Jaksa Agung soal Ferdy Sambo: Kasusnya Biasa, Pelakunya yang Luar Biasa

Yang membuat spesial dalam perkara Brigadir J adalah karena pelakunya seorang jenderal polisi.

 Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan keterangan saat penetapan tersangka mafia minyak goreng di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (19/4/2022). Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dugaan permufakatan antara pemohon dengan pemberi izin dalam proses penerbitan persetujuan ekspor minyak goreng yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Indasari Wisnu Wardhana, Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Stanley MA, General Manager PT Musim Mas, Togar Sitanggang dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia Parlindungan, Tumanggor. ANTARA FOTO/HO/Puspen Kejagung/wpa/nym.

SOLOPOS.COM - Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan keterangan saat penetapan tersangka mafia minyak goreng di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (19/4/2022). Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dugaan permufakatan antara pemohon dengan pemberi izin dalam proses penerbitan persetujuan ekspor minyak goreng yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Indasari Wisnu Wardhana, Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Stanley MA, General Manager PT Musim Mas, Togar Sitanggang dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia Parlindungan, Tumanggor. ANTARA FOTO/HO/Puspen Kejagung/wpa/nym.

Solopos.com, JAKARTA — Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) tidak rumit, sama seperti peristiwa pembunuhan lainnya.

Yang membuat spesial adalah karena pelakunya seorang jenderal polisi.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Karenanya, Jaksa Agung yakin timnya tidak akan kesulitan saat membawa perkara tersebut ke persidangan.

“Ini sebenarnya bagi kami kasus biasa, pelakunya yang luar biasa karena seorang jenderal,” Jaksa Agung, seperti dikutip Solopos.com dari perbincangan di kanal Youtube KompasTV, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga: 75 Jaksa di Kejagung Tangani Kasus Ferdy Sambo

Jaksa Agung menyadari kasus Ferdy Sambo menjadi perhatian publik nasional karena jarang terjadi seorang jenderal membunuh ajudannya.

Namun secara hukum, pembuktiannya akan tergantung barang bukti yang dibawa ke persidangan.

Dan saat ini berkas perkara Ferdy Sambo sudah dinyatakan lengkap yang berarti alat buktinya sudah cukup.

Baca Juga: Jalankan Skenario Ferdy Sambo, Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Disidang Etik

“Ini sinergitas antara Polri dan Kejagung. Penyidikan yang bagus akan melahirkan penuntutan yang bagus pula,” katanya.

Jaksa berkumis tebal itu menyatakan, ada 75 jaksa yang terlibat dalam penanganan perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Sebanyak 30 jaksa menangani perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada E, dan Kuat Ma’ruf.

Baca Juga: Rekan Kecewa Febri Diansyah Bela Putri Sambo, Dianggap Tindakan Gegabah

Sebanyak 45 jaksa lainnya menangani perkara obstruction of justice atau penghalangan penyidikan.

“Kami menurunkan 45 jaksa untuk dua perkara itu. Yang kasus 340 KUHP (pembunuhan berencana) dengan terdakwa FS dan kawan-kawan sebanyak 30 jaksa, sisanya yang 45 jaksa untuk kasus obstruction of justice,” kata S. Burhanuddin.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mendagri Ungkap Daerah dengan Serapan APBD Rendah, Ini Daftarnya

      Sejumlah daerah serapan APBD masih rendah meski tahun anggaran 2022 tinggal sebulan selesai.

      14.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun akibat Jumlah Dokter Jantung Minim

      Menkes mengatakan kelainan jantung bawaan menjadi penyebab kematian bayi tertinggi ketiga di Indonesia.

      Usul Kriteria Pemimpin Ditambah, Bahlil: Selain Rambut Putih, Berkepala Botak

      Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, memberikan saran tambahan kepada Presiden Jokowi terkait kriteria pemimpin pada Pilpres 2024, yakni berkepala botak.

      Hanya 20 Persen RSUD di Indonesia yang Bisa Pasang Ring Jantung

      Kemenkes akan mengalokasikan anggaran agar rumah sakit daerah tersebut memiliki dokter spesialis jantung.

      Gempita Piala Dunia Qatar, 400 Nyawa jadi Tumbal

      Qatar menggelontorkan dana paling besar sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni senilai 200 miliar dollar AS atau setara Rp3,13 kuadriliun.

      Jokowi Sebut Maluku Utara Provinsi Paling Bahagia di Indonesia, Ini Alasannya

      Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyebut warga di Provinsi Maluku Utara menjadi yang paling bahagia di Indonesia.

      Belum Ditemukan, Pilot Helikopter Polri Diperkirakan Masih Terikat di Kokpit

      Ia menjelaskan, asumsi pertama pilot Helikopter NBO-105 Polri tersebut masih berada di dalam kokpit.

      Presiden Geram Uang APBD Rp278 Triliun Ngendon di Bank

      Tahun ini, menurut Presiden, uang APBD yang ngendon di bank mencapai Rp278 triliun.

      Jumlah Dokter Jantung Anak Minim, Menkes: 14.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun

      Menkes, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa sekitar 14.000 bayi meninggal setiap tahun akibat kelainan jantung bawaan atau congenital heart disease.

      Misteri Empat Jasad Mengering Kalideres

      Berbagai fakta tentang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat itu terus bermunculan namun belum mampu mengungkap misteri kematian mereka.

      Warganet Dukung Bharada Eliezer: Terima Kasih, Teruslah Jujur demi Yosua

      Warganet mendukung Eliezer yang merupakan penembak Yosua itu terus berkata jujur di persidangan.

      Anggota Brimob Diadang lalu Ditembaki di Papua, 2 Tertembak, 1 Gugur

      Petugas patroli Damai Cartenz ditembaki ketika melintas di Dekai, Kabupaten Yahukimo hingga terjadi baku tembak.

      Fakta Persidangan: Sebelum Dibunuh Yosua Sempat akan Dicelakai di Jalan

      Bripka Ricky Rizal disebut berniat menabrakkan sisi kiri mobil yang ditempati Brigadir Yosua.

      Breaking News, 1 Anggota Brimob Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB Papua

      Informasi yang dihimpun menyebutkan, baku tembak Brimob dan KKB Papua terjadi di KM 9 Dekai, Kabupaten Yahukimo.

      Sadisnya Pembunuhan Yosua, Dieksekusi tanpa Sempat Diinterogasi

      Brigadir Yosua dieksekusi Bharada Richard Eliezer atas perintah Ferdy Sambo tanpa sempat diinterogasi.