Tutup Iklan

Jaksa Banding Putusan Perkara Korupsi BKK Pringsurat

Kejaksaan Negeri Temanggung mengajukan banding atas putusan majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait nilai uang pengganti kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi di PD BKK Pringsurat Temanggung yang dinilai masih jauh dari tuntutan.

Jaksa Banding Putusan Perkara Korupsi BKK Pringsurat

SOLOPOS.COM - Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung, Fransisca Juwariyah. (Antara-Heru Suyitno)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Kejaksaan Negeri Temanggung mengajukan banding atas putusan majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait nilai uang pengganti kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi di PD BKK Pringsurat Temanggung yang dinilai masih jauh dari tuntutan.

"Kejaksaan Negeri Temanggung telah mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tipikor Semarang dalam perkara tersebut," kata Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung, Fransisca Juwariyah di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019).

Menurut dia, pihaknya tidak mempermasalahkan putusan pidana badan kepada mantan Direktur Utama PD BKK Pringsurat Suharno dan Direktur PD BKK Pringsurat Riyanto masing-masing 11 tahun penjara. Salah satu yang menjadi alasan pihaknya melakukan pengajuan banding, yakni berkaitan dengan besaran uang pengganti kerugian negara dalam putusan perkara itu jauh di bawah tuntutan.

"Kemarin kita banding masalah uang pengganti, bukan ke masalah pidana badannya. Hal itu karena besaran uang penggantinya jauh di bawah tuntutan yang kami ajukan. Kami banding, agar besaran uang pengganti yang harus dibayarkan sesuai tuntutan," katanya.

Pada putusan di Pengadilan Tipikor Semarang, hakim mewajibkan kedua terdakwa membayar uang pengganti kerugian negara, terdakwa Suharno harus membayar uang pengganti sebesar Rp1,2 miliar dan terdakwa Riyanto harus membayar uang pengganti Rp745 juta. Padahal tuntutan besaran uang pengganti kerugian negara yang menjadi tuntutan jaksa penuntut umum kepada kedua terdakwa mencapai Rp69,1 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Temanggung, Sabrul Iman menjelaskan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi PD BKK Pringsurat Temanggung mencapai Rp 114 miliar. Hitungannya, Rp111 miliar merupakan tanggung jawab kedua terdakwa, sedangkan sisanya menjadi tanggung jawab karyawan PD BKK Pringsurat. Dalam tuntutannya, jaksa membebankan Rp69,1 miliar untuk diganti kedua terdakwa.

Sementara mengenai sisanya, uang senilai Rp42 miliar telah berhasil dirampas untuk negara dari agunan kredit macet.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.