Jadi Kota Terbaik Peduli Anak 2021, Ini Yang Sudah Dilakukan Pemkot Jogja

Kota Jogja tahun ini berhasil meraih predikat Kota Peduli Anak terbaik dari KPAI.

 Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Masyarakat Kota Jogja, Sisruwadi (tengah) dan Edy Muhammad (samping kanan Sisruwadi) dalam acara penerimaan penghargaan dari KPAI secara daring di Kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (22/7/2021). (Istimewa/Pemkot Jogja)

SOLOPOS.COM - Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Masyarakat Kota Jogja, Sisruwadi (tengah) dan Edy Muhammad (samping kanan Sisruwadi) dalam acara penerimaan penghargaan dari KPAI secara daring di Kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (22/7/2021). (Istimewa/Pemkot Jogja)

Solopos.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendapat penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Tahun 2021 ini, Jogja menjadi yang terbaik dalam keterpedulian terhadap anak-anak dalam kategori Pemerintah Kota.

Ketua KPAI, Susanto, mengatakan terdapat sepuluh kategori penghargaan yang penilaiannya menggunakan Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (Simep) perlindungan anak. “Simep berbasis digital ini merupakan salah satu inovasi kami agar kegiatan perlindungan anak oleh pemerintah bisa lebih mudah terpantau,” kata Susanto dalam penyerahan Anugerah KPAI 2021 secara daring, Kamis (22/7/2021).

Ini merupakan tahun ke-4 adanya Anugerah KPAI. Ada empat indikator yang menjadi aspek penilaian yakni komitmen, diferensiasi, inovasi, dan dampak. Harapannya dengan penghargaan ini bangkit semangat baru dalam upaya perlindungan anak di seluruh Indonesia. Hal ini lantaran rata-rata capaian indeks perlindungan anak di Indonesia baru mencapai 62,26%.

Baca Juga: Impian Sukoharjo Mewujudkan Kabupaten Layak Anak Lewat 10 Inovasi

“Satu sisi tentu bahagia ada perkembangan yang baik bagi kemajuan perkembangan anak. Tetapi di daerah lain ternyata masih banyak hambatan, terutama menyangkut kekerasan yang dialami anak,” kata Susanto.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Jogja, Edy Muhammad, mengatakan Pemkot Jogja juga mampu meraih Anugerah KPAI sebagai kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak pada tahun 2020.

Namun kala itu masih berada di urutan ke-4. Sedangkan tahun ini berhasil menjadi yang terbaik pertama, dengan urutan berikutnya yaitu Kota Surabaya dan Kota Jakarta Barat.

Baca Juga: Wonogiri Targetkan Tahun Ini Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak

Inovasi dan Komitmen

Pemkot Jogja melakukan berbagai upaya dalam memenuhi hak anak. Selain menyediakan fasilitas dan kebijakan berbasis anak, Pemkot Jogja saat ini juga membangun perlindungan anak berbasis kelurahan. “Sinergi kaitannya dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak juga sangat luar biasa. Mulai dengan aparat penegak hukum, antar OPD hingga bersama masyarakat. KPAI Kota Jogja juga cukup aktif,” kata Edy.

Meski sudah banyak upaya, saat ini Edy masih menaruh perhatian serius terhadap kasus kekerasan yang menimpa anak. Untuk anak laki-laki, kasus kekerasan didominasi masalah fisik, psikis, baru pencabulan. Sedangkan untuk anak perempuan lebih dominan psikis, fisik, baru pencabulan.

Menurut Ketua KPAI Kota Jogja, Sylvi Dewajani, untuk mempertahankan predikat pertama pada tahun depan bukan perkara mudah. Perlu adanya inovasi antar OPD dan masyarakat agar komitmen dalam hal perlindungan anak bisa semakin kuat.

Baca Juga: Jadi Kota Layak Anak di Indonesia, Ini 5 Taman Cantik di Solo yang Cocok Buat Main Si Kecil

“Tahun lalu Kota Jogja masih di urutan empat dan tahun ini mampu menjadi terbaik pertama. Itu cukup luar biasa. Tetapi tantangannya semakin berat karena selalu dibutuhkan inovasi karena jaman juga berkembang. Terlebih di masa pandemi ini kehidupan sosial masyarakat ikut berubah,” kata Sylvi.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pelaksanaan PTM Tingkat SMP Di Kulonprogo Sudah 90 Persen

Capaian angka sebesar 90 persen untuk pelaksanaan PTM di level SMP menjadi angin segar dunia pendidikan di Kulonprogo.

Besok, Sekolah-Sekolah di Sleman yang Gelar PTM akan Di-Swab

Disdik Sleman akan menggelar sampling tes swab bagi siswa dan guru di sekolah yang menggelar PTM. Tes swab ini akan digelar di tiga kapanewon (kecamatan).

Covid-19 Melandai, Penumpang KRL Jogja-Solo Capai 5.488 Orang Per Hari

Jumlah penumpang KRL Jogja-Solo mengalami peningkatan signifikan imbas dari penurunan kasus harian Covid-19 di Kota Jogja dan Solo.

Resmi Dab! Anak Usia 12 Tahun di Sleman Boleh Berwisata & ke Bioskop

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman secara resmi telah mengizinkan anak usia 12 tahun ke bawah masuk ke tempat wisata dan nonton bioskop.

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Tertangkap, Ini Identitasnya

Polres Sleman akhirnya menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang perempuan di daerah Moyudan.

Korban Tabrak Lari di Sleman Meninggal, Pelaku Tinggalkan Mobil di SPBU

Seorang perempuan di Sleman, Yogyakarta, menjadi korban kecelakaan tabrak lari hingga meninggal dunia.

Buron 8 Tahun Kasus Korupsi Dana Gempa Bantul Ditangkap di Hotel

Buron 8 tahun terkait kasus korupsi dana program rehabilitasi rekonstruksi gempa Bantul tahun 2006, Lilik Karnaen, 64, ditangkap di salah satu hotel di Bandung, Selasa (19/10/2021) pukul 05.30 WIB.

Buron 14 Tahun, Maling Dana Bantuan Gempa Jogja Ditangkap

Terpidana kasus korupsi program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa Jogja pada 2007 silam, Liliek Karnaesn, 64, ditangkap setelah 14 tahun buron.

140 Bus Wisata Coba Masuk Jogja pada Akhir Pekan

Sekitar 140 unit bus pariwisata mencoba masuk ke Kota Jogja pada akhir pekan lalu.

Hujan Deras & Angin Kencang Landa Jogja, Sejumlah Daerah Banjir

Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Jogja, Senin (18/10/2021) menyebabkan banjir dan baliho rusak di sejumlah lokasi.

Pedagang Daging Anjing asal Sragen Divonis 10 Bulan Penjara

Pedagang daging anjing asal Sragen, Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan bersalah atas kasus penyelundupan puluhan anjing oleh Pengadilan Negeri (PN) Wates, Kulon Progo.

Nani Satai Beracun Mengaku Menyerahkan Diri, Bukan Ditangkap Polisi

Fakta baru terungkap dalam persidangan kelima kasus satai beracun dengan terdakwa Nani Apriliani Nurjaman di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (18/10/2021).

Promosikan Budaya, Bandara YIA Pamerkan Karya Seni Rupa

seniman seni rupa dari DIY dan Kabupaten Purworejo menggelar acara pameran seni rupa di terminal keberangkatan Yogyakarta International Airport (YIA).

Program MBKM, Mahasiswa ITNY Susun Digitalisasi Peta Desa di Bantul

Melalui kegiatan Membangun Desa/KKN Tematik MBKM, mahasiswa berpartisipasi dalam membantu penyusunan site plan, profil desa, maupun digitalisasi peta desa.

Cegah Laka Air, Warga Harus Memahami Karakteristik Sungai

Pengetahuan tentang kondisi sungai penting diketahui sebelum melalukan aktivitas di sekitarnya agar tidak terjadi laka air.