten SW, 45, yang nekat terjun ke Sungai Bengawan Solo di Jembatan Grogol, Sukoharjo, akhirnya ditemukan di Pucangsawit, Jebres, Solo, Senin (1/3/2021) sore.

Di waktu sebelumnya, SW nekat terjun ke Sungai Bengawan Solo, Minggu (28/2/3021). Aksi bunuh diri itu sempat diketahui saksi yang sedang memancing di Sungai Bengawan Solo. Pencarian jasad SW dilakukan sejumlah anggota tim search and rescue (SAR).

Informasi telah ditemukannya jasad SW di Pucangsawit telah dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Serenan, Sri Suhadi.

"Njih mas [sudah ditemukan di Pucangsawit]. Terkait jadwal pemakaman belum diketahui," kata Sri Suhadi, kepada Solopos.com, Senin (1/3/2021) sore.

Baca juga: Carik Serenan Klaten yang Terjun ke Bengawan Solo Belum Lama Menjabat

Sebagaimana diketahui, SW, 45, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Bengawan Solo dari jembatan di Grogol, Sukoharjo, Minggu (28/2/2021) pukul 13.30 WIB. SW meninggalkan satu unit sepeda motor Suzuki Shooter berpelat merah AD 6762 XL di lokasi kejadian.

Sebelum mengakhiri hidup dengan cara seperti itu, carik Serenan itu ternyata sempat curhat tentang persoalan duit yang belum terselesaikan di hadapan kades Serenan.

SW, 45, ternyata baru menduduki kursi sekdes di Serenan, Kecamatan Juwiring, pada September 2019. SW diyakini telah terjun ke Sungai Bengawan Solo di Grogol, Sukoharjo, Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Bertemu Jokowi Seusai Jajal KRL, Sri Mulyani Usul Klaten Dibangun Flyover

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, SW mulai menjabat carik Serenan secara definitif sejak Februari 2020. Sebelumnya, SW ditunjuk sebagai penjabat sementara (PJs) sekretaris desa (sekdes) Serenan, September 2019.

Sebelum diangkat sebagai seorang PJs sekdes, SW diketahui menjabat sebagai seorang kepala dusun (kadus) I sejak 2006. SW menggantikan peran Suwah yang telah kembali ke jabatan awal, yakni sebagai modin di Serenan.

"Begitu saya jadi kades di sini di tahun 2019, saya tawarkan ke seluruh perangkat desa, siapa yang mau jadi sekdes. Saat itu ada kekosongan setelah Pak Suwah mundur. Lantaran Pak SW yang menguasai ilmu komputer, akhirnya yang bersangkutan yang ditunjuk. Kinerja Pak SW selama bekerja sebagai carik sangat baik," kata Kepala Desa (Kades) Serenan, Sri Suhadi, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Senin (1/3/2021).



Berita Terkini Lainnya








Kolom