Tutup Iklan

Jalan di Wonogiri Mulai Dibuka Total Lur, Kecuali Lokasi Ini

Sejumlah ruas jalan yang sempat ditutup sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Kabupaten Wonogiri kini telah dibuka total.

 Arus lalu lintas di Jalan Ir.Soekarno Wonogiri Kota, Kamis (16/9/2021). Pada awal PPMM kendaraan yang melintas jalan itu dari arah timur dialihkan. (Solopos.com/M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Arus lalu lintas di Jalan Ir.Soekarno Wonogiri Kota, Kamis (16/9/2021). Pada awal PPMM kendaraan yang melintas jalan itu dari arah timur dialihkan. (Solopos.com/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI — Sejumlah ruas jalan yang sempat ditutup sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Kabupaten Wonogiri kini telah dibuka total. Jalan yang masih ditutup dengan batasan waktu yakni ruas jalan di sekitar Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, sejumlah ruas jalan di kawasan pekrkotaan di Wonogiri ditutup saat awal pemberlakuan PPKM darurat. Sebagian besar jalan yang ditutup berlaku selama 24 jam. Namun ada yang ditutup pada malam hari saja.

Kemudian, pada 20 Agustus 2021 lalu, semua ruas jalan mulai dibuka saat siang hari dan ditutup kembali pada malam hari. Hal itu dilakukan sembari melakukan analisis dan evaluasi peraturan (ANEV).

Baca Juga: PTM di Wonogiri Tak Kunjung Digelar, Begini Pendapat Ketua DPRD

Sebelumnya, jalan yang masih ditutup saat malam hari yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani dari arah Selogiri dialihkan ke arah Gunung Giri, Jalan Ir. Soekarno dari arah timur dialihkan ke Jalan Murtipranoto. Kemudian, Jalan Kabupaten dari arah timur, Jalan Perwakilan di selatan Gedung DPRD Wonogiri dan utara SMAN 1 Wonogiri, Jalan Dokter Sucipto dari arah timur dan Jalan Pelem I dari arah timur.

Sementara itu, ruas jalan di sekitar Alun-Alun Wonogiri, tepatnya di Jalan Kabupaten dan Jalan Perwakilan ditutup secara terjadwal. Senin hingga Jumat ditutup mulai 16.00 WIB hingga 06.00 WIB. Sabtu dan Minggu tutup 24 jam.

“Jalan sudah mulai kami buka. Yang masih tutup kalau malam hari jalan di sekitar alun-alun. Lampu PJU juga sudah dinyalakan,” kata Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Marwanto, saat dihubungi Kamis (16/9/2021).

Kasus Covid-19 Turun

Menurut dia, pertimbangan sebagian besar jalan sudah dibuka dan lampu PJU mulai dinyalakan karena kasus Covid-19 di Wonogiri telah menurun. Selama tiga kali berturut-turut atau tiga pekan Wonogiri masuk daerah PPKM level 3.

“Jalan kami buka agar perekonomian, khususnya di Wonogiri bangkit lagi di tengah menurunnya kasus Covid-19,” ungkap dia.

Baca Juga: Waduh, Pembangunan Jembatan Nambangan Wonogiri Senilai Rp12,9 Miliar Tak Selesai Tepat Waktu

Sementara itu, ruas jalan di sekitar alun-alun masih tutup pada malam hari karena berpotensi terjadi kerumunan di kawasan itu, terlebih pada malam hari. Namun tidak menutup kemungkinan jalan di area itu segera dibuka.

“Kami perlu melihat pertimbangan lebih lanjut, misalnya nanti Wonogiri masuk daerah PPKM level 2. Meskipun sudah lebih longgar, kami imbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Marwanto.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kalung Bandul Rajamala yang Dipakai Gibran Ternyata Harganya Rp10.000

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjelaskan tentang kalung berbandul Rajamala yang belakangan ini kerap ia pakai dalam berbagai kesempatan.

Lantik Perwira Baru, KSAU Tekankan Sikap Adaptif dan Inovatif

KSAU menyatakan bahwa dinamika lingkungan strategis dan perkembangan teknologi global membuat tantangan yang dihadapi TNI Angkatan Udara semakin kompleks dan unpredictable.

Wadahi 200 Penyandang Disabilitas Sragen, Yayasan Jaya Abadi Dibentuk

Yayasan Penyandang Disabilitas jaya Abadi Kecamatan Sambirejo, Sragen, dideklarasikan pada Rabu (8/12/2021). Yayasan ini mewadahi 200 difabel.

Polres Sukoharjo Kumpulkan Pengurus 13 Perguruan Silat, Ada Apa Ya?

Pengurus dari 13 perguruan silat yang ada di Kabupaten Sukoharjo diundang Polres setempat untuk mengikuti pertemuan di Hotel Tosan, Solo Baru.

Diyakini Bekas Lautan Purba, Air Sumur di Tawangrejo Klaten Terasa Asin

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Selama ini warga mengandalkan pasokan air dari sumur Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Jelang Nataru, Dai Kamtibmas Karanganyar Dapat Pembinaan

Dai Kamtibmas di Karanganyar diharapkan bisa mengambil peran dalam terciptanya iklim kondusif jelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Hati-Hati di Jalan Lur, Hujan Lebat, Pohon Ambruk di Barat PKU Sragen

Pohon tumbang terjadi di sekitar PKU Sragen setelah hujan deras menguyur selama lebih dari satu jam.

Jos! Tim Taekwondo UMS Boyong 5 Medali Emas dan 4 Perunggu

Tim Taekwondo UMS mengirimkan 18 atletnya untuk mengikuti kejuaraan nasional taekwondo yang digelar Pengprov Taekwondo Sulawesi Tengah pada tanggal 8-10 November 2021.

727 Peserta Tak Lolos CBT Seleksi Perangkat Desa Wonogiri

Peserta CBT seleksi perangkat desa Wonogiri yang memenuhi batas minimal sebanyak 1.869 orang.

PPKM Level 3 Batal, Pelaku Pariwisata Percaya Diri Pasang Target Tinggi

Pembatalan PPKM Level 3 membuat pelaku bisnis perhotelan optimistis bisa menaikkan target okupansi pada libur Nataru nanti.

Seleksi Perangkat Desa Wonogiri Terhenti 40 Menit, Peserta Sempat Panik

Setelah bisa diatasi, peserta dapat mengerjakan soal sampai akhir dengan waktu dari nol lagi.

Sumberbulu Karanganyar Raih Sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan

Di Jateng hanya ada dua desa wisata yang meraih sertifikat desa wisata berkelanjutan. Salah satunya adalah Desa Wisata Sumberbulu di Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

Meteran Listrik Disambar Petir, Air Bersih Desa Tawangrejo Klaten Macet

Sumur Pamsimas itu dimanfaatkan warga dua RW di Dukuh Jetis, Desa Tawangrejo, Bayat, Klaten.

Belum Dievakuasi, Mobil SAR UNS Solo Terjebak Lahar Semeru Tak Terlihat

Mobil SAR UNS Solo yang terjebak dan tertimbun lahar dingin saat menolong korban erupsi Gunung Semeru belum bisa dievakuasi karena banyak kendala.

Bupati Karanganyar Kirim 3 Truk Bantuan dan 15 Sukarelawan ke Lumajang

PUDAM Tirta Lawu dan SAR Karanganyar berhasil mengumpulkan bantuan sembako dan lainnya sebanyak tiga truk untuk korban erupsi Semeru di Lumajang.