Tutup Iklan
Jalan Tol Solo-Jogja: Ini Jadwal Konsultasi Publik bagi Warga Klaten
Foto Ilustrasi sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Solopos.com, KLATEN – Konsultasi publik rencana proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja di wilayah Klaten kembali bergulir. Rencananya, konsultasi publik dimulai awal Agustus atau pekan depan.

Konsultasi publik proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja sebelumnya dijadwalkan dimulai pada pertengahan Maret lalu.

Lantaran ada pandemi Covid-19, jadwal konsultasi publik tertunda. Pada Juni lalu, pembahasan jalan tol berlanjut dengan digelar sosialisasi amdal tol Solo-Jogja yang diikuti pemkab serta 50 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Klaten.

Dianggap Keramat, Warga Tak Berani Pindahkan Watu Sigong Klaten

Sosialisasi yang digelar secara virtual itu menghadirkan pembicara dari Pemprov Jateng dan pejabat pembuat komitmen (PPK) jalan tol.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi, menjelaskan konsultasi publik rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja dilakukan mulai pekan depan.

Konsultasi publik pembangunan tol Solo-Jogja dilakukan di setiap desa yang bakal terdampak dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Perkosa Pelajar di Kebun Teh, Tukang Ojek Ditangkap Polisi

“Nanti dibagi kelompok-kelompok tergantung jumlahnya agar memenuhi social distancing. Itu yang melaksanakan bukan dari kami melainkan dari provinsi,” urai Jaka saat ditemui di Masjid Raya Klaten, Jumat (31/7/2020).

Tunggu Perkembangan

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan sebelumnya sudah ada jadwal rencana pelaksanaan konsultasi publik. Lantaran ada pandemi Covid-19, rencana konsultasi publik tersebut tertunda.

Mulyani mengatakan hingga kini pemkab masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemerintah pusat serta provinsi ihwal rencana pembangunan jalan tol.

Apple Akhirnya Akui Peluncuran Iphone 12 Bakal Ditunda

“Sampai saat ini penlok [penetapan lokasi] juga belum ditandatangani gubernur. Kalau dari kementerian ke bawah [desa] mungkin iya namun sebatas mengecek lokasi. Saya mengimbau warga yang terdampak harus sabar. Masyarakat yang lahannya terkena dampak saya berharap merelakan dan tentu nanti ada ganti untungnya yang bisa digunakan untuk membeli tempat baru,” tutur dia.

Kepala Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Rahim Fauzi membenarkan pemerintah desa menerima informasi rencana pelaksanaan uji publik yang dilakukan pada pekan depan.

Jelang Disidang, Penista Agama Ditembak Mati di Pengadilan

Pemerintah desa segera menyampaikan undangan terkait konsultasi publik proyek tol kepada pemilik lahan yang diperkirakan bakal digunakan untuk pembangunan jalan tol.

"Baru pagi ini [Kamis (30/7)] kami menerima pemberitahuan. Kami baru cocokkan data untuk mengundang siapa saja yang akan mengikuti konsultasi publik tol Solo-Jogja," tutur dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho