Jadi Tempat Syuting KKN di Desa Penari, Warga Ketiban Rezeki Nomplok

Warga di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Gunungkidul, seperti ketiban rezeki nomplok saat kampung mereka dijadikan lokasi syuting film KKN di Desa Penari.

 Pemeran hantu cantik Badarawuhi dalam film KKN di Desa Penari, Aulia Sarah. (Instagram/@owliasarah)

SOLOPOS.COM - Pemeran hantu cantik Badarawuhi dalam film KKN di Desa Penari, Aulia Sarah. (Instagram/@owliasarah)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Tempat syuting film KKN di Desa Penari ternyata berada di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Warga setempat pun seperti ketiban rezeki nomplok saat proses syuting film yang kini ramai itu berlangsung.

Ada warga yang mendapatkan uang hingga Rp17 juta karena rumahnya disewa untuk keperluan syuting. Ada juga warga yang menjadi pemain figuran dengan bayaran hingga Rp500.000.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Warga Dukuh Ngluweng, Isti Rahayu, mengatakan kampungnya menjadi tempat syuting film KKN di Desa Penari. Warga pun banyak yang mendapat rezeki tambahan selama proses syuting berlangsung. Ada yang mendapat uang dari penyewaan tempat, menjadi kru film dadakan, hingga menjadi pemain figuran dalam film.

Isti menceritakan ada salah satu warga di Ngluweng yang bahkan mendapat uang Rp17 juta karena rumahnya disewa untuk syuting.

Baca Juga: Lokasi Syuting Film KKN di Desa Penari Ternyata di Gunungkidul

“Salah satu rumah warga kami yang paling tinggi disewa Rp17 juta hanya untuk syuting sekitar sebulan,” kata Isti, Rabu (18/5/2022).

Untuk kru film dadakan, Isti menyebut, warganya dapat honor Rp2 juta. Kru film bertugas membantu-bantu jaga peralatan syuting.

Warga lainnya, Ngatimin, 52, mengatakan rumahnya juga dijadikan tempat syuting film KKN di Desa Penari. Ia diberi uang sewa Rp2,5 juta untuk tiga hari.

“Waktu itu kebetulan tidak banyak aktivitas di rumah jadi bisa digunakan syuting,” katanya.

Baca Juga: TPA Gunungkidul Menggunung, Setiap Hari Sampah yang Masuk Capai 50 Ton

Ngatiman bercerita bapaknya bernama Sutomo juga menjadi pemain figuran dalam film itu. Bapaknya mendapatkan honor sebanyak Rp500.000 dalam perannya menjadi pemain figuran.

“Kalau ada simbah-simbah sepuh sedang mengupas jagung, itu bapak saya. Tapi bapak saya ini sudah meninggal awal tahun,” kata dia.

Uang honor yang diberikan, ujar Ngatimin, cukup banyak. Karena peran bapaknya hanya duduk sambil mengupas jagung dan mengikuti arahan dari sutradara.

Warga lain yang rumahnya disewa untuk keperluan syuting film itu yakni milik Ngadinah. Rumahnya disewa selama sepekan dengan biaya Rp4 juta. Mengenai penentuan harga sewa, dia mengaku dari pihak penyewa yang menentukan.

“Kalau di film bagian ada ular besar di halaman rumah itu ya di sini [halaman rumah Ngadinah]. Seminggu itu disewa harganya Rp4 juta,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Rumah Warga Gunungkidul Disewa Rp17 Juta untuk Syuting KKN Desa Penari

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

+ PLUS Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

Berita Terkini

Cocok Buat Jalan-Jalan Lur! Prakiraan Cuaca Jogja Selasa: Cerah

prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa (28/6/2022) menurut BMKG.

SMPN 2 Turi Wajibkan Siswi Muslim Berjilbab, Disdik Sleman: Revisi!

Kepala SMPN 2 Turi, Kabupaten Sleman, mengeluarkan aturan wajib jilbab bagi siswi yang beragama Islam.

Gali Model Baru Bisnis Media Digital, AMSI Gelar Diskusi di 2 Kota

AMSI melakukan rangkaian kegiatan yang panjang selama 1,5 tahun terakhir dimulai dari assesment anggota AMSI.

Kecamatan Terpadat di Kota Jogja, Luasnya Kurang dari 1 KM Persegi

Berikut ini kecamatan terpadat dan tersepi di Kota Jogja menurut data BPS.

Susah Sinyal,Warga Gunungkidul Harus Berjalan 5 KM untuk Akses Internet

Warga desa di Kabupaten Gunungkidul terpaksa harus berjalan hingga 5 km untuk mendapatkan akses internat.

Siap-Siap! Bus Sekolah Gratis Segera Mengaspal di Jalanan Sleman

Satu unit bus sekolah akan segera beroperasi di jalanan Sleman untuk memfasilitasi pelajar.

Waspada! 4 Anak di Jogja Jadi Korban Pelecehan Seksual

Empat anak di Kota Jogja menjadi korban pelecehan seksual oleh dua pelaku berbeda dengan modus iming-iming uang.

Ini Syarat Menjadi Abdi Dalem Keraton Jogja, Tertarik?

Berikut ini syarat untuk menjadi abdi dalem Keraton Jogja.

Dua Risiko Tsunami Pantai Selatan Yogyakarta

Berdasarkan hasil penelitian, deretan pantai di Yogyakarta terbagi menjadi dua zona risiko tsunami sesuai jenis pantainya karena lokasinya yang keberadaan zona megathrust selatan Jawa, bagian dari zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Abdi Dalem Keraton Jogja Juga Ada Jenjang Karier, Begini Urutannya

Abdi dalem Keraton Yogyakarta ternyata memiliki jenjang karier yang bisa diajukan dalam waktu tertentu.

Abdi Dalem Keraton Jogja Pernah Digaji Rp500 per Bulan

Abdi dalem Keraton Jogja ternyata pernah digaji hanya Rp500 per bulan.

Gaji Abdi Dalem Keraton Jogja di Bawah UMR?

Jumlah gaji abdi dalem Keraton Jogja sangat sedikit, bahkan jauh di bawah UMR.

Prakiraan Cuaca Jogja Senin: Berawan Pagi-Siang, Hujan pada Sore Hari

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin (27/6/2022).

Masih Siaga! Gunung Merapi Luncurkan Lava 70 Kali Sepekan Terakhir

Dalam sepekan terakhir, Gunung Merapi tercatat meluncurkan lava sebanyak 70 kali.

Pemkab Gunungkidul Ajukan Rp500 Juta untuk Penanganan PMK

Pemkab Gunungkidul mengusulkan anggaran ratusan juta rupiah untuk penanganan kasus PMK.

Puluhan PMI Asal Gunungkidul Segera Berangkat, Ini Negara Tujuannya

Puluhan warga Gunungkidul yang akan bekerja ke luar negeri akan segera berangkat tahun ini.