Jasad Pria Masih Pegang Sandal Ditemukan Ngambang Di Sungai Sragen

Penemuan jasad seorang pria yang masih memegang sandal jepit di sungai menggegerkan warga wilayah Desa Bumiaji dan Desa Wonotolo, Gondang, Sragen.

 Ilustrasi kecelakaan air atau orang tenggelam. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kecelakaan air atau orang tenggelam. (Antara)

Solopos.com, SRAGEN — Penemuan jasad seorang pria mengambang di Sungai Kenatan menggegerkan warga perbatasan Desa Bumiaji dan Desa Wonotolo, Dukuh Kedunggandu, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, Minggu (15/5/2022). Korban diduga terjatuh ke sungai.

Seorang perangkat Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, David Efendi, kepada Solopos.com, Minggu, mengungkapkan Sungai Kenatan atau Sungai Kedunggandu menjadi batas Bumiaji dan Wonotolo. Sedangkan jenazah yang ditemukan di sungai itu diketahui bernama Maridi, warga Ngampunan, Kebonromo, Ngrampal, Sragen.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Setelah menemukan jenazah itu, warga kemudian menghubungi aparat kepolisian. Tim dari Polres Sragen bersama dokter memeriksa kondisi jenazah. Hasilnya, yang bersangkutan meninggal dunia diduga karena terjatuh di sungai. Petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayanan,” ujarnya.

Dia mengatakan saat ditemukan mengambang di sungai wilayah Sragen itu, jasad pria itu masih utuh. Kaus merah dan celana pendek abu-abu kehitaman juga masih melekat di tubuhnya. Sedangkan tangan kiri korban masih memegang sendal jepit.

jasad pria di sungai sragen
Para petugas SAR gabungan dan aparat mengevakuasi jenazah yang ditemukan di aliran Sungai Kenatan, Dukuh Kedunggandu, Desa Wonotolo, Gondang, Sragen, Minggu (15/5/2022). (Istimewa/David Afendi)

Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutresno mengatakan berdasarkan laporan petugas di lapangan, jasad itu ditemukan warga pada pukul 13.00 WIB di aliran sungai Kedunggandu RT 017, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen. Korban bernama Maridi, 72, warga Dukuh Ngampunan RT 022, Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen.

Baca Juga: Seorang Warga Tenggelam di WKO Sragen, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

“Awalnya Posko PMI Sragen mendapat informasi lewat layanan call center PSC 119 Sukowati Sragen, pukul 13.15 WIB, bahwa ada temuan jenazah di sungai Dukuh Kedunggandu, Desa Bumiaji, Gondang. Laporan itu langsung ditindaklanjuti PMI lewat koordinasi dengan PSC 119 Sukowati dan Pusdalops BPBD Sragen untuk evakuasi jenazah,” jelasnya.

Dia menerangkan jenazah dievakuasi menggunakan ambulans rescue medic alfa 02 PMI ke rumah duka di Ngampunan, Kebonromo, Ngrampal Sragen. Dalam evakuasi itu, PMI dibantu petugas dari PSC 119 Sukowati, BPBD Sragen, Puskesmas Gondang, perangkat Desa Bumiaji, Tim Inafis Polres Sragen, TNI, sukarelawan ARH, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Baca Juga: Bocah 5 Tahun Asal Gondang Sragen Meninggal Tenggelam di Sungai Sawur

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Generasi Z Indonesia Paling Stres

+ PLUS Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Berita Terkini

Vaksinasi PMK Boyolali Tahap 1 Rampung, Saatnya Ancang-Ancang Tahap II

Sebanyak 1.896 dosis telah disuntikkan untuk 1.400 sapi perah dan 500 sapi potong.

Jalan Pintas Nyebrang Bengawan Solo Tanpa Macet: Bisa Naik Perahu Hlo

Naik perahu penyeberangan bisa menjadi solusi menyeberangi Sungai Bengawan Solo tanpa perlu drama macet di darat.

Bengkok Modin Klaten Ditanami Jambu Kristal, Jadi Wisata Petik Buah?

Tanah seluas kurang lebih 6.000 meter persegi yang dikelola kaur umum dan perencanaan (modin) di Desa Jonggrangan, Klaten ditanami jambu kristal.

Boyolali Implementasikan Kurikulum Merdeka Mulai Pekan Depan, Apa Itu?

Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali akan  mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (IKM) mulai tahun ajaran 2022/2023.

Keren! SMA hingga Dokter Muda jadi Finalis Duta Wisata Boyolali 2022

Pemkab Boyolali kembali menyelenggarakan pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Boyolali 2022.

Minimal Lulusan SMA, Ini Syarat Isi Jabatan Perangkat Desa di Klaten

Sebanyak 394 jabatan perangkat desa di Klaten dipastikan kosong hingga sekarang.

Sopir Ditemukan Meninggal Dalam Mobil di Halaman Hotel Sunan Solo

Seorang laki-laki yang bekerja sebagai sopir ditemukan meninggal di dalam mobil Toyota Fortuner di halaman Hotel Sunan Solo.

Daftar 10 Kampus di Karanganyar, Cek di Sini!

Inilah daftar 10 kampus perguruan tinggi di Karanganyar.

Ini Kecamatan Terluas di Sragen, Ternyata Lebih Luas dari Kota Solo

Kecamatan terluas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ini luasnya hampir dua kali lipat dari luas Kota Solo.

Temuan Benda Ritual di Candi Kethek, Tempat Pembebasan Dosa

Penelitian di Candi Kethek yang berlokasi di lereng Gunung Lawu menemukan sejumlah benda-benda dan alat ritual yang terkait dengan upacara pemujaan, ruwatan, dan pembebasan kutukan serta dosa.

BRT Trans Jateng Rute Solo-Wonogiri: Murah, Aman, & Nyaman

BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri bakal menjadi sarana transportasi yang murah, mudah, aman, dan nyaman.

Hore! PTM 100 Persen Digelar di Boyolali Mulai Pekan Depan

PTM 100% tersebut akan dimulai pada tahun ajaran 2022/2023 pada seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP.

Rute BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri: Keliling 3 Kota Cuma Bayar Rp4.000

Rute BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri yang bertarif Rp4.000 akan melintasi tiga wilayah sekaligus dengan jarak tempuh 68 menit

Kecamatan Terkecil di Sragen: Paling Padat Dibanding Lainnya

Memiliki dua desa dan enam kelurahan, kecamatan terkecil di Sragen diklaim terpadat di Bumi Sukowati.

Harga Tiket BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri Murah, Fasilitas Ciamik

Harga tiket BRT Trans Jateng jurusan Solo-Wonogiri lebih murah dari bus bumel dan dilengkapi fasilitas ciamik.

Begini Kronologi Penemuan Mayat Pria di Sawah di Cangkol Mojolaban

Korban ditemukan di area persawahan di Dukuh Cangkol, Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo. Korban merupakan warga sekitar bernama Mulyosuwito, 73. Berdasarkan keterangan dokter, korban meninggal karena terjatuh dan terjadi pendarahan dalam