Jaksa Masih Pelajari Berkas Kasus Pencabulan Tokoh Agama kepada Anak di Bantul

Berkas kasus pencabulan tokoh agama terhadap anak di bawah umur di Bantul kini masih didalami Kejari Bantul.

 Ilustrasi kejahatan seksual kepada anak. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kejahatan seksual kepada anak. (Antara)

Solopos.com, BANTUL — Kejaksaan Negeri Bantul masih mempelajari berkas perkara dugaan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan seorang tokoh agama di wilayah Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sebelumnya, berkas perkara pencabulan itu dikembalikan ke Poksek Jetis karena kurang lengkap.

Setelah berkas perkara kasus pencabulan tersebut dikembalikan, polsek kemudian melengkapi berkas-berkas tersebut dengan menambah keterangan saksi serta menambah pasal untuk menjerat tersangka. Selanjutnya berkas kasus itu dikembalikan ke Kejari.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kasi Pidana Umum Kejari Bantul, Sulisyadi, mengatakan pihaknya telah menerima kembali berkas dari penyidik Polsek Jetis pada 20 September 2022 dan hingga kini masih dalam tahap penelitian.

“Sedang dalam proses penelitian,” kata dia, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Waduh, Kualitas Air 4 Sungai Besar di Jogja Memburuk, Ini Penyebabnya

Lantaran masih dalam proses penelitian, sehingga untuk saat ini tersangka masih menjadi tanggung jawab penyidik Polsek Jetis. Hingga Kamis siang, tersangka berinisial SP masih ditahan di Mapolsek Jetis.

Sulisyadi belum bisa menargetkan kapan berkas perkara tersebut lengkap atau P-21 untuk dilimpahkan ke pengadilan karena masih dalam tahap penelitian. Dia berharap kasus tersebut berkasnya lengkap sehingga bisa diajukan ke pengadilan.

Kanitreskrim Polsek Jetis, Ipda Yuwana, mengatakan penyidik sudah melengkapi berkas yang dikembalikan Kejari dengan menambah keterangan sejumlah saksi, baik saksi korban, saksi tokoh masyarakat, dan tetangga yang diduga mengetahui peristiwa pencabulan tersebut.

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Progo, Ini Ciri-Cirinya

Selain memeriksa saksi, pihaknya menambah pasal untuk menjerat tersangka. Tersangka dijerat Pasal 81 UU No.17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami tambah pasal juncto Pasal 290 KUHP tentang Pencabulan,” kata Yuwana.

Pasal tersebut berbunyi barang siapa melakukan perbuatan cabul terhadap seseorang, padahal orang tersebut tidak berdaya diancam dengan hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

“Yang jelas berkas perkara sudah kami lengkapi, kami masih menunggu pemberitahuan dari jaksa. Sementara ini tersangka masih ditahan di Polsek Jetis,” ujar Yuwana.

Baca Juga: Ketahuan Selingkuh, Sepeda Motor Dibuang di Selokan Mataram Sleman

Diketahui, kasus dugaan pencabulan tersebut terungkap pada Juni lalu. Saat itu S anak kedua dari A yang berusia delapan tahun membeli jajan di warung milik tersangka SP.

Saat itu korban S membeli es, tetapi setelah menerima es, tersangka menciumi pipi S dan memegang kemaluan S. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada A. Hal yang bikin geram A ternyata yang dialami anaknya itu sudah ketiga kalinya.

Akhirnya berkat dorongan dari sejumlah pihak A pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada 28 Juni.

“Korbannya ternyata bukan hanya anak saya. Ada empat korban lainnya yang masih sekolah SD dan paling tua SMP,” kata A.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Apa Kabar Kasus Pencabulan Anak oleh Marbot di Bantul? Begini Kata Kejari

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Cocok Buat Jalan-Jalan! Selasa Ini, Jogja Diperkirakan Berawan Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa 29 November 2022.

      Besaran UMK Jogja Akan Ditentukan Selasa, Begini Skema Penghitungannya

      Pemerintah Kota Jogja akan melakukan sidang pleno untuk menentukan upah minimum kota (UMK) tahun 2023 pada Selasa (29/11/2022).

      Dongkrak Pendapatan Daerah, Tiket Masuk Pantai Parangtritis Naik Tahun Depan

      Pemkab Bantul berencana menaikkan tiket masuk ke kawasan pantai selatan, salah satunya di Pantai Parangtritis.

      Putra Jokowi Nikah di Sleman, Industri Pariwisata DIY Manfaatkan Kaesang Effect

      Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DI Yogyakarta memanfaatkan Kaesang Effect saat acara pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono.

      Tanah Jalan Jogja-Gunungkidul Rawan Gerak, Kendaraan Besar Dilarang Lewat

      Hanya kendaraan kecil yang diperbolahkan lewat Jalan Raya Jogja-Wonosari di wilayah Piyungan, Kabupaten Bantul.

      Gubernur Tetapkan UMP 2023 Naik 7,65%, Segini Besaran Upah Pekerja Yogyakarta

      Gubernur DI Yogyakarta telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi pada 2023 naik sebesar 7,65%.

      2 Menteri Jadi Saksi Akad Nikah Kaesang-Erina, Salah Satunya Basuki Hadimuljono

      Dua menteri dijadwalkan akan menjadi saksi dalam pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

      Tahun Depan Ada Rencana ke Jogja? Berikut Deretan Event Unggulan Selama 2023

      Berikut ini deretan agenda wisata unggulan selama 2023 di Kota Jogja.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (28/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sleman, DI Yogyakarta, pada hari ini, Senin, 28 November 2022.

      Siapkan Payung! Jogja Diprediksi Hujan Deras Senin Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin 28 November 2022.

      Siap-Siap! Besok, Gubernur Umumkan Kenaikan UMP 2023, Nilainya Di Bawah 10%

      Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta berencana mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) pada Senin (28/11/2022).

      Catat! Festival Oleh-Oleh Digelar di Malioboro, Ada 1.000 Porsi Nasgor Gratis

      Festival Oleh-Oleh Teras Malioboro 1 mulai digelar Sabtu hingga 4 Desmeber 2022 dengan beragam agenda menarik.

      Luka Kena Sabit saat Cari Rumput, Pemuda Bantul Malah Ngaku Jadi Korban Klitih

      Seorang pemuda di Bantul bikin geger karena mengaku-ngaku sebagai korban kejahatan klitih, padahal tangannya terkena sabit saat mencari rumput.

      Diajak Ritual ke Pantai Glagah, Warga Wonosobo Malah Kehilangan Motor

      Seorang warga Wonosobo kehilangan sepeda motor setelah dicuri rekan yang mengajak ritual di Pantai Glagah, Kulonprogo.

      Duh! 4 Alat EWS Tsunami di Bantul Rusak

      BPBD Kabupaten Bantul menyebutkan ada empat alat sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) tsunami di wilayahnya yang mengalami kerusakan.

      Jalur Piyungan-Patuk Longsor, Akses Kendaraan Sempat Tertutup

      Jalur Patuk-Piyungan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat tertutup longsor akibat hujan deras yang melanda Jumat (25/11/2022).