Penumpang berdesak-desakan di dalam Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) di Stasiun Solo Balapan, Solo, Senin (26/6/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Jadwal baru kereta api (KA) Prameks yang berlaku per 1 Desember 2019 menuai kritik dari para pengguna atau Pramkers.

Para Pramekers mengeluhkan jadwal baru itu khususnya untuk keberangkatan sore hari yang terlalu mepet dengan jam pulang kerja. Sedangkan untuk jadwal pagi, Pramekers tak mempermasalahkannya.

Salah satu Pramekers, Nuraini, mengaku senang dengan perubahan jadwal KA lokal ini khususnya untuk jadwal pagi. Pekerjaannya sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi di Jogja membuatnya harus berangkat sepagi mungkin.

“Kalau jadwal terbaru yang pagi saya senang karena dimajukan. Misalnya, jadwal pertama dari pukul 05.30 WIB maju menjadi pukul 05.15 WIB lalu sampai Jogja yang semula tiba pukul 06.42 WIB maju jadi pukul 06.25 WIB. Saya jadi punya waktu yang lebih longgar sebelum mengajar pukul 07.30 WIB,” ujarnya kepada Solopos.com, Rabu (20/11/2019).

Berubah Mulai 1 Desember, Ini Jadwal Baru KA Prameks

Namun demikian, perempuan asal Solo ini mengeluhkan jadwal KA Prameks dari Jogja ke Solo untuk keberangkatan sore hari. Sebelumnya, ia pulang sesuai jadwal dengan kereta dari Jogja pukul 16.05 WIB yang sangat mepet dengan waktu habisnya jam kantor.

Kini jadwal tersebut malah dimajukan menjadi pukul 15.55 WIB. Sementara jika memilih pulang setelah jam tersebut, ia mesti menunggu lama hingga pukul 18.50 WIB yang diundur menjadi pukul 18.55 WIB.

Nur menyayangkan ketiadaan jadwal kereta pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB. Padahal menurut dia saat sore hari atau jam pulang kerja penumpang yang menggunakan kereta lebih banyak dua kali lipat dibanding pagi hari.

"Semestinya jadwal digeser sore hari saja karena penumpang yang butuh lebih banyak. Makanya saya kerap kehabisan tiket KA Prameks saat pulang, terlebih saat weekend,” imbuhnya.

Demam Babi Afrika Bikin Peternak Soloraya Resah

Hal serupa diungkapkan Alfi. Dosen perguruan tinggi negeri di Jogja ini senang dengan jadwal kereta yang dimajukan untuk pagi hari.

Akan tetapi, ia sebenarnya berharap jadwal kereta terakhir dari Jogja bisa lebih malam lagi untuk mengakomodasi mereka yang pulang telat karena lembur kerja dan sebagainya.

“Kalau yang pagi senang saja karena lebih pagi dari sebelumnya. Jadi saya enggak takut telat atau biar jalannya ke kampus lebih santai. Cuma yang terakhir malam itu, kenapa enggak sekalian lebih malam supaya orang Solo yang lembur kerja atau keperluan lain bisa tetap menggunakan kereta api untuk pulang,” paparnya.

Karyawan swasta asal Solo yang bekerja di Jogja, Faiz, juga setuju dengan perubahan jadwal keberangkatan KA Prameks pagi hari. Akan tetapi, semestinya jadwal untuk sore hari diperbanyak berbarengan dengan jam pulang kerja.

Digugat Penjual Soto, RS Mata Solo: Biar Nanti Dibuktikan Di Persidangan!

“Kereta pukul 15.55 WIB itu belum jam pulang kerja. Sementara kalau menunggu setelahnya terlalu lama. Kenapa saat sore hari jamnya tidak ditambah karena yang memakai juga semakin banyak. Makanya kami sering kehabisan tiket karena saking banyaknya yang menggunakan kereta,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Solopos.com, jadwal baru KA Prameks yang terakhir berangkat dari Kutoarjo sebelumnya pukul 18.50 WIB menjadi pukul 18.55 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan perubahan jadwal KA Prameks itu untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan.

“Perubahan jadwal pada KA Prameks ini lantaran adanya penerapan Gapeka [Grafik Perjalanan Kereta Api) 2019. Ada yang maju dari jadwal sebelumnya, dari 5 menit sampai 1 jam 55 menit, sementara yang mundur dari 5 menit hingga 27 menit,” jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten