Jajal Jalur "Tak Biasa" Ngargoyoso ke Tawangmangu Pakai Trail, Bupati Karanganyar Takjub
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan rombongan menikmati pemandangan alam dengan mengendarai trail di jalur Tawangmangu-Ngargoyoso, Karanganyar, Senin (21/9/2020). (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bupati Karanganyar, Juliyatmono, takjub menyaksikan pemandangan alam di sepanjang jalur penghubung Kecamatan Tawangmangu dan Ngargoyoso, Karanganyar.

Jalur yang melintasi beberapa objek wisata andalan Karanganyar itu memang belum sempurna. Ada beberapa titik yang hanya bisa dilalui dengan sepeda motor. Namun, pemandangan alamnya sungguh luar biasa.

Untuk perjalanan menikmati pemandangan alam sepanjang Ngargoyoso ke Tawangmangu kali ini, Bupati Karanganyar menggunakan motor trail.

3 Bulan Jadi Sukarelawan Covid-19, Polisi Kelahiran Sragen ini Meninggal Terpapar Corona

Juliyatmono mengendarai trail dari Ngargoyoso ke Tawangmangu bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar, Senin (21/9/2020). Saat berbincang dengan wartawan di sela-sela aktivitasnya di Astana Giribangun, Karanganyar, pada Rabu (23/9/2020), dia mengisahkan pengalaman serunya tersebut.

Perjalanan Bupati dimulai dari Desa Karang di Kecamatan Karangpandan menyusuri jalan perkampungan hingga Telaga Madirda di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.

Dari Telaga Madirda, rombongan menyusuri jalan cor beton hingga kawasan Camping Resort di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Jalan cor beton itu hanya muat dilewati kendaraan roda dua. Jalan itu, menurut Juliyatmono, sering digunakan petani untuk ke sawah.

Pengusaha di Jateng Minta Pemerintah Tak Naikan UMK 2021, Ini Alasannya

Tebing yang Indah

"Asyik. Bagus sekali [pemandangan]. Pinggirnya tebing-tebing indah sekali. Cakep. Dari Telaga Madirda sampai atas masih bisa dilalui mobil. Yang separuh perjalanan lagi sampai bumi Camping Resort hanya bisa dilalui sepeda motor," kata dia.

Terkait kemungkinan dikembangkan menjadi potensi wisata, politikus Partai Golkar itu menyebut masih membutuhkan sentuhan infrastruktur cukup banyak. Misalnya, pembuatan badan jalan dari Ngargoyoso menuju Tawangmangu.

Beri Pernyataan Mengharukan di Sidang Umum PBB, Ini Isi Pidato BTS

"Mungkinkah? Saya ajak berpikir infrastruktur itu coba dikaji supaya jalan ke objek wisata di Ngargoyoso dan Tawangmangu bisa terkoneksi. Kalau dari Telaga Madirda ada jalan yang bisa dibuka sampai Tawangmangu itu asyik," ujar dia.

Di sisi lain, upaya memperpendek akses dari Tawangmangu ke Ngargoyoso dan menyambungkan sejumlah objek wisata di Karanganyar membutuhkan biaya besar. Bupati mengakui pembangunan infrastruktur membutuhkan dana besar.

Dana tidak cukup jika hanya mengandalkan investor dan dana desa. Meski demikian, masyarakat tetap bisa menikmati pemandangan alam di sepanjang jalur itu dengan sepeda motor.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom