Jangan Tertipu yang Palsu, Kenali Ciri Aplikasi MyPertamina Asli

PT Pertamina Patra Niaga memberikan peringatan kepada para penggunanya untuk berhati-hati dengan aplikasi tidak resmi MyPertamina alias palsu. 

 Pertamina Patra Niaga mulai hari ini menerapkan uji coba  pembelian Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi MyPertamina pada kendaraan roda empat. (Antara/Raisan Al Farisi)

SOLOPOS.COM - Pertamina Patra Niaga mulai hari ini menerapkan uji coba pembelian Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi MyPertamina pada kendaraan roda empat. (Antara/Raisan Al Farisi)

Solopos.com, SOLO – PT Pertamina Patra Niaga memberikan peringatan kepada para penggunanya untuk berhati-hati dengan aplikasi tidak resmi MyPertamina alias palsu.

Lewat akun instagram resminya @MyPertamina menjelaskan aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa diunduh Google Play Store dan App Store.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Sob, ada hal penting yang harus kamu ketahui nih, kalau saat ini beredar aplikasi tidak resmi MyPertamina,” ujar caption instagram@MyPertamina, dikutip Sabtu (2/7/2022).

Akun resmi tersebut juga menjelaskan bahwa aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa diunduh dan install dari Google Play Store dan App Store. Selain dari itu, akun tersebut memastikan kalau aplikasi tersebut tidak resmi.

“Jangan sampai salah ya sob!,” tekan MyPertamina.

Anak usaha pertamina tersebut juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina ketika ingin membeli Pertalite atau Solar Subsidi.

Baca Juga: Jangan Bingung, Begini Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh MyPertamina (@mypertamina)

Dijelaskan, pendaftaran untuk membeli Pertalite dan Solar subsidi bisa dilakukan semua di situs web MyPertamina. Pertamina Patra Niaga menyiapkan situs MyPertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menjelaskan yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar pada situs MyPertamina.

Masyarakat dapat mengakses website subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung. Jika seluruh syarat telah dipenuhi, masyarakat untuk melakukan konfirmasi ‘daftar sekarang’.

Baca Juga: Beli BBM Bersubsidi di Sleman Juga Pakai MyPertamina, Kapan Diterapkan?

Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

Menurutnya, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      APPBI: Pembatasan Impor Barang Mewah Bisa Bikin Stok Tak Up to Date

      APPBI menilai pembatasan impor tidak seharusnya diberlakukan bagi seluruh jenis dan kategori produk.

      Angkat Pariwisata Lokal, Mandiri Jogja Marathon 2022 Siap Digelar

      Setelah sempat tertunda selama dua tahun, Bank  Mandiri kembali menggelar ajang Marathon skala Internasional di Yogyakarta bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2022.

      Pertamina: Konsumsi Pertalite Capai 16,8 Juta Kiloliter, Masih Amankah?

      Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, mengatakan ketahanan stok Pertalite berada di level 18,3 hari.

      Dukung Inovasi Energi, Pertamina Latih Peternak Boyolali Pakai Biogas

      Sebagai upaya menghadirkan energi bersih dan ramah lingkungan, Pertamina terus mendorong inovasi energi baru terbarukan.

      Indonesia Shopping Festival Dibuka di Solo, Ada Diskon Hingga 77 Persen

      Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyatakan Gibran mengatakan mall menjadi salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi.

      Tren Penguatan IHSG Diprediksi Berlanjut, Cek Saham-Saham Ini

      Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan berlanjut dalam perdagangan Jumat (12/8/2022).

      The Sunan Punya Paket Pernikahan Bonus Bulan Madu ke Cappadocia

      Paket pernikahan seharga Rp238.888.000 nett untuk 500 orang itu sudah lengkap dengan berbagai macam fasilitas.

      Ketahanan Stok Pertalite di Level 18 Hari, Pertamina Sebut Masih Aman

      PT Pertamina (Persero) melaporkan realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite sudah mencapai 16,8 juta kiloliter dari kuota yang ditetapkan tahun ini sebesar 23,05 juta kiloliter.

      Apakah Boleh Menjual Bensin Eceran? Cek Aturannya

      Meskipun harga yang dibanderol lebih mahal, namun penjual bensin eceran masih eksis hingga sekarang. Namun sebenarnya apakah boleh menjual bensin eceran?

      5 Pengusaha Mi Instan Terkaya di RI, Hartanya Capai Triliunan Rupiah

      Tahukah Anda sejumlah orang terkaya di Indonesia ternyata merupakan pengusaha mi instan. Seperti diketahui mi instan merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

      Resmi Dibuka, GIIAS 2022 Bertabur Kendaraan Listrik

      Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan GIIAS 2022 memang menjadikan kendaraan listrik sebagai salah satu fokus utama.

      Sambut HDKD 2022, Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Bakti Sosial

      Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menggelar bakti sosial yang diwujudkan dalam kegiatan bersih-bersih masjid.

      KUR Dinaikkan Jadi Rp320 Triliun pada 2024, Ini Respons Menkeu

      Menkeu menilai KUR dinaikkan menjadi Rp320 triliun pada 2024 merupakan sebuah angka sangat besar untuk pemberian kredit kepada UMKM.

      BI: Sebanyak 45 Juta UMKM Gunakan QRIS pada 2023

      Hingga saat ini sudah lebih dari 20 juta UMKM menggunakan QRIS untuk bertransaksi.

      Mendag Pastikan Harga Mi Instan Tak Naik 3 Kali Lipat, Ini Alasannya

      Mendag Zulkifli Hasan menyatakan tidak ada kenaikan harga mi instan hingga 3 kali lipat karena produsen gandum sudah mulai mengapalkan hasil ke Indonesia.

      Gaikindo Klaim TKDN Produk Lokal Sudah 80 Persen

      Ada 25 merek kendaraan penumpang dan komersial yang berpartisipasi pada gelaran GIIAS 2022