Jangan Bingung, Salatiga Mulai Umumkan Kasus Covid-19 Pakai Istilah Baru Pekan Ini
Ilustrasi dokter yang menangani Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SALATIGA -- Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah, akan mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 menggunakan istilah baru mulai pekan ini. Kasus positif Covid-19 akan diumumkan sebagai kasus terkonfirmasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, Siti Zuraidah, pada Minggu (19/7/2020), mengatakan mulai pekan ini, pihaknya akan mengumumkan kasus Covid-19 menggunakan istilah baru. Hal itu sesuai panduan dari pemerintah yang beberapa hari lalu diumumkan.

Istilah baru tersebut dengan perincian kasus positif akan diumumkan dengan istilah konfirmasi. Pasien dalam pengawasan (PDP) dengan istilah probable maupun suspect. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) dengan istilah kontak erat.

10 Berita Terpopuler: Pendaki Terperosok ke Kawah Candradimuka Lawu Dievakuasi

Suspect kami kategorikan kepada orang yang memiliki gejala Covid-19, seperti ISPA [infeksi saluran pernafasan akut], demam, batuk, pneumonia, riwayat perjalanan, dan juga tinggal di daerah transmisi lokal,” jelas dia.

Untuk saat ini, kasus suspect atau probable di Salatiga telah mencapai angka 593 orang. Dari jumlah itu 48 orang di antaranya masih menjalani pengawasan. Sementara kasus kontak erat mencapai 1.444, di mana 61 orang di antaranya menjalani isolasi.

Hingga Minggu, kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Salatiga mendekati angka 100. Total kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Salatiga yang telah dilaporkan telah mencapai 98 orang.

Mantul! Desa di Sragen Ini Pasang Internet Gratis di 30 Pos Ronda Lho

Kasus Baru Terkonfirmasi Punya Riwayat Perjalanan ke Sulawesi

Kasus terbaru adalah seorang laki-laki berusia 42 tahun yang tinggal di kawasan Blotongan. Ia diduga terpapar Covid-19 saat berada di Sulawesi.

“Awal Juli lalu pasien ini ke Salatiga. Ia melakukan rapid test secara mandiri dan hasilnya reaktif. Oleh pihak puskesmas langsung ditindaklanjuti dengan melakukan swab. Hasilnya, pasien itu positif,” ujar Zuraidah, Minggu sore.

Dia menambahkan selain kasus dari pasien asal Sulawesi itu, pada Sabtu (18/7/2020) juga terdapat tambahan empat kasus baru positif Covid-19.

Solopos Hari Ini: Rapuhnya Benteng Terakhir

Empat orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, sesuai istilah baru, itu dua di antaranya berusia di bawah 10 tahun. Dua pasien yang masih berusia di bawah 10 tahun itu yakni anak laki-laki berusia 9 tahun dan anak perempuan berusia 5 tahun dari Kelurahan Randuacir. Mereka tertular dari sang ayah yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19 dengan riwayat penularan dari Purworejo.

“Selain dua anaknya, pria itu juga menularkan Covid-19 kepada ibu mertuanya yang berusia 57 tahun,” imbuh Zuraidah.

Selain jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19, dalam kesempatan itu Zuraidah juga mengumumkan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh. Total 84 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Salatiga.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom