Jangan Konsumtif! Simak Tips Mengatur Keuangan bagi Mahasiswa

Sebagian mahasiswa masih mengandalkan uang saku bulanan dari orang tua. Oleh sebab itu, banyak mahasiswa mengalami kondisi kurang menguntungkan seperti perilaku konsumtif, pengeluaran lebih besar daripada uang bulanan, hingga tidak bisa menabung secara rutin.

Jangan Konsumtif! Simak Tips Mengatur Keuangan bagi Mahasiswa

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mahasiswa bingung kehabisan duit. (Reuters)

Solopos.com, JAKARTA — Sebagian mahasiswa masih mengandalkan uang saku bulanan dari orang tua. Oleh sebab itu, banyak mahasiswa mengalami kondisi kurang menguntungkan seperti perilaku konsumtif, pengeluaran lebih besar daripada uang bulanan, hingga tidak bisa menabung secara rutin.

CEO Halofina dan Digital Financial Advisor, Adjie Wicaksana, baru-baru ini, mengungkapkan pentingnya mahasiswa untuk pahami perilaku dalam mengelola keuangan, bahkan bagi para mahasiwa yang masih mengandalkan uang bulanan dari orang tua.

Dia menjelaskan dengan disiplin mengelola keuangan pribadi sejak mahasiswa, kebiasaan tersebut dapat dilanjutkan saat sudah bekerja atau mandiri secara finansial. Berikut tujuh tips mengelola keuangan untuk mahasiswa yang dapat dilakukan menurut Halofina :

1. Bikin Anggaran Keuangan

Penting untuk dilakukan, buat anggaran keuangan supaya keuangan kita terkendali (tidak mengalir begitu saja seperti air). Caranya dengan membagi uang saku bulanan atau penghasilan kita ke dalam beberapa pos pengeluaran yang diatur secara proporsional. Tujuannya dibuatnya anggaran supaya kita bisa disiplin menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah direncanakan.

2. Bisa Membedakan antara Needs & Wants

Kecenderungan konsumtif bisa muncul karena kita tidak bisa membedakan mana kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Keinginan biasanya membawa sisi emosional seperti membeli sesuatu yang sebetulnya tidak kita butuhkan. Misalkan karena lapar mata pada saat pergi ke mal kita membeli sesuatu yang dinilai “lucu” padahal sebenarnya tidak penting, dan tersadar ketika kita sudah membelinya.

3. Mencatat Setiap Pengeluaran

Biasakan mencatat setiap pengeluaran misal biaya kos, transportasi, makan harian, fotokopi, beli buku, dan sebagainya. Tujuannya supaya di akhir bulan kita bisa mengetahui dan evaluasi apakah pengeluaran kita sesuai anggaran atau tidak. Awas, jangan-jangan alokasi pengeluaran pos tertentu melebihi anggaran yang sudah ditetapkan.

4. Rutin Menabung

Biasakan menabung di awal minimal 10% dari uang saku bulanan yang diterima atau dari penghasilan. Kenapa bukan di akhir? karena biasanya uangnya sudah habis duluan sebelum ditabung, kalo begitu nggak akan pernah bisa menabung.

5. Siapkan Dana Cadangan

Pernah berada dalam kondisi darurat di saat bersamaan kondisi sedang tidak punya uang (bokek)? Itulah pentingnya dana cadangan. Dana cadangan yang kita tabung bisa dimanfaatkan untuk kondisi-kondisi darurat yang tidak terduga, khususnya sesuatu hal yang tidak dianggarkan, misalkan saat sakit atau motor mogok.

6. Cari Tambahan Uang, Kuliah Sambil Kerja

Ada dua keuntungan jika kalian melakukan kuliah sambil kerja. Pertama, bisa dapat pengalaman untuk portofolio profesional kalian. Kedua, bisa dapat pemasukan tambahan untuk biayai kebutuhan yang mungkin terbatas oleh anggaran bulanan yang kita punya sekarang.

7. Belajar Berinvestasi

Penting nih investasi selagi muda, ingat kelak kita akan bekerja, berkeluarga, pensiun dan muncul berbagai kebutuhan masa depan yang membutuhkan biaya besar. Dengan demikian siapkan semuanya sejak muda, dicicil dari sekarang dengan berinvestasi rutin. Banyak kok alternatif instrumen investasi yang bisa kalian manfaatkan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pantauan Kejari Karanganyar, Tak Temukan Penimbunan Obat

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar terus melakukan pemantauan peredaran obat di Karanganyar sejak awal PPKM Darurat hingga PPKM Level 4.

PKL Solo Baru Sukoharjo Menjerit: Jalan Jangan Ditutup, Lampu Jangan Dimatikan!

Para PKL di kawasan Solo Baru Sukoharjo meminta pemerintah melonggarkan kebijakan penyekatan ruas jalan dan pemutusan aliran listrik lampu penerangan jalan.

Jokpro 2024 Terus Gerilya Jokowi Tiga Periode

Hasil survei SMRC pada Mei 2021 menyebut, 52,9 persen responden masih menginginkan Presiden Jokowi kembali menjabat.

Sosialisasi 4 Pilar, Aria Bima Upayakan Penyapu Jalan di Solo Divaksinasi

Aria Bima akan mengupayakan agar para penyapu jalan dan keluarganya di Solo segera mendapat vaksin Covid-19.

Alhamdulillaah, Indonesia Bakal Punya Hotel di Arab Saudi

Investasi berbentuk kepemilikan fasilitas akomodasi dan hotel di Arab Saudi untuk jemaah haji dan umrah Indonesia.

Solo PPKM Level 4, Bhayangkara FC Belum Putuskan Latihan

Para pemain belum akan dikumpulkan dalam waktu dekat menyusul aturan PPKM di Kota Solo.

Kisah Petani Cawas, Rela Tak Ke Sawah Demi Vaksinasi di Polres Klaten

Seorang petani asal Pakisan, Kecamatan Cawas, rela meninggalkan sawahnya demi mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Mapolres Klaten.

FKSPN Karanganyar Kembali Mediasi Pekerja dengan Perusahaan

Dari dua permasalahan yang diadukan sejak 2020 tersebut, muncul kesepakatan bersama terkait nominal pesangon yang diterima pengadu.

Mengecat Pesawat Terbang Tak Semudah Mengecat Gapura Buat Tujuhbelasan

Pengecatan adalah bagian dari proses perawatan karena selama beroperasi, pesawat akan terpapar suhu ekstrem, sangat dingin atau sangat panas.

Jadi Tersangka Aksi Bikini, Dinar Candy Dikenai Wajib Lapor

Dinar Candy terancam hukuman 10 tahun penjara.

Viral Polisi Bantu Pedagang Tua Jualan Koran di Gemblegan Solo, Netizen Terenyuh

Aksi polisi yang membantu pedagang berjualan koran di Solo terekam video viral di media sosial dan menuai pujian netizen.

Warga Terpapar Covid-19 di Wonogiri Ditempatkan di Isolasi Terpusat

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri sudah membuat satu tempat isolasi terpusat, yakni di Gedung PGRI Kecamatan Wonogiri.