Jaksa Yakin Hakim Bakal Hukum Motivator Julianto Eka Putra

Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

 Motivator yang menjadi terdakwa kasus pelecehan seksual, Julianto Eka Putra dan tim penasihat hukumnya sebelum persidangan di PN Malang, beberapa hari lalu. (Istimewa/Kejati Jatim)

SOLOPOS.COM - Motivator yang menjadi terdakwa kasus pelecehan seksual, Julianto Eka Putra dan tim penasihat hukumnya sebelum persidangan di PN Malang, beberapa hari lalu. (Istimewa/Kejati Jatim)

Solopos.com, MALANG — Sidang dugaan rudapaksa siswi Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Malang, Jawa Timur kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Malang, Rabu (10/8/2022).

Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Dalam sidang lanjutan itu JPU mengulas sejumlah bukti kekerasan seksual di Sekolah SPI untuk meyakinkan majelis hakim.

Pada sidang mengagendakan replik tersebut, kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Batu Yogi Sudharsono yakin dengan alat bukti yang diajukan ke pengadilan.

Baca Juga: Komnas PA Kecewa Motivator Julianto Eka Jalani Sidang secara Daring

“Pada pokoknya, kami menjawab pledoi dari penasihat hukum. Berdasarkan alat bukti yang kita hadirkan di persidangan,” kata Yogi seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Disebutkan Yogi, sejumlah alat bukti di antaranya adalah keterangan saksi, ahli, surat, dan petunjuk yang telah disiapkan oleh JPU.

Dengan disampaikannya bukti-bukti tersebut, JPU meyakini bahwa terdakwa Julianto Eka yang seorang motivator itu bersalah dalam kasus kekerasan seksual.

Baca Juga: Bela Julianto Eka, Hotma Sitompul: Kasus Ini Rekayasa Bermotif Bisnis

Dia berharap majelis hakim sepakat bahwa terdakwa yang merupakan pemilik Sekolah SPI Kota Batu tersebut bersalah terhadap segala tuduhan.

“Kami ulas kembali sejumlah alat bukti yang pernah disampaikan di persidangan. Kami berkeyakinan bahwa terdakwa bersalah,” katanya.

Kuasa hukum Julianto Eka, Jeffry Simatupang, menyatakan dalam pembacaan replik JPU hanya mengulang-ulang dakwaan dan tetap bertumpu pada asumsi, bukan pembuktian.

Baca Juga: Keluarga Terpidana Pelecehan Seksual Ngaku Jadi Korban Peradilan Sesat

“Jaksa mengulang-ulang dakwaan dan tetap bertumpu pada asumsi, bukan pembuktian,” kata Jeffry.

Jeffry menjelaskan perkara tersebut merupakan rekayasa berdasarkan pembuktian dalam persidangan.

Menurut dia, tidak ada alat bukti yang mendukung bahwa terdakwa Julianto Eka melakukan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan seksual.

Baca Juga: Presiden: Pelaku Kekerasan terhadap Anak Harus Dihukum Keras!

“Kami menyatakan perkara ini adalah perkara asumsi dan perkara ini tidak ada alat bukti yang mendukung bahwa terdakwa melakukan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan seksual,” ujarnya.

JPU menuntut terdakwa Julianto Eka dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU No. 1/2016 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Julianto dituntut hukuman penjara 15 tahun subsider 6 bulan dengan denda Rp300 juta, serta membayar restitusi kepada korban sebesar Rp44 juta.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Besok, Kementerian PUPR Umumkan Penyesuaian Tarif Tol

      Sudah ada beberapa tarif ruas tol yang diproses untuk penyesuaian hingga akhir tahun ini. Adapun penentuan besarannya masih harus menunggu penandatanganan amandemen baru.

      Ma’ruf Amin Bahas Isu Lingkungan dan Perubahan Iklim saat Terima Dubes Mesir

      Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menilai 75 tahun hubungan Indonesia-Mesir merupakan momentum penting dalam perjalanan diplomatik kedua negara. 

      Dewan Bisnis EU-ASEAN Gelar KTT ke-10 di Belgia

      Dewan Bisnis Uni Eropa (European Union/EU) dan ASEAN akan menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT) ke-10 sebagai bentuk memperkuat kerja sama bisnis di Brussels, Belgia, 13 Desember 2022. 

      Pengusungan Anies Jadi Capres 2024 Berpotensi Belah Pendukung Nasdem

      CEO Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai pengusungan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024 merupakan langkah berani Partai NasDem. 

      Presiden Filipina Berencana Beli Minyak Rusia, Jokowi Gimana?

      Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan negaranya mungkin membeli minyak Rusia untuk memenuhi kebutuhan bahan bakarnya di tengah lonjakan harga energi global. 

      Jika China Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terancam Turun 0,3%

      Center of Economic and Law Studies atau Celios menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terdampak jika China mengalami resesi. 

      Pesparani Katolik Nasional II Usung Tema Persaudaraan

      Lembaga Pembinaan Pengembangan Pesparani Katolilk Nasional (LP3KN) kembali menggelar Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II setelah vakum dua tahun pada 28-31 Oktober 2022, di Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

      Politikus Kembali Narasikan Penolakan Penetapan Tarif Cukai Rokok

      Kalangan politikus kembali menyuarakan penolakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2023 yang akan ditetapkan Kementerian Keuangan dalam waktu dekat.

      Kejagung Panggil Susi Pudjiastuti Urai Kasus Impor Garam Industri

      Kejaksaan Agung (Kejagung) akan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti terkait dugaan tindak pidana korupsi fasilitas impor garam industri periode 2016-2020.

      Demokrat Rayu Nasdem dan PKS Duetkan Anies-AHY

      Partai Demokrat ingin mengajukan duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. 

      Biaya Pelatihan Kartu Prakerja Tahun Depan Naik Rp3,5 Juta

      Pemerintah bersepakat melanjutkan program Kartu Prakerja dengan skema normal pada 2023 mendatang, bahkan bakal menyesuaikan besaran bantuan yang diterima oleh peserta program.

      Doa Terbaik Sandiaga Uno untuk Dua Mantannya, Prabowo dan Anies Baswedan

      Sandiaga Uno merespons positif kedua calon presiden, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, yang akan maju pada Pemilu 2024 itu.

      Demokrat Aceh Dorong Duet Anies Baswedan-AHY di Pilpres 2024

      Sejak awal AHY memang memiliki kedekatan dengan Anies Baswedan apalagi saat ini hubungan Demokrat dengan partai pengusung Anies yakni Nasdem.

      UEA dan Australia Dukung IKN Nusantara, Ketua DPR Puan Maharani Gembira

      Atas dukungan UEA dan Australia tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan apresiasi tinggi.

      Tim Investigasi Polri Analisis Rekaman CCTV Stadion Kanjuruhan

      Seluruh rekaman CCTV yang ada sudah dianalisis untuk dijadikan satu alat bukti terkait tragedi Kanjuruhan.