Jakarta Sudah Duluan, Vaksinasi Covid-19 Lansia Mulai Pekan Depan
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan memastikan proses vaksinasi massal untuk warga lanjut usia akan dimulai pada pekan depan. Diakui Kemenkes beberapa fasilitas pelayanan kesehatan masih menyelesaikan vaksinasi tahap I, karena itulah vaksinasi warga lansia belum bisa dilakukan saat ini juga.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan saat ini masih ada beberapa data yang harus dikonfirmasi ulang terkait sasaran vaksinasi warga lansia ini.

Selain itu, distribusi vaksin sedang berjalan, serta kesiapan fasyankes di tahap 1 yang beberapa masih menyelesaikan vaksinasi tahap 1. "Sehingga kemungkinan baru dimulai pekan depan," ujar Nadia.

Baca Juga: Tak Ditangkap Polisi, Raffi Ahmad dan Ahok Trending Topic Twitter

Dia mengatakan hal itu karena prosesnya perlu ada beberapa tahapan, seperti mendaftar melalui website, kemudian menyusun jadwal. Dengan demikian, menurutnya, pelaksanaan secepat-secepatnya pekan depan, sembari menunggu hasil data dari dinkes provinsi, kota atau kabupaten.

DKI Jakarta Sudah

Sebelumnya, sebanyak 60.000 dosis vaksin Covid-19 telah diberikan kepada lansia di DKI Jakarta, Jumat (19/2/2021). Dengan kata lain, warga lansia Jakarta sudah divaksin dan pemerintah pusat pimpinan Presiden Joko Widodo tinggal melaksanakan sisanya di luar daerah khusus ibu kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan vaksinasi Covid-19 kepada lansia pada pagi hari tadi setelah vaksin diterima pada subuh. "Langsung kita siapkan lokasinya dan akan didistribusikan di tingkat kota, lalu ke tingkat faskes masing-masing," katanya dikutip Bisnis, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Mengeluh Punya Haters ke Fiki Naki, Mata Dayana Berkaca-Kaca...

Sebelumnya, publik dihebohkan beredarnya link formulir pendaftaran vaksinasi covid-19 untuk lansia di media sosial dan platform perpesanan Whatsapp. Belakangan, diketahui bahwa formulir itu belum sepenuhnya benar.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan link atau tautan yang beredar di masyarakat itu sudah tidak bisa digunakan lagi. Saat ini, katanya, link formulir pendaftaran sekaligus mekanisme pelaksanaannya hanya bisa diunduh di dua website, yakni Kemenkes.go.id dan Covid19.go.id.

"Link yang tersedia di dua website itu sekaligus akan memperbaharui tautan yang beredar di masyarakat sejak tadi pagi. Tautan yang sudah beredar tidak bisa digunakan lagi," tegas Nadia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Bisnis



Berita Terkini Lainnya








Kolom