Kategori: Karanganyar

Jaga Paseduluran, Ratusan Pendekar Silat Apel Bareng Bupati Karanganyar di Alun-Alun


Solopos.com/Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR – Ratusan pendekar dari 11 perguruan silat diKaranganyar berkumpul di Alun-Alun pada Jumat (14/8/2020). Mereka mengikuti Apel Besar dan Baksos dalam rangka HUT ke-75 RI.

Kegiatan itu mengusung tema Mempererat Persatuan dan Kesatuan, Nasionalisme melalui Perguruan Pencak Silat Kabupaten Karanganyar. Mereka diingatkan tentang pentingnya persaudaraan untuk menjaga nasionalisme, persatuan, dan kesatuan di Karanganyar.

Apel tersebut diikuti sekitar 600-an orang pendekar silat dan sejumlah pihak, seperti TNI/Polri, Satpol PP, Dishub Karanganyar, dan DLH Karanganyar. Acara ini digelar Jumat pagi mulai pukul 07.40 WIB hingga 08.30 WIB.

Buntut Ricuh Kampung Mertodranan, Polresta Solo Razia di 3 Lokasi Ini 

Apel besar itu merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah diselenggarakan di Mapolres Karanganyar pada Rabu (12/8/2020). Acara berjudul Silaturahmi Forkopimda Kabupaten Karanganyar dengan Ketua Pencak Silat Kabupaten Karanganyar Dalam Rangka Menyambut HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020.

Perwakilan Pendekar

Perwakilan pendekar dari 11 perguruan silat di Karanganyar yang menghadiri agenda itu adalah PSH Teratai, PSH Winongo, Merpati Putih, Tapak Suci, Cempaka Putih, Persinas ASAD, Pagar Nusa, Kumbang Malam, IKSPI, Perisai Diri, dan PS Hasta Manunggal.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bertindak sebagai pimpinan apel hari itu. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyampaikan sejumlah poin. Dia menggarisbawahi hubungan antarpendekar di Kabupaten Karanganyar dengan sebutan paseduluran.

Misteri Harimau Jawa, Pernah Muncul di Alas Kethu Wonogiri 

"Bila negara darurat, saudara sekalian menjadi garda terdepan membela bangsa. Karena kita bangsa yang besar dan menjunjung tinggi paseduluran. Terima kasih atas kebersamaan. Mari lakukan sesuatu menjaga detik-detik proklamasi dan setelahnya di Karanganyar ini kondusif, ramah untuk siapapa pun, dan ingat tidak melakukan tindakan hukum sendiri," kata Bupati saat memberikan sambutan.

Bersih-Bersih

Setelah apel besar, ratusan orang itu melanjutkan kegiatan membersihkan lingkungan Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Taman Pancasila, lingkungan Gor R. M. Said, dan lingkungan masing-masing. Yuli, sapaan akrab Bupati Karanganyar, menyebut kegiatan membersihkan sampah di lingkungan ini sebagai wujud persiapan lahir dan batin.

"Ini inisiatif Pak Kapolres dan kesepakatan bersama seluruh perguruan silat di Kabupaten Karanganyar. Bersama-sama menunjukkan kebersamaan, persatuan, kesatuan warga Karanganyar. Ini sinergitas dan kesungguhan kami menjaga peringatan HUT ke-75 RI agar tetap kondusif, nyaman di tengah pandemi Covid-19," ungkapnya.

Lumpia Sami Jaya, Kuliner Legendaris di Malioboro Jogja

Perjuangan Pahlawan

Pada akhir sambutan, Yuli mengingatkan perjuangan pahlawan saat merebut kemerdekaan. Dia berharap seluruh pendekar silat di Karanganyar mengisi kemerdekaan dengan menjaga kerukunan.

"Perguruan silat, pendekar, mari tunjukkan kepada masyarakat betapa rukun, bersinergi, saling mendukung. Kebersamaan ini harus ditularkan hingga RT. Betapa susah merebut kemerdekaan. Kami percaya masing-masing bisa melakukan. Terima kasih masyarakat Karanganyar atas kebersamaan ini,” tandasnya.

Viral Video Kades Karaoke Peluk-Pelukan Sama Istri Kadus

Hal senada disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi. Kapolres menaruh harapan besar terhadap kegiatan tersebut.

"Ini bisa mempererat silaturahmi, persatuan dan kesatuan, nasionalisme seluruh pendekar di Kabupaten Karanganyar. Selain apel, kami juga mengajak pendekat di Lemah Lawu ini untuk ikut serta membersihkan lingkungan sekitar bersama-sama, Jumat Bersih," ujar Kapolres melalui siaran pers yang diterima Solopos.com.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita