Jalur Masuk Ponpes di Desa Tanduk Ampel Boyolali Tertimbun Longsor
Warga melintas di lokasi tanah longsor di Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI – Tanah longsor menimbun jalan masuk di sekitar pondok pesantren di Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/3/2020). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Camat Ampel, Dwi Sundarto, mengatakan bencana longsor tersebut tepatnya terjadi di Dukuh Bakalan RT 006/RW 006, Desa Tanduk. Tanah dan fondasi milik warga setempat, Mudakir, sepanjang sekitar 30 meter dan tinggi sekitar 10 meter tiba-tiba longsor setelah diguyur hujan deras.

Material longsor menimpa pos pemantauan kesehatan Pondok Pesantren Afaada dan menutup sebagian jalin masuk ke pondok tersebut.

"Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," kata Dwi kepada Solopos.com, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Ayam Panggang Mbok Cimplek Jatipuro Karangangar Viral, Sehari Habis Ratusan Ekor

Selanjutnya warga bersama petugas gabungan melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor di ponpes Boyolali tersebut.

"Tadi juga sudah didatangkan alat berat dari BPBD [Boyolali] untuk membersihkan material longsoran," lanjut dia.

Dwi mengatakan, pemilik lahan sebenarnya sudah berencana untuk membuat terasering di lahannya, sebab posisinya dinilai membahayakan. Bahkan proses perataan tanah sudah dilakukan sejak dua pekan lalu.

Baca juga: Misteri Waduk Cengklik Boyolali: Peri Cantik hingga Tumbal

Namun hari tersebut ternyata turun hujan deras sehingga pengerjaan dihentikan, sebelum akhirnya terjadi peristiwa tersebut.

Menurut keterangan salah satu saksi mata, Wafi, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, setelah hujan deras. Diketahui pada hari itu hujan turun cukup deras mengguyur beberapa wilayah di Boyolali termasuk wilayah Ampel.



Berita Terkini Lainnya








Kolom