Liverpool v Leicester City, Anfield, Liverpool, Britain, 5 Oktober 2019. (Reuters/Carl Recine)

Solopos.com, LIVERPOOL — Skuad Liverpool menatap jadwal padat hingga akhir 2019. Ditambah beberapa pemain kunci yang cedera serta belum fit 100% membuat mentalitas The Reds (Si Merah) diuji.

Ujian pertama akan datang dari Brighton di Anfield Stadium, Sabtu (30/11/2019) malam WIB. Penyerang Liverpool, Sadio Mane, menyakini mentalitas timnya akan menjadi faktor yang memengaruhi hasil akhir. Setelah menjamu Brighton, Liverpool akan menghadapi sembilan pertandingan dalam empat kompetisi selama Desember 2019.

Termasuk laga penentuan perebutan tiket 16 besar Liga Champions di kandang RB Salzburg. Kelelahan menjadi ancaman utama bagi pilar-pilar Liverpool, termasuk trisula lini depan, Mane-Mohamed Salah-Roberto Firmino. Mane sudah menjalani 131 pertandingan untuk klub dan timnas sejak 2017/18, Salah memainkan 133 laga, sedangkan Firmino membuat 149 penampilan.

"Terus terang, aku pikir semuanya bergantung pada apa yang ada di dalam kepala," ucap Mane dikutip dari guardian.com, Jumat (29/11/2019).

"Rasa lelahnya ada di kepala, selama badan pulih dengan benar kupikir tidak masalah bagi kami untuk tampil di setiap pertandingan. Jika tim membutuhkan kami, dan pelatih butuh kami, aku rasa kami akan bermain dan membantu tim. Aku ada di sini bekerja setiap hari agar siap untuk beraksi setiap hari."

Mane telah mencetak 17 gol dalam 16 pertandingan di Anfield sejak awal musim lalu. Sementara itu, Salah selalu mencetak gol pembuka Liverpool saat melawan Brighton dalam tiga pertemuan terakhir.

Di sisi lain, pertandingan melawan Brighton tak sekadar jadi peluang Liverpool memantapkan posisi mereka, namun juga berpotensi menyamai rekor laju tak terkalahkan masa lalu. Rekor bagus mendukung Liverpool melanjutkan tren kemenangan. Dalam tujuh pertemuan terakhir dengan Brighton di seluruh kompetisi, Mohamed Salah dkk. selalu menang dengan menceploskan 22 gol dan hanya kemasukan lima gol.

Menurut catatan Opta, Liverpool kali ini sudah melaju tidak terkalahkan dalam 30 pertandingan di Liga Premier Inggris dengan mendulang 25 kemenangan. Apabila terhindar dari kekalahan saat bertemu Brighton, Liverpool akan menyamai laju tidak terkalahkan terpanjang klub di sepak bola level teratas (31), yang pernah dicapai pada Mei 1987-Maret 1988.

Liverpool kian berada di atas angin mengingat rekor tandang Brighton yang buruk. Dalam lima pertandingan di kandang lawan pada musim ini, Brighton tidak pernah menang, empat di antaranya kalah.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten