Jalan Giriwoyo-Giritontro Minim PJU, Dishub Wonogiri: Kewenangan Pusat

Dishub Wonogiri tak memiliki kewenangan dalam menangani penerangan jalan umum di ruas jalan Giriwoyo-Giritontro.

 Ilustrasi lampu PJU. (Solopos-dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi lampu PJU. (Solopos-dok)

Solopos.com, WONOGIRI–Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri menyatakan jalan raya Giriwoyo-Giritontro yang berlokasi di Dusun Sanan, Desa Sendang Agung, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri, merupakan jalan nasional.

Kewenangan penanganan rambu-rambu dan penerangan jalan di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Kepala Dishub Wonogiri, Waluyo, menyatakan tak bisa mengintervensi langsung untuk menangani kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang minim di Jalan Raya Giriwoyo-Giritontro.

Sebaliknya, yang dapat dilakukan yakni mengkaji sejauh apa buruknya kondisi PJU di jalan nasional itu.

Baca Juga: Oleng, Truk Bermuatan Kopi Instan 5,5 ton Tabrak Kios di Wonogiri

“Karena sepengetahuan kami JLS [Jalan lingkar selatan] itu sudah baik. Kalau lampunya memang minim, akan kami kaji dulu. Setelah itu, intervensi yang kami lakukan dengan mengajukan surat dan mengusulkan ke Kemenhub atas kondisi tersebut,” ujar dia kepada Solopos.com, Rabu (10/8/2022).

Selain kajian pada PJU yang minim, Waluyo menjelaskan kajian yang dilakukan juga berupa mendata seberapa sering jalan itu menimbulkan kecelakaan.

Dia tak bisa sepihak dan langsung melapor serta mengusulkan ke Kemenhub untuk memperbaiki kondisi PJU dan rambu-rambu yang diklaim kurang di jalan raya Giriwoyo-Giritontro.

“Kecelakaan itu kan bisa saja karena jalannya sudah terang, halus, tapi masyarakat [pengguna jalan] kurang berhati-hati,” ucapnya.

Baca Juga: Melaju Tak Terkendali, Pikap Tabrak Tiang PJU di Sragen, 2 Luka-luka

Sebelumnya, Jalan Raya Giriwoyo-Giritontro belum lama ini menjadi lokasi kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor dan mobil.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/7/2022) pukul 20.30 WIB. Imbasnya, pengendara sepeda motor bernama Apri Duwi Saputro, 20, warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, meninggal seusai terlibat kecelakaan.

Namun, salah satu faktor yang mengakibatkan kecelakaan itu diyakini karena situasi jalan yang berstatus nasional itu dalam keadaan PJU yang minim.

Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Maryono, mengakui, PJU dan rambu-rambu jalan di sejumlah jalan di Wonogiri yang kurang.

“Kami mengimbau kepada warga, khususnya warga Wonogiri agar berhati-hati ketika berkendara di jalanan Wonogiri. Sebab kondisi jalan di Wonogiri, mohon maaf, banyak yang bergelombang dan minim lampu penerangan jalan pada malam hari. Selain itu, rambu-rambu lalu lintas juga belum terpasang maksimal,” kata Maryono saat ditemui wartawan, Rabu.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mencuri Ponsel untuk Berfoya-Foya, Residivis Asal Ceper Klaten Ditangkap Polisi

      Residivis pencurian ponsel asal Ceper, Klaten, ditangkap Tim Satreskrim Polres Klaten setelah beraksi di wilayah Kecamatan Bayat.

      Kodim Karanganyar Serahkan Bantuan untuk 12 Eks Napiter

      Dalam rangka HUT ke-77 TNI, Kodim 0727/Karanganyar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para eks napi terorisme (napitr), warakawuri, dan veteran.

      Kementan: 14,8 Juta Ternak Harus Dipasangi Anting Ear Tag Tahun Ini

      Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 14,8 juta ternak dipasangi anting ear tag atau penanda identitas hingga Desember 2022.

      Kirab Grebeg Maulud Solo Kembali Digelar, 150 Petugas Keamanan Disiagakan

      Diprediksi bakal dipadati ribuan warga, acara Grebeg Maulud di Keraton Solo akan dikawal oleh 150 personel gabungan untuk mengamankan jalannya acara yang kali pertama digelar sejak pandemi Covid-19.

      Respons Putusan MA, Komunitas Sriwedari Desak Pemkot Solo Lakukan Revitalisasi

      Forum Komunitas Sriwedari (Foksri) meminta Pemkot Solo segera menindaklanjuti putus MA soal tanah Sriwedari dengan langkah-langkah konkret. Langkah tersebut melalui revitalisasi.

      Jembatan Sasak Sukoharjo Rusak Diterjang Hujan, Perbaikan Tunggu Air Surut

      Jembatan sasak pertama di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo rusak karena diterjang hujan, Kamis (6/10/2022).

      Cakades di Sragen Curi Start Kampanye, Panitia Pilkades: Yang Penting Kondusif

      Para cakades yang akan bersaing di pilkades serentak di Sragen sudah curi start dengan memasang baliho kampanye. Panitia Pilkades tak mempersoalkan itu sepanjang tidak ada protes dari para cakades.

      Tanggulangi Wabah PMK di Boyolali, Pemkab Mulai Data Ternak Sapi dan Kerbau

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai melakukan penandaan dan pendataan hewan pascapenurunan data penyakit mulut dan kulit (PMK) di Boyolali.

      Menunggu Pelanggan, 2 PSK Paruh Baya Terjaring Operasi Pekat di Solo

      Dua perempuan pekerja seks komersial mendapatkan pembinaan setelah terjaring razia pekat Polsek Banjarsari, Solo. Keduanya bukan berasal dari Solo.

      Transformasi Jabung, Salah Satu Desa Termiskin di Sragen yang Kini Naik Kelas

      Program tuntas kemiskinan (Tumis) yang untuk kali pertama dilakukan Pemkab Sragen dinilai berhasil mengentaskan Desa Jabung di Kecamatan Plupuh dari kemiskinan. Kini semua warganya berada di atas garis kemiskinan.

      Hore! Kasus PMK Boyolali Melandai, Nol Penambahan hingga Oktober Ini

      Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali mulai melandai disusul dibukanya Pasar Hewan di Boyolali.

      Di Jateng, Cuma Sragen & Wonogiri yang Dapat Apresiasi KASN Soal Lelang Jabatan

      Hanya Pemkab Sragen dan Wonogiri yang mendapatkan penghargaan dari KASN terkait pengisian jabatan eselon II kategori baik.

      Yuk Coba KA Bandara Solo, Jadwal 3 Kali Sehari dengan Harga Rp7.000/Orang

      Jadwal dan rute perjalanan Kereta Api Bandara Adi Soemarmo Solo (KA BIAS) atau KA Bandara Solo dari Stasiun Balapan Solo maupun Stasiun Klaten.

      Bagi 150 Paket Beras, Polres Sragen akan Rutinkan Program Jumat Berkah

      Polres Sragen akan merutinkan program Jumat Berkah berupa pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

      Pura Mangkunegaran Menuju Pusat Kebudayaan Jawa

      Mangkunegaran juga telah mengenalkan budaya Jawa ke luar negeri lewat kegiatan bertajuk Kemantren Langenpraja International Roadshow 2022 di Autralia, Malaysia, dan Thailand pada September. Hal ini sebagai bagian dari upaya membawa Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan Jawa.