JALUR KERETA API : Rel Ganda Kedungbanteng-Madiun-Jombang Dibangun Tahun Ini
Pembangunan rel ganda (google.img)

Jalur kereta api lintas selatan Jatim segera dibangun tahun ini.

Solopos.com, MADIUN - Jalur rel ganda lintas selatan yang menghubungkan Kedungbanteng (Sragen, Jateng)-Madiun dan Madiun-Jombang dipastikan segera dibangun tahun ini.

"Untuk segmen Madiun-Jombang sudah selesai lelang. Sedangkan yang segmen Kedungbanteng-Madiun masih proses lelang," ujar Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, Dirjen Perkeretapian, Kementerian Perhubungan, Widodo, Senin (30/5/2016).

Menurut dia, total anggaran yang disediakan pemerintah untuk proyek besar tersebut mencapai Rp625,5 miliar dengan sistem pembangunan multi years selama 30 bulan.

Widodo berharap pada tahun 2019 nanti rel ganda sudah selesai dan bisa digunakan untuk menunjang transportasi perkeretaapian di Indonesia yang semakin pesat.

"Sejatinya terdapat tiga segmen jalur ganda lintas selatan yang akan menghubungkan Surabaya-Solo. Yakni, Surabaya-Jombang, Madiun-Jombang, dan Madiun-Kedungbanteng," beber dia.

Namun dengan pertimbangan anggaran, pemerintah menetapkan skala prioritas untuk pembangunannya. Ia menyebut segmen Madiun-Jombang memiliki investasi pembangunan yang lebih mahal dibanding Madiun-Kedungbanteng.

Sebab, selain jalur yang lebih panjang, terdapat banyak jembatan kereta api yang melintang di atas sungai di sepanjang jalur itu.

Sedangkan, pembangunan segmen Madiun-Kedungbanteng sudah dirintis sejak tahun 2015. Yakni dengan melakukan pemadatan tanah, mulai wilayah Kabupaten Ngawi hingga Kabupaten Madiun. Hal itu memudahkan pembangunan untuk segmen Madiun-Kedungbanteng.

"Barulah, tahun ini dimulai sarananya dengan menyiapkan desain untuk dilintasi kereta api dengan kecepatan di atas 90 kilometer per jam," kata dia.

Nantinya, jalur baru tersebut akan berdampingan dengan jalur kereta api yang saat ini sudah beroperasi. Pembangunan rel ganda tersebut akan memanfaatkan sisa lahan 8-12 meter di sisi kanan dan kiri rel yang saat ini sudah ada. Jarak antara rel lama dengan rel baru nanti sekitar empat meter.

Ia menambahkan, rel ganda tersebut juga akan menyambung ke Solo-Yogyakarta-Kutoarjo (Purworejo)-Purwokerto-Cirebon, melengkapi rel ganda jalur utara yang saat ini sudah beroperasi.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom