Komunitas Keselamatan Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Weleri. (Istimewa)

Solopos.com, KENDAL — SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) merupakan sekolah binaan Honda dalam hal safety riding atau keselamatan berkendara. Sekolah tersebut merupakan salah satu di antara banyak sekolahan yang masuk dalam program Sekolah Safety Riding Mandiri (SSRM) Astra Motor Jateng.

Dengan menjadi SSRM Astra Motor Jateng, SMK Muhammadiyah 3 Weleri kini memiliki Komunitas Keselamatan Sekolah (KKS). Demi mengetahui kemampuan anggota KKS, Astra Motor Jateng melakukan auditi di SMK Muhammadiyah 3 Weleri.

Kegiatan audit itu diawali sambutan dari kepala sekolah SMK Muhammadiyah 3 weleri yang diwakili Waka Kesiswaan dan sambutan dari Pembina SSRM Astra Motor Jateng, Suko Edi.

Pelantikan anggota dan pengurus KKS SMK Muhammadiyah 3 Weleri. (Istimewa)

Dalam sambutannya, Suko Edi mengajak segenap warga sekolah untuk mampu menerapkan program SSRM dengan baik agar tercipta budaya keselamatan berkendara di lingkungan sekolah. Dengan begitu maka diharapkan akan tercipta sekolah yang aman. Setelah rangkaian sambutan diutarakan, dilaksanakan re-organisasi dengan melantik anggota dan pengurus KKS yang baru.

Kegiatan audit Astra Motor Jateng itu dilanjutkan dengan edukasi safety riding yang menyertakan anggota KKS SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Kegiatan edukasi yang diikuti 80 pelajar itu dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi teori di dalam ruangan serta sesi praktik di luar ruangan.

Simulasi ujian praktik SIM C di SMK Muhammadiyah 3 Weleri. (Istimewa)

Pada pemberian teori, siswa dipaparkan segala hal tentang data kecelakaan, akibat kecelakaan, potensi bahaya saat berkendara, perlengkapan berkendara, pengecekan sepeda motor, dan cara berkendara yang baik dan benar. Pemberian teori itu juga diwarnai pertanyaan dari para peserta.

Sesuai teori, peserta diajak untuk melakukan simulasi ujian praktik SIM C. Mereka diajarkan tentang riding gear atau perlengkapan berkendara dan postur berkendara yang benar. Anggota KKS SMK Muhammadiyah 3 Weleri kemudian mempraktikan cara mengendarai sepeda motor di lapangan ujian praktik SIM C yang dimiliki SMK tersebut. Mulai dari trek angka delapan, terek U-turn, dan teknik pengereman dilakukan anggota KKS.

Lomba papan keseimbangan di SMK Muhammadiyah 3 Weleri. (Istimewa)

Setelah praktik simulasi SIM C, diadakan lomba narrow plank atau papan keseimbangan. Untuk peserta yang terlama di atas narrow plank akan mendapat hadiah helm dari Astra Motor Jateng.

Di lomba tersebut, peserta diminta mengendarai sepeda motor di atas papan keseimbangan. Saat menjalani lomba, kaki peserta tidak boleh terangkat, kaki tidak boleh turun dari sepeda motor, dan sepeda motor tidak boleh turun dari narrow plank. Audit Astra Motor Jateng di SMK Muhammadiyah 3 Weleri itu ditutup dengan foto bersama.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten