JAMU TRADISIONAL : Pengusaha Jamu Targetkan Omzet Rp15 Triliun

JAMU TRADISIONAL : Pengusaha Jamu Targetkan Omzet Rp15 Triliun

SOLOPOS.COM - ilustrasi (JIBI/dok)

Jamu tradisional terus dipopulerkan dalam berbagai bentuk misal kosmetik, minuman energi, spa, dan aroma terapi.

Solopos.com, JAKARTA - Omzet penjualan jamu secara keseluruhan terdiri kosmetik tradisional, minuman energi, spa, dan aroma terapi tahun ini ditargetkan mencapai Rp15 triliun.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia Charles Saerang berharap target itu bisa didukung oleh kebijakan pemerintah dalam rangka menjadikan industri jamu sebagai andalan perekonomian rakyat

Pasalnya, ada beberapa persoalan yang menjadi kendala pelaku industri mulai dari tingginya harga bahan baku, kebijakan ekspor negara tujuan sampai dengan serbuan citra produk jamu.

"Kami mengharapkan pemerintah melindungi kesetiaan serta meningkatkan nilai tambah melalui kebutuhan tata niaga mendukung paket intelijen serta promosi produk orisinil melalui atase-atase perdagangan luar negeri," katanya saat Peresmian Pembukaan Munas VII Gabungan Pengusaha (GP) Jamu 2015 di Istana Negara, Senin (25/5/2015).

Pelaku industri mengandalkan bahan baku hasil bumi dalam negeri. Tetapi, kata dia, belakangan beberapa bahan asli strategis bahan baku herbal dan obat diincar oleh negara lain untuk kepentingan industri mereka.

Dia mencontohkan temulawak saat ini digunakan sebagai obat anti ketombe di perusahaan besar Korea Selatan.

"Perlu ada penyelamatan bahan jamu yang saat ini telah menjadi langka, padahal bahan jamu itu masih dibutuhkan," ujar Charles.

Ada lima bahan baku asli yang sangat strategis sebagai bahan baku herbal dan obat yang menjadi incaran negara lain yakni jahe, temulawak, sambiloto, pegagan, dan kencur.

Secara ekonomis kelangkaan bahan baku telah menaikkan harga tak terkendali. Sebagai contoh temulawak naik dari Rp15.000 menjadi Rp17.500 per kilogram dan adas dari Rp33.200 menjadi Rp35.000 per kilogram..

Kendala lainnya upaya merusak citra jamu dengan gencarnya iklan herbal dan klinik asing di media cetak dan elektronik yang jelas telah melanggar ketentuan periklanan obat tradisional.

Saat ini perusahaan jamu yang aktif mencapai 1.166 perusahaan sebagian perusahaan kecil dan 126 perusahaan industri besar. Gabungan pengusaha jamu telah memiliki perwakilan di 17 provinsi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.