Tutup Iklan

Jalan di Sragen Ini Akan Dibangun Dengan Dana Rp160 Miliar

Jalan nasional sepanjang 8,4 km dari Masaran-Pungkruk di Sidoharjo, Sragen, akan dibangun dengan anggaran Rp160 miliar secara multiyears alias tahun jamak.

Jalan di Sragen Ini Akan Dibangun Dengan Dana Rp160 Miliar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, SRAGEN — Jalan nasional sepanjang 8,4 km dari Masaran-Pungkruk di Sidoharjo, Sragen, akan dibangun dengan anggaran Rp160 miliar secara multiyears alias tahun jamak.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui wartawan, belum lama ini, menyampaikan pembangunan jalan nasional dari simpang tiga Pasar Masaran hingga simpang tiga Pungkruk di Sidoharjo segera dikerjakan.

Motif Laki-Laki Asal Karanganyar Tega Jual Istri untuk Layanan Foursome

Bupati mengaku sudah menerima surat dimulainya pekerjaan tersebut dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional di bawah Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Video Penjemputan Paksa ODP Corona Diduga di Colomadu Karanganyar Hoaks

“Saya sudah menerima surat dari Balai. Kami diminta menertibkan PKL [pedagang kaki lima] di sepanjang Masaran-Pungkruk. Mestinya pekerjaan sudah mulai karena saya sudah terima suratnya. Kalau belum mungkin belum menemukan pemenang lelangnya,” ujar Yuni, sapaan Bupati.

Cek Fakta: Heboh Berita Warga Jl. Panda Sukoharjo Meninggal Karena Corona Dipastikan Hoaks

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen Albert Pramono Soesanto, mengatakan data tersebut berdasarkan hasil rapat dengan Wakil Bupati (Wabup) Sragen beberapa waktu lalu.

Pemkab Sragen Diminta Menertibkan PKL di Sepanjang Jalan Yang Akan Dibangun

Dalam rapat tersebut terungkap nilai anggaran pembangunan jalan di Sragen Rp160 miliar yang dikerjakan dengan sistem anggaran multiyears.

4 Masuk ODP, 66 Peserta Ijtima Ulama Dunia Gowa Asal Karanganyar Karantina Mandiri

“Ruas jalan dalam kontrak itu menyebut Palur-Sragen. Panjangnya 8,4 km dengan lebar jalan 11 meter secara spot-spot. Setelah itu nantinya dilanjutkan dengan ruas jalan Sragen-Mantingan sepanjang 15 km. Mungkin masih ada pekerjaan jembatan juga,” ujarnya.

Kronologi Warga Sukoharjo Positif Corona, Bermula dari Outbond

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen, Tedi Rosanto, menyampaikan hasil pantauan sepanjang Masaran-Pungkruk nyaris tidak ada PKL.

Perempuan ODP Corona Jalan-Jalan di Singosaren Solo Bikin Video Klarifikasi, Ini Pernyataannya

Tedi mengatakan PKL yang ada hanya bersifat temporer selama 2-3 jam kemudian pindah seperti yang ada di depan Kantor Disperindag.

“Mereka itu dibilang PKL berjalan. Mereka berhenti ketika ada yang beli,” ujarnya.

Lihat Peta Sebaran Virus Corona Jawa Tengah di Sini!

Berita Terkait

Berita Terkini

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.

Varian Delta Disebut Lebih Cepat Menular, Ini Penjelasannya

Varian delta disebut menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.

Pengusaha Wonogiri Siap Berkolaborasi Atasi Kemiskinan

Para pengusaha di Kabupaten Wonogiri siap berkolaborasi mengatasi kemiskinan sesuai bidang usaha masing-masing.

Bekas Lahan Perusahaan Serat Terbesar Wonogiri Kini Ditanami Palawija

Saat ini, sudah tidak ada lagi warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, yang memproduksi serat. Padahal, dulu ada perusahaan serat terbesar di situ.

Pemkab Sukoharjo Buka 827 Lowongan CPNS dan PPPK 2021

Sebanyak 827 formasi CPNS dan PPPK akan dibuka Pemkab Sukoharjo dalam rekrutmen pegawai pada 2021.

Perlukah Memberikan Suplemen untuk Anak? Ini Penjelasannya

Tak sedikit orang tua merasa bimbang perlukah memberikan suplemen untuk anak demi pemenuhan nutrisi mereka.

Buah Kesemek Khas Selo Boyolali, Direndam 6 Hari Baru Bisa Dikonsumsi

Petani Selo Boyolali mulai memanen buah kesemek yang merupakan buah khas setempat. Buah tersebut oleh masyarakat setempat kerap disebut dengan kledung.

Angka Positif Covid-19 Naik, Pemkot Madiun Batasi PKL Berjualan Sampai Pukul 21.00 WIB

Wali Kota Madiun kembali membatasi aktivtas masyarakat, termasuk warung dan kafe, agar beroperasi tak lebih dari pukul 21.00 WIB. Hal ini terkait melonjaknya kasus Covid-19 di Madiun.

TMMD Kabupaten Magelang Bantu Warga di Kaliangkrik

Program TMMD Sengkuyung  ini merupakan agenda rutin yang melibatkan TNI, pemkab serta masyarakat sebagai upaya untuk membangun infrastruktur serta SDM.

Siap-Siap! Anak Muda Sragen Bakal Di-Swab Antigen Acak!

Satgas Covid-19 Sragen bakal menggelar swab antigen secara acak dengan menyasar kalangan anak muda untuk menekan persebaran virus.

Moeldoko Dorong Sinergi Kementan Kembangkan Porang dan Sarang Burung Walet

Ketua Umum HKTI yang juga Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko jalin kerja sama dengan Kementan kembangkan porang dan sarang burung walet.