Kategori: Jateng

Jaga Simbah dari Wabah, Cara Warga Gunungkidul DIY Lindungi Lansia


Solopos.com/Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo

Solopos.com, GUNUNGKIDUL -- Warga Gunungkidul, DIY, punya cara spesial untuk mencegah warga lanjut usai (lansia) terpapar Covid-19, yakni melalui Jaga Simbah dari Wabah.

Program yang digagas Rumah Zakat ini sudah berjalan di Desa Ramah Lansia Kalurahan Pacarejo, Kapanewon, Semanu, Gunungkidul, DIY.

Program Jaga Simbah dari Wabah sebagai wujud kepedulian kepada warga lansia yang tergolong kelompok rentan terpapar Covid-19. Berbagai unit kegiatan telah dirasakan manfaatnya oleh para lansia.

Karantina Pemudik di Solo Dimulai, Ini Penjelasan Wali Kota

Di antaranya, home visit atau kunjungan ke rumah lansia disertai layanan pemeriksaan kesehatan cek tensi, timbang berat badan, cek metabolik meliputi cek kolesterol, asam urat, dan gula darah. Selain itu, ada pemberian makanan tambahan (PMT).

Rumah Zakat juga telah membuat Kebun Gizi Lansia yang dikelola dan dirawat oleh lansia.

Kegiatan yang merupakan bagian program Jaga Simbah dari Wabah ini untuk menambah aktivitas para simbah sehingga tetap bisa beraktivitas dan sehat di tengah pandemi. Lewat kegiatan tersebut mereka juga mendapatkan aneka sayuran hasil panen Kebun Gizi Lansia.

Hati-Hati Warga Wonogiri! Ada Potensi Bencana Tanah Gerak dan Gelombang Tinggi Pantai Selatan

Era New Normal

Memasuki era new normal sekitar September 2020, para lansia setiap bulan rutin melaksanakan kegiatan terpusat di Pos Lansia Husnul Khotimah di area Kebun Gizi Lansia di Dusun Jetis Kulon, Kalurahan Pacarejo.

Para lansia mendapatkan pelayanan kesehatan berupa cek tensi, timbang berat badan, ukur tinggi badan, cek metabolik meliputi cek kolesterol, asam urat, gula darah, dan PMT buah-buahan.

Khusus untuk Minggu (20/12/2020) para simbah peserta program Jaga Simbah dari Wabah diajak untuk memulai senam lansia. “Tujuannya agar para simbah semakin sehat dengan banyak melakukan gerakan sekaligus terhibur dengan iringan musik yang mengasyikan,” ucap Fasilitator Rumah Zakat, Desa Pacarejo, Ratno, kepada Harian Jogja, Minggu.

Patut Ditiru! SD dan SMP di Jawa Tengah Ini Bagikan Rapor Secara Drive Thru

Selama senam lansia, para simbah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan jaga jarak, kemudian tensi dan berat badannya.

Setelah senam lansia, para simbah diajak memanen kangkung untuk dibawa pulang simbah. Sambil istirahat dan mengikuti acara pembagian PMT berupa buah jeruk medan super dan sembako,

"Selanjutnya Rumah Zakat sedang mengupayakan pengadaan fasilitas taman lansia [playground] agar para simbah semakin banyak aktivitas yang menyenangkan dan menyehatkan,” ucapnya.

Share