Petugas menyisir Sungai Gandong, Magetan, untuk mencari jasad wanita lansia yang diduga jatuh dari jurang, Selasa (9/4/2019). (Istimewa-BPBD Magetan)

Madiunpos.com, MAGETAN -- Tim penyelamat membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk menemukan nenek Sulami yang hilang jatuh ke jurang dan terbawa arus Sungai Gandong, Jl. Thamrin, Magetan, Selasa (9/4/2019).

Anggota tim penyelamat harus bertarung melawan arus dan bebatuan di sungai tersebut untuk mencari jasad wanita berusia 70 tahun itu.

"Jasad nenek Sulami sudah ditemukan pada Selasa siang sekitar 12.10 WIB. Pencarian dilakukan mulai sekitar pukul 08.00 WIB," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, saat dihubungi Madiunpos.com.

Dia menyampaikan Sulami ditemukan petugas tim pencari 3 km dari titik hilangnya wanita lansia itu. Jasadnya mengapung di sungai dan berada di dekat batu sungai yang ukurannya cukup besar. Saat ditemukan kondisi jasad masih utuh, namun terdapat luka di kepala bagian belakang dan lebam di bagian wajah.

Fery menuturkan proses pencarian mengalami hambatan karena kondisi sungai yang dipenuhi batu-batu sungai. Sehingga petugas yang menyusuri sungai pun harus berhati-hati.

"Petugas yang menyisir sungai ada delapan orang dari BPBD, Basarnas Trenggalek, dan relawan," ujar dia.

Setelah ditemukan, jasad kemudian diidentifikasi oleh kepolisian dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Fery menyampaikan Sulami diduga terpeleset dan jatuh ke sungai tersebut. Keluarga terakhir bertemu dengan korban pada Selasa sekitar pukul 01.00 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nenek-nenek bernama Sulami, warga Jl. Raung No. 9, Kabupaten Magetan, diduga jatuh masuk jurang dan terbawa arus Sungai Gandong, Jl. Thamrin, Magetan, Selasa (9/4/2019) dini hari. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten