Jangan Salah Ya Lur! Jl Slamet Riyadi Solo Ditutup Nonstop Jumat-Minggu

Jl Slamet Riyadi Solo ditutup Jumat (9/7/2021) pukul 16.00 WIB sampai Minggu (11/7/2021) pukul 24.00 WIB nonstop untuk dukung PPKM darurat.

 Warga berjalan-jalan Jl Slamet Riyadi Solo saat mulai ditutup pada Jumat (9/7/2021) sore. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Warga berjalan-jalan Jl Slamet Riyadi Solo saat mulai ditutup pada Jumat (9/7/2021) sore. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Satlantas Polresta Solo mulai menutup Jl Slamet Riyadi pada Jumat (9/7/2021) pukul 16.00 WIB. Penutupan akan berlangsung nonstop hingga Minggu (11/7/2021) pukul 24.00 WIB.

PromosiGeng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

Hal ini berbeda dengan lima ruas jalan lainnya di mana berlaku buka tutup sesuai jadwal yakni tutup pukul 07.00 WIB-21.00 WIB setiap harinya sampai 20 Juli mendatang.

Penegasan itu disampaikan Kasatlantas Polresta Solo Kompol Adhytiawarman Gautama Putra kepada Solopos.com, Jumat sore. “Iya, Slamet Riyado Jumat-Minggu ditutup,” jelasnya.

Baca Juga: Bengkel Ini Tawarkan Ganti Kaca Mobil Ambulans Yang Dilempari Batu Di Purwosari Solo, Gratis!

Penegasan yang sama mengenai penutupan Jl Slamet Riyadi disampaikan Polresta Solo melalui akun Instagram @polrestasurakata, Jumat sore.

Menurut informasi di akun Instagram tersebut, Jl Slamet Riyadi ditutup dari perempatan Gendengan sampai Bundaran Gladak. “Ditutup total (Non Stop). Patuhi aturan yang berlaku dalam PPKM Darurat,” tulis pengelola akun tersebut.

Sebagaimana diinformasikan, sebelumnya Polresta sudah menutup lima ruas jalan lain yakni Jl Dr Radjiman yang ditutup sejak Senin (5/7/2021). Selanjutnya, empat ruas jalan lainnya menyusul ditutup mulai Kamis (7/7/2021) pagi.

Baca Juga: Insiden Ambulans Dilempari Batu Di Flyover Purwosari Solo Akhirnya Dilaporkan Ke Polisi

Lokasi Penyekatan Jl Slamet Riyadi

Bedanya kelima ruas jalan tersebut ditutup hanya pada pukul 07.00 WIB-21.00 WIB. Di luar jam itu, jalan dibuka untuk umum. Selama Jl Slamet Riyadi Solo ditutup, petugas gabungan kepolisian, Dishub, dan Satpol PP akan melakukan penyekatan di beberapa lokasi. Lokasi tersebut meliputi Simpang Empat Gendengan, Simpang Empat Sriwedari.

Kemudian Simpang Tiga Pengadilan, Simpang Empat Novotel, Simpang Tiga CIMB Niaga, Simpang Empat Ngarsopuro. Lalu Simpang Empat Nonongan, Simpang Empat Imam Bonjol, dan Bundara Gladak.

Sedangkan kendaraan yang boleh melintas yakni kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, iring-iringan pengantar jenazah, kendaraan TNI-Polri.

Baca Juga: Jalan-Jalan Kota Solo Ditutup Untuk PPKM Darurat, Begini Situasinya Dalam Rekaman Lensa

Kemudian kendaraan Satgas Penanganan Covid-19 dan Satgas PPKM darurat, dan konvoi kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan kepolisian.

Sempat ada pertanyaan dari salah satu pengguna akun di kolom komentar unggahan @polrestasurakarta. “pak lha nasib kita driver gojek gimana pak mbok tolong dikasih toleransi pak kalau ada yg ditutup jalannya. Kita ongkos cuma 8 ribu tapi harus muter jauh buat cari jalan.”

Pengelola akun @polrestasurakarta menjawab, “silahkan sesuaikan.. ijin ke petugasnya… Petugas ada pertimbangan…”

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.

Wow! Komunitas Sedekah Sampah Indonesia Hargai Jelantah dengan Emas

Ketua Komunitas Sedekah Sampah Indonesia, Danang Widyatmoko, menunjukkan emas murni yang disiapkan untuk ditukar dengan jelantah di gudang komunitas, Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Wujudkan Wisata Heritage Kestalan, Camat Banjarsari Belajar ke Kemukus

Camat Banjarsari Solo Beni Supartono Putro berencana melakukan studi banding ke kawasan Kemukus, Sragen, terkait upaya mengembangkan wisata heritage di Kestalan.

Petani dan TNI/Polri Gencar Geropyok Tikus di Sawah IP 400 Sukoharjo

Guna mengoptimalkan konsep IP 400, para petani dibantu anggota TNI-Polri melakukan geropyokan tikus di lahan pertanian.

Minyak Goreng Rp14.000 Belum Ada di Pasar, Pemkab Klaten Tunggu Pusat

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisonal di Klaten masih Rp19.000-Rp20.000 per liter.

Wah, Gibran Sebut Persis Solo Bisnis Besar, Maksudnya Apa Ya?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Persis Solo adalah bisnis besar yang harus dikelola dengan mindset bisnis dan ekosistem yang mendukung.

Muncul Klaster Covid-19 di SMA Warga, PTM Sekolah Solo Jalan Terus

Pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah Kota Solo tetap berjalan kecuali untuk SMA Warga yang ada klaster persebaran Covid-19 harus belajar online.