Jalan Londo Boyolali - Cepogo Segera Diaktifkan: Saingi SSB, tapi Lebih Landai

Jalan Londo Boyolali - Cepogo segera diaktifkan kembali oleh Pemkab Boyolali dengan wacana anggaran pada 2023.

 Pembangunan Jalur Londo di Dukuh Sidotopo, Cabean Kunti beberapa saat yang lalu. Jalur Londo ini akan menjadi jalur alternatif Boyolali – Cepogo selain lewat jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). (Istimewa).

SOLOPOS.COM - Pembangunan Jalur Londo di Dukuh Sidotopo, Cabean Kunti beberapa saat yang lalu. Jalur Londo ini akan menjadi jalur alternatif Boyolali – Cepogo selain lewat jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). (Istimewa).

Solopos.com, BOYOLALI — Jalan Londo BoyolaliCepogo segera diaktifkan kembali.  Saat ini, Jalur Londo yang akan menjadi penghubung Terminal Boyolali di Penggung sampai Pasar Sayur Cepogo masih dalam tahap pembangunan.

Jalur ini diprediksi memiliki banyak keunggulan dibanding Jalur Solo – Selo – Borobudur (SSB).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Boyolali, Ahmad Gojali, mengatakan kontur jalan SSB lebih berkelok dan menanjak.

“Untuk Jalan Londo ini kontur jalannya lebih landai dibanding SBB. Untuk pencinta gowes lebih enak kalau lewat situ [Jalur Londo],” kata dia saat dijumpai Solopos.com di kantornya, Rabu (28/9/2022).

Gojali menjelaskan pembangunan untuk mengaktifkan kembali Jalur Londo telah dimulai pada 2019. Pada saat itu masih berupa pembangunan talut.

Baca juga: BENCANA BOYOLALI : Puting Beliung Tumbangkan Sejumlah Pohon di Cepogo

Kemudian, pada 2020 masih dilanjutkan dengan pembangunan talut. Pada 2021 mulai dibangun jalan sepanjang 638 meter di Desa Cepogo dengan anggaran Rp2,5 miliar.

Pada 2022, tidak ada anggaran biaya untuk melanjutkan proyek tersebut. Kemudian pada 2023 rencananya dianggarkan kembali dengan besaran Rp2 – 3 miliar. “Tapi itu anggaran masih berupa proses pembahasan,” jelasnya.

Jalan Londo tersebut, terang dia, memiliki nama resmi pembangunan Jalan Cepogo – Jelok – Kebontimun. Gojali mengatakan panjang jalan yang akan dibangun yaitu 5,215 kilometer dengan lebar rata-rata 10 meter.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Cepogo, Mawardi, memprediksi ketika sudah bisa lalui, Jalan Londo akan lebih ramai dibanding Jalan SSB.

“Penyebabnya karena jalan Londo nanti lebih landai dibanding Jalan SSB,” tegas dia senada dengan Gojali.

Baca juga: PERTANIAN BOYOLALI : Harga Sempat Anjlok, Petani Bawang Merah Cepogo Tunda Panen Sebulan

Lebih lanjut, Mawardi mengatakan penamaan Jalan Londo karena jalan tersebut telah dibangung semasa penjajahan Belanda.

Mawardi juga mengatakan desanya menjadi salah satu desa yang akan dilewati pembangunan Jalan Londo. Selain desanya, ia menyebutukan beberapa desa di Cepogo yang dilalui Jalur Londo adalah Jelok, Bakulan, Cabean Kunti, dan Mliwis.

“Jadi itu sebagai jalur baru alternatif Boyolali – Cepogo. Gambarannya nanti dari Terminal Penggung itu naik ke atas lurus sampai di belakang Puskesmas [Cepogo] melewati Desa Jelok, Bakulan, Cabean Kunti, Mliwis sampai Desa Cepopo,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com di kantornya, Selasa (27/9/2022).

Sementara itu warga Desa Candigatak, Cepogo, Lukman Hakim, 18, menyambut baik dengan adanya jalan baru yang akan menghubungkan Terminal Penggung hingga Pasar Sayur Cepogo tersebut.

Baca juga: LONGSOR BOYOLALI : Tertimpa Longsoran, Truk Pasir Jatuh ke Jurang Cepogo

Menurutnya, dengan adanya Jalan Londo – Cepogo segera diaktifkan ini akan memotong waktu tempuhnya ketika harus menuju jantung kecamatan Cepogo.

“Biasanya kalau saya mau ke Cepogo harus muter ke utara nanti lewat depan Puskesmas Cepogo atau harus lewat Jalur SSB,” kata dia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 6 Desember 2022, Hujan Tanpa Angin

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Senin (5/12/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 6 Desember 2022, Hujan Sampai Petang

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Selasa (6/12/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Selasa Ini: Hujan Lebat Sore

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Selasa 6 Desember 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Diskominfo SP Solo Sebut 9.265 STB Gratis Sudah Dibagikan ke Warga Tak Mampu

      Diskominfo SP Solo menyebut sebanyak 9.265 unit set top box atau STB TV digital gratis dari Kemenkominfo saat ini sudah dibagikan kepada warga tak mampu di Kota Bengawan.

      Gibran Tegaskan Nama Jl Diponegoro Solo Tak Dihapus tapi Dipindah ke Jalan Lain

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan wacana penggantian nama Jl Diponegoro menjadi Jl Ngarsapura bukan berarti menghilangkan nama pahlawan nasional tersebut.

      Nikahan Kaesang, Pejabat Polda Jateng Jajal Naik Becak Vastenburg-Mangkunegaran

      Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho melakukan simulasi naik becak untuk tamu acara nikahan Kaesang Pangarep dari Benteng Vastenburg ke Pura Mangkunegaran Solo.

      STB Mahal, Warga Sukoharjo Kecewa Tidak Bisa Nonton Piala Dunia

      Harga set top box (STB) melambung tinggi setelah siaran televisi terestrial analog dihentikan di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah mulai Jumat (2/12/2022).

      Kandang di Pinggir Jalan Raya, Sapi Milik Lansia Nguntoronadi Raib Dicuri

      Satu ternak sapi betina milik lansia asal Nguntoronadi, Wonogiri diduga digondol maling pada Senin (5/12/2022).

      Wah! Sudah Punya 250 Guru Besar, UNS Solo Kukuhkan 4 Orang Lagi Besok

      UNS Solo bakal mengukuhkan empat guru besar baru sehingga menambah jumlah total guru besar di kampus tersebut menjadi 254 orang.

      20 Ekor Kobra Ditangkap di Kebakkramat, Enam Lainnya Masih Berkeliaran

      Tim Exalos Indonesia yang mengevakuasi 20 anak ular kobra itu menduga masih ada enam kobra lainnya yang masih berkeliaran di sekitar rumah milik Estik.

      Catat! Ini Lokasi 9 Panggung Hiburan Pernikahan Kaesang-Erina di CFD Solo

      Ada sembilan panggung hiburan di sepanjang area CFD Jl Slamet Riyadi Solo saat acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022) pagi.

      Ngeri! Tim Exalos Indonesia Evakuasi 20 Kobra dari Rumah Warga Kebakkramat

      Belasan ekor anakan ular kobra di Kebakkramat itu dievakuasi selama tiga hari pencarian.

      Pemuda Melikan Klaten Bikin Paket Wisata Edukasi Gerabah, Harganya Terjangkau

      Para pemuda sentra kerajinan gerabah putaran miring di Dukuh Pagerjurang, Desa Melikan, Kecamatan Wedi membikin paket wisata edukasi.

      Pencarian Pria Hanyut Asal Sukoharjo di Kahyangan Wonogiri Terkendala Cuaca

      Tim search and rescue (SAR) Wonogiri masih terus melanjutkan pencarian terhadap orang hanyut di sungai di kawasan wisata Kahyangan, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo sejak Minggu (4/12/2022).

      Tak Hanya Jembatan Jurug, Bangunan Warisan Paku Buwono X Lain juga Tangguh

      Jembatan Jurug A warisan Paku Buwono X sampai saat ini masih tangguh, meski pernah dibom berulang kali, sama seperti bangunan lain yang dibangun di era yang sama.

      Polwan Polres Klaten Bagikan Paket Sembako di Ngawen

      Polres Klaten menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di Kecamatan Ngawen, Senin (5/12/2022).