Jadi Perguruan Silat Besar di Indonesia, Ini Perbedaan PSH Terate & PSH Winongo

Berikut ini beberapa poin perbedaan antara PSH Terate dan PSH Winongo yang belum banyak orang tahu.

 Tugu PSHT dan PSHW berdampingan. (Twitter @22Indonesia)

SOLOPOS.COM - Tugu PSHT dan PSHW berdampingan. (Twitter @22Indonesia)

Solopos.com, MADIUN — Masyarakat mungkin sudah akrab dengan dua perguruan silat yang memiliki nama hampir mirip ini, yaitu Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo atau PSHW. Kedua perguruan silat itu sama-sama memiliki padepokan pusat di Kota Madiun, Jawa Timur.

Meskipun memiliki nama yang hampir mirip, tetapi kedua perguruan silat ini memang kerap kali terlibat dalam perseturuan. Keduanya termasuk perguruan silat yang memiliki jumlah anggota cukup banyak dan tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Padepokan Pusat PSHT berada di Jl. Merak No. 10, Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Sedangkan Padepokan Pusat PSHW berada di Jl. Doho No. 123, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Namun, ternyata secara mendasar ada beberapa perbedaan antara PSHT dengan PSHW. Dikutip dari berbagai sumber dan wawancara dengan beberapa anggota kedua perguruan silat tersebut, ini beberapa poin perbedaan keduanya:

Baca Juga: Berpusat di Madiun, Ini Ajaran & Sejarah Berdirinya PSH Winongo

  1. Pendiri

PSHT: Didirikan oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo pada tahun 1922 di Madiun.

PSHW: Didirikan oleh Raden Djimat Hendro Soewarno pada tahun 1966 di Madiun.

  1. Sabuk

Kedua perguruan silat ini memiliki warna seragam yang sama yaitu hitam. Namun, untuk sabuknya memiliki perbedaan.

PSHT: warga baru akan mengenakan sabuk berwarna putih atau kain mori. Sedangkan letak ikatannya ada di sebelah kiri.

PSHW: warga baru akan mengenakan sabuk berwarna kuning. Sedangkan letak ikatannya ada di sebelah kanan.

Baca Juga: Seorang Wanita Meninggal Tertabrak KA Singasari di Madiun, Begini Kronologinya

  1. Pengesahan warga baru

PSHT: setiap siswa atau calon anggota baru akan menjalani latihan terlebih dahulu antara satu hingga dua tahun. Setelah itu siswa akan menjalani tes akhir untuk dinyatakan lolos atau tidak. Setelah dinyatakan lolos, siswa tersebut akan disahkan sebagai warga baru.

PSHW: setiap calon anggota baru terlebih dahulu disahkan sebagai warga PSHW, setelah itu baru mengikuti latihan. Secara prinsip, ilmu Setia Hati hanya boleh diketahui warganya. Untuk itu, sebelum menjadi warga belum bisa mempelajari ilmu-ilmu Setia Hati.

  1. Tempat Pengesahan

PSHT: calon warga bisa disahkan di tingkat cabang dan tidak harus di pusat Madiun.

PSHW: seseorang yang ingin menjadi warga harus datang ke padepokan pusat PSHW di Kota Madiun untuk disahkan atau dikecer.

Baca Juga: Wali Kota Madiun Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip

  1. Pengenalan saudara

PSHT: sangat menjunjung tinggi adanya hirarki anatar pelatih dan siswa. Di perguruan silat ini juga ada yang namanya saudara seorganisasi.

PSHW: tidak ada namanya saudara seorganisasi, di PSHW adanya saudara seasuhan. Sedangkan panggilan kepada anggota baru atau lama dengan sebutan saudara tua dan saudara muda.

Itu beberapa poin perbedaan antara kedua perguruan silat terbesar di Indonesia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bus Masuk Jurang di Sarangan Sebabkan 7 Orang Meninggal, Polisi: Termasuk Sopir

      Bus yang mengangkut rombongan wisata asal Semarang mengalami kecelakaan maut, masuk jurang saat hendak menuju ke Telaga Sarangan, Magetan, Jatim.

      Semeru Erupsi, Warga 2 Desa di Lumajang Mengungsi

      Sebagian warga di dua desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022).

      Semeru Erupsi, Malang Diguyur Hujan Abu

      Erupsi Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) dini hari, menyebabkan hujan abu di wilayah Ampelgading, Kabupaten Malang.

      Operasi Gangster di Surabaya, 12 Remaja Bawa Sajam Ditangkap

      Operasi gabungan digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), untuk memberantas gangster dan aksi tawuran yang belakangan marak.

      Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Sarangan, 7 Orang Dilaporkan Meninggal

      Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan maut dengan terjun ke jurang saat melaju di Jalan Raya Sarangan - Tawangmangu.

      Gunung Semeru Kembali Erupsi, BPBD Imbau Warga Tidak Beraktivitas

      Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang kembali mengalami erupsi pada Minggu (4/12/2022).

      Gunung Semeru Erupsi di Tanggal yang Sama Tahun Lalu 4 Desember 2021

      Tepat satu tahun lalu, 4 Desember 2021 Gunung Semeru meletus dan pada hari ini gunung tertinggi di Pulau Jawa mengalami erupsi.

      Erupsi Gunung Semeru Sejak 1818 Sampai Sekarang

      Gunung Semeru merupakan salah satu gunung api aktif tipe A yang tercatat mengalami erupsi kali pertama pada 1818.

      Video Detik-detik Gunung Semeru Erupsi, Terekam Jelas Luncuran Awan Panas

      Berikut ini terdapat video detik-detik Gunung Semeru erupsi pada Minggu (4/12/2022) dini hari tadi.

      Erupsi dan Keluarkan Awan Panas, Status Gunung Semeru Siaga Level III

      Erupsi pada Minggu (4/12/2022) dini hari dan mengeluarkan awan panas, status Gunung Semeru tetap di siaga level III.

      Gunung Semeru Erupsi, Keluarkan Awan Panas Setinggi 1,5 Kilometer

      Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (4/12/2022) dini hari dan semburkan awan panas sejauh 1,5 km.

      Umpo Jadi Lokasi Muswil Ke-16 Muhammadiyah Jatim, Siap Sambut Ribuan Peserta

      Universitas Muhammadiyah Ponorogo akan menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah Muhammadiyah ke-16 Jawa Timur.

      Cerita Operator Alat Berat di TPA Madiun, Tenang Bekerja Berkat BPJamsostek

      Para pekerja yang mengoperasikan alat berat di TPA Winongo, Kota Madiun, kini tidak lagi cemas setelah mereka terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

      Cocok Buat Jalan-Jalan! Madiun Diprediksi Cerah Berawan Sabtu Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu 3 Desember 2022.

      Gelar BST di Desa Slambur, Bupati Madiun: Datang untuk Selesaikan Masalah Warga

      Bupati Madiun Ahmad Dawami memimpin langsung Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Slambur, Kecamatan Geger.