Jakarta Banjir, 6 Kereta Api ke Jakarta yang Lewat Madiun Batal Berangkat
Petugas sedang memperbaiki rel kereta api setelah terkena banjir. (Istimewa/PT KAI)

Solopos.com, MADIUN -- Enam kereta api dengan tujuan Jakarta yang melintas di wilayah Daops VII Madiun dibatalkan, Senin (22/2/2021). Hal ini sebagai dampak dari banjir yang merendam jalur kereta api antara Kedunggedeh-Lemahabang di wilayah Daops I Jakarta.

Manajer Humas PT KAI Daops VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan enam KA yang melewati wilayah Madiun dan dibatalkan yaitu KA Jayakarta PP, KA Bima PP, dan KA Gajayana PP.

Untuk KA Jayakarta relasi Gambir-Madiun-Surabaya Gubeng seharusnya berangkat dari Stasiun Madiun pada pukul 04.09 WIB. Kemudian KA Gajayana relasi Gambir-Madiun-Malang seharusnya berangkat dari Stasiun Madiun pukul 03.20 WIb. Sementara KA Bima relasi Gambir-Madiun-Surabaya Gubeng seharusnya berangkat dari Stasiun Madiun pukul 02.15 WIB.

Baca juga: Beda dari yang Lain, Pak Tain Tak Beli Mobil Meski dapat Rezeki Nomplok dari Kilang Minyak

KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Jombang-Madiun-Gambir seharusnya tiba di Stasiun Jombang pukul 15.30 WIB. Lantas KA Bima relasi Surabaya Gubeng-Jombang-Madiun-Gambir seharusnya berangkat dari Stasiun Jombang pukul 18.06 WIB. KA Gajayana relasi Malang-Blitar-Madiun-Gambir seharusnya berangkat dari Stasiun Blitar pukul 15.57 WIB.

Ixfan menuturkan hingga Senin pagi jalur kereta api antara Kedunggedeh-Lemahabang masih dalam perbaikan oleh petugas di lapangan karena pondasinya tergerus banjir.

“Saat ini kondisi jalur belum aman untuk perjalanan KA. Sehingga perjalanan KA yang melalui jalur lintas Kedunggedeh-Lemahabng pada keberangkatan tanggal 22 Februari belum bisa dioperasikan,” kata dia.

Baca juga: Heboh Beli Kafe Bonus Istri di Blitar, Harganya Rp2,9 Miliar

Kembalikan Uang Tiket

PT KAI menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Saat ini petugas sedang berupaya semaksimal mungkin supaya jalur KA bisa segera dioperasikan.

Untuk mempercepat proses perbaikan, KAI menurunkan alat berat berupa mesin profile ballast regulator yang berfungsi untuk mengembalikan pondasi jalur KA seperti sedia kala.

Penumpang yang perjalanan KA-nya dibatalkan telah dihubungi contact center KAI121 untuk diinfokan terkait pengembalian tiketnya. “KAI akan mengembalikan 100% uang tiket bagi penumpang yang perjalanan kereta apinya dibatalkan. Pembatalan dapat dilakukan di seluruh stasiun penjualan tiket KA jarak jauh atau lokal hingga 30 hari setelah tanggal keberangkatan,” ujar Ixfan.



Berita Terkini Lainnya








Kolom