Tutup Iklan
Gedung BPK (Google Street View)

Solopos.com, SLEMAN -- Asisten bidang Pidana Khusus (Adpidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejakti) DIY Jefferdian mengatakan Kejati DIY sedang mendalami kasus jaksa Yogyakarta yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh -orang-terciduk-ott-kpk-di-solo-kini-digiring-ke-jakarta" target="_blank" rel="noopener">KPK di Solo. Ada sejumlah orang tertangkap, salah satunya adalah seorang jaksa.

Penangkapan diduga terkait suap proyek yang diawasi oleh tim pengawal pengamanan pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D). "Kami sedang cek personel karena sampai saat ini secara resmi kita belum mengetahui kejadian yang sebenarnya," kata Jefferdian, Senin (19/8/2019).

Semua satuan di DIY, lanjut Jefferdian, sedang melakukan cek personel dan mendalami informasi mengenai -kpk-ternyata-di-solo-ini-penjelasan-kapolresta" target="_blank" rel="noopener">OTT KPK di Solo yang menjerat seorang jaksa. "OTT itu kami mendapatkan informasi dilakukan di Solo," ungkap Jefferdian.

Jefferdian mengatakan kejaksaan juga sedang melakukan pendalaman tentang OTT KPK di Solo dan melakukan pendataan personel. "Kami melakukan pengecekan personel di setiap satuan yang ada di seluruh DIY," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai kebenaran pemeriksaan dari KPK di Kejakti DIY, Jefferdian mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi resmi. "Teman teman di lapangan juga belum memberikan informasi kebenarannya seperti apa, di Jogja tidak ada pemeriksaan," jelasnya.

"Kita sudah baca di media online memang sudah ada penangkapan, makanya kami lakukan pendalaman kalau, untuk Kasi Intel dan Kasi Gakkum itu ada di satuan, mereka berdua ada di -kpk-di-jogja-jaksa-terciduk-bareng-pns" target="_blank" rel="noopener">Jogja," tutupnya.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten