Kategori: Solo

Jadi Wali Kota Solo, Gibran Ternyata Masih Punya Utang KPR, Ini Nilainya


Solopos.com/Kurniawan

Solopos.com, SOLO -- Gibran Rakabuming Raka, 33, yang baru dilantik sebagai Wali Kota Solo pada Jumat (26/2/2021) tak hanya memiliki harta berlimpah tak juga utang yang tak bisa dibilang sedikit.

Gibran tercatat mempunyai utang senilai Rp895.586.004. Utang itu tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) rilisan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun lalu.

Berdasarkan catatan Solopos.com, Gibran saat masih menjadi calon Wali Kota mengakui mempunyai utang sebesar itu. Menurutnya, utang itu dari kredit dua rumah yang ia beli menjelang pernikahan dengan Selvi Ananda.

Baca Juga: 2 Hajatan Dibubarkan Tim Gabungan Pemkab Boyolali, Sejumlah Orang Dites Antigen

“KPR, rumah saya utang. Saya KPR rumah 10 tahun atau 15 tahun. Belinya pas saya menikah dulu,” ujarnya waktu itu.

Gibran menjelaskan dua rumah yang ia belinya dengan cara utang atau kredit tersebut bukan rumah yang saat ini ia tinggali bersama istri dan anak-anaknya di Solo. “Ini sudah berjalan sekitar lima tahun. Rumah itu beda dengan yang saya tinggali sekarang ini,” sambungnya.

Gibran mengatakan sempat menempati rumah yang ia beli secara kredit itu sebelum akhirnya pindah dan tinggal di rumahnya sekarang di Sumber, Banjarsari. “Dua rumah itu saya beli sebelum saya pindah ke rumah sekarang. Mesake ta, isih KPR,” ungkapnya.

Baca Juga: PKS Solo Sebut Gibran Bisa Maju Pilkada DKI Jakarta, Asal...

Mencetak Sejarah

Ihwal harta kekayaannya yang tercatat mencapai Rp21.152.810.130, Gibran mengaku memperolehnya dari berbagai usaha yang ia rintis selama menjadi pengusaha. “Salah satunya Markobar, juga perusahaan-perusahaan lain. Yang namanya pengusaha pasti punya utang lah,” imbuhnya.

Sebagaimana diinformasikan, Gibran mencetak sejarah sebagai sosok pertama putra Presiden RI yang menjadi kepala daerah. Alhasil, figur yang selama ini bekerja sebagai pengusaha kuliner itu menjadi sorotan banyak pihak, terutama sepak terjangnya sebagai Wali Kota Solo.

Baca Juga: Keluarga Korban Kekerasan Seksual Sukodono Sragen Dibantu Modal Usaha Warung Hik

Publik penasaran dengan komitmen dan kinerjanya sebagai kepala daerah. Pantauan Solopos.com, begitu seusai pelantikan Gibran langsung gaspol menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota. Pada akhir pekan lalu ia bahkan memilih tak ambil libur.

Pada Jumat (26/2/2021) hingga Minggu (28/2/2021) ia aktif blusukan ke sejumlah lokasi dan menghadiri kegiatan. Bahkan pada Sabtu (27/2/2021) malam ia memantau operasi penyakit masyarakat oleh jajaran Polresta Solo di Kestalan dan Gilingan. Dalam operasi tersebut polisi menangkap 36 wanita pekerja seks komersial (PSK).

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih