Jangan Lengah! Di Sukoharjo Ada 24 Klaster Covid-19 yang Masih Aktif

Sebagian besar klaster baru Covid-19 di Sukoharjo merupakan klaster keluarga, dan ada juga klaster hajatan pernikahan dari Jepara.

 Ilustrasi varian virus corona. (Gov.uk)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi varian virus corona. (Gov.uk)

Solopos.com, SUKOHARJO – Transmisi penularan Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, kian tak terkendali. Saat ini, sebanyak 24 klaster Covid-19 di wilayah bersemboyan makmur itu masih aktif dan berpotensi menularkan virus ke orang lain.

Tren kasus Covid-19 kian mengkhawatirkan lantaran terjadi lonjakan pasien positif corona di Sukoharjo setiap hari.

Sebagian besar klaster baru merupakan klaster keluarga. Ada juga klaster hajatan pernikahan dari Jepara dan membantu persiapan hajatan atau rewang. Transmisi penularan terjadi cukup cepat lantaran tamu undangan maupun masyarakat yang membantu persiapan pernikahan berbaur dalam satu lokasi.

“Jadi 24 klaster baru ini muncul periode 7-13 Juni. Sebagian besar klaster baru merupakan klaster keluarga. Hampir setiap kecamatan muncul klaster keluarga yang berpotensi menularkan virus ke orang lain,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Tertular Sekdes, Kades Karangwuni Sukoharjo Positif Covid-19

Terdapat tiga klaster keluarga dan rewang hajatan pernikahan di wilayah Nguter. Total jumlah pasien positif masing-masing klaster sebanyak tujuh orang. Sementara jumlah pasien positif klaster keluarga lainnya sebanyak dua orang-enam orang.

Sampel Cairan Tenggorokan

Satgas di tingkat kecamatan berupaya menekan transmisi penularan klaster keluarga. Kontak erat lini pertama klaster keluarga langsung menjalani uji swab PCR. Mereka diambil sampel cairan tenggorokan untuk memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak.

“Upaya pencegahan dilakukan dengan mengoptimalkan satgas tingkat desa/kelurahan. Mereka mengawasi langsung kontak erat lini kedua yang menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Yunia.

Baca juga: Kejar Target PTM Juli, Vaksinasi Tenaga Pendidik Sukoharjo Diselesaikan Bulan Ini

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini meminta kesadaran masyarakat untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sekda Sukoharjo, Widodo, menggaungkan 5 M guna mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 di Sukoharjo. Masyarakat wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Dengan menjalankan 5 M, tren kasus Covid-19 dapat ditekan dan penularannya juga bisa diputus. Peran partisipatif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Sekdes Karangwuni Sukoharjo Positif Corona Sudah Divaksin 2 Kali Sebelum Lebaran

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.

5 Rumah Sakit di Sragen Punya Rapor Merah, Bupati Mencak-Mencak

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Bumi Sukowati mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.

RSUD Sragen Kini Punya Generator Oksigen Mandiri, Nilainya Rp6,4 Miliar

RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen kini memiliki generator oksigen secara mandiri yang dipasang dengan anggaran senilai Rp6,4 miliar.

Pencemaran Bengawan Solo, Pelaku Ngaku Buang Ribuan Liter Limbah Ciu Ke Sungai Samin Setiap Hari

Polres Sukoharjo menggelar perkara kasus buang limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo dengan peragaan oleh dua pelaku.