Tutup Iklan

Jalan ke Wana Wisata Watu Rumpuk Madiun Sempit Dikeluhkan

Akses jalan menuju ke kawasan wana wisata Watu Rumpuk, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, perlu segera diperbaiki.

Jalan ke Wana Wisata Watu Rumpuk Madiun Sempit Dikeluhkan

SOLOPOS.COM - Pengunjung berfoto di salah satu spot foto di wana wisata Watu Rumpuk, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/1/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Akses jalan menuju ke kawasan wana wisata Watu Rumpuk, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, perlu segera diperbaiki. Perbaikan jalan menuju kawasan wisata itu penting supaya kunjungan wisatawan di Watu Rumpuk bisa meningkat.

Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Panorama Wilis, Desa Mendak, Parlan, 40, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi pengelolaan wisata Watu Rumpuk Madiun ada di akses jalan menuju lokasi.

Jalan ke lokasi Watu Rumpuk memang cukup menantang karena jalannya sempit dan terdapat beberapa tanjakan.

Pengamatan Madiunpos.com saat menuju lokasi Watu Rumpuk, Jumat (18/1/2019), jalan menuju ke lokasi wisata hanya memiliki lebar sekitar enam meter. Saat ada dua mobil dari arah berlawanan harus ada salah satu kendaraan yang mengalah. Selain itu, ada beberapa titik jalan rusak parah.

Parlan menyampaikan akibat kondisi jalan yang cukup ekstrem itu terkadang ada calon pengunjung yang enggan melanjutkan perjalanan sampai ke lokasi wisata. Mereka takut saat melewati jalan tersebut.

Meski baru dibuka setahun lalu, kata dia, pengunjung Watu Rumpuk bisa dikatakan cukup banyak. Pada hari aktif kunjungannya mencapai 100 orang dan pada saat akhir pekan mencapai 2.000 orang per hari. Bahkan saat musim liburan panjang seperti tahun baru 2019 bisa mencapai 5.000 orang.

"Banyak calon pengunjung yang tidak berani melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi Watu Rumpuk karena takut jalannya jelek. Kemarin saat tahun baru ada banyak calon pengunjung yang balik kanan karena mengetahui kondisi jalan yang rusak. Itu juga yang kerap dikeluhkan pengunjung," terang dia saat berbincang dengan Madiunpos.com, Jumat.

Menurut dia, salah satu aspek yang harus segera diperbaiki yaitu akses jalan. Karena akses jalan ini penting untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan.

Apalagi sebentar lagi jalur pendakian Tapak Bimo menuju ke Gunung Manyutan akan dibuka. Sehingga diprediksi tingkat kunjungan akan semakin meningkat.

"Kami juga akan mengembangkan beberapa wahan di sini. Akan ada kolam renang untuk anak-anak. Dengan penambahan fasilitas ini diharapkan juga didukung dengan perbaikan akses jalan," jelas Paralan.

Seorang pengunjung wisata Watu Rumpuk Madiun, Hidayat, mengatakan tertarik mengunjungi Watu Rumpuk karena melihat spot-spot foto ikonik yang ada di obyek wisata baru ini. Namun, ia mengaku akses jalan menuju ke lokasi wisata tersebut cukup sulit.

"Semoga jalan yang rusak bisa diperbaiki secepatnya supaya pengunjung tidak kesulitan saat hendak berwisata," jelas warga Kota Madiun itu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Berita Terkait

Berita Terkini

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.

Uposotha Mandala Puja, Ritual Perenungan Diri Umat Buddha

Ritual ini bernama upacara Uposotha Mandala Puja yang diadakan setiap dua kali sebulan pada tanggal satu dan tanggal lima belasĀ  bulan lunar penanggalan Jawa.

Tertular Cacar Langka dari Kucing, Wanita Ini Terancam Buta

Kasus cacar sapi pada manusia meskipun langka namun berpotensi ada kasus serupa di masa depan.

De Bruyne Jadi Pembeda Belgia

Dengan kemenangan ini, Belgia pun menjadi tim kedua setelah Italia yang memastikan diri lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Pentingnya Membangun Impresi yang Baik Untuk Meraih Sukses

Cara membangun impresi yang baik dipaparkan dalam webinar bertajuk Making a Good Impression to be Impactful in New Normal Era.

Cetak Dua Gol, Denzel Dumfries Aktor Krusial di Balik Kemenangan Belanda

Bek kanan Belanda Denzel Dumfries mengguncang Euro 2020 dengan mencetak dua gol. Si "man-of-the-match" ini juga merancang dua gol lain lewat assist-nya.

Belanda 2-0 Austria: Makin Mantap, De Oranje ke 16 Besar Euro 2020

Untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir Belanda lolos ke-16 besar Euro setelah tersingkir pada fase grup Euro 2012 dan tidak lolos ke putaran final dalam edisi 2016 turnamen ini.

Jepang Segera Luncurkan Paspor Vaksin, Apa Itu?

Jepang segera meluncurkan paspor vaksin yang diperuntukkan pelancong Jepang dan akan diluncurkan mulai bulan depan.

Wali Kota Covid-19, 50 ASN Salatiga Swab Test

Sebanyak 50 aparatur sipil negara atau ASN di Kota Salatiga wajib menjalani pemeriksaan atau tes usap atau swab.