Jadi PDP Covid-19, Bayi 3 Bulan Asal Madiun Meninggal Dunia
ilustrasi virus corona (freepik.com)

Solopos.com, MADIUN - Seorang bayi berusia tiga bulan asal Madiun meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19, Sabtu (17/5/2020) malam.

Bayi perempuan asal Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun itu meningal di RSUD dr. Soedono Madiun. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun, Noor Aflah, mengatakan bayi perempuan berusia tiga bulan itu meninggal dunia dalam status PDP.

Bukan Tertular Saat Tarawih, 1 Jemaah Masjid Joyotakan Solo Positif Corona Jadi PDP Sebelum Ramadan

Pasien ini dinyatakan PDP setelah rapid test-nya dinyatakan reaktif. Dia menyampaikan di Kota Madiun sejauh ini total PDP ada 14 orang. Dari jumlah itu, 10 orang hasil tes swab-nya negatif dan tiga orang meninggal dunia.

"Bayi perempuan ini belum sempat dites swab," kata Aflah, Minggu (17/5/2020) malam WIB.

Kerangka di Puhpelem Wonogiri Diduga Mayat Wanita, Ditemukan Rambut Panjang hingga Baju Dalam

Ibu bayi tersebut sebelumnya tak masuk kategori PDP. Namun, dengan meninggalnya sang bayi, status ibu belum ditindaklanjuti. Belum ada konfirmasi dari tim medis terkait hal itu.

Lahir di Bandung

Berdasarkan keterangan keluarga, bayi ini lahir di Bandung dan saat usia satu bulan dibawa ke Madiun. Bayi ini awalnya alergi susu dan dibawa ke RSUD Sogaten.

"Awalnya dirawat di RSUD Sogaten kemarin. Status PDP nya baru kemarin. Terus meninggal dunia malamnya," jelas dia.

Update Data Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Tembus 17.520, Sembuh Capai 4.129

Data persebaran kasus Covid-19 di Kota Madiun per 17 Mei 2020, orang dalam risiko (ODR) sebanyak 1.139, orang tanpa gejala (OTG) 92, orang dalam pemantauan (ODP) 66, pasien dalam pengawasan (PDP) 14, dua positif corona, dan tiga meninggal dunia dengan status PDP.

Tiga orang yang meninggal dunia itu satu orang dari Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, satu orang dari Kelurahan Oro-Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo, dan satu orang dari Kelurahan Josenam Kecamatan Taman.

Besok Senin, Pasar Juwangi Boyolali Disasar Rapid Test Massal, Imbas 2 Pedagang Positif Corona



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom