Jadi Episentrum Baru Covid-19, Tingkat Kematian di Amerika Mengerikan
Amerika Serikat mencatat tingkat kematian tertinggi akibat Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, NEW YORK – Amerika Serikat menjadi episentrum baru penyebaran virus corona usai Negara tersebut memperoleh angka tertinggi pengidap positif Covid-19. Jumlah positif Covid-19 di Amerika nyaris 400.000 dengan tingkat kematian yang telah jauh melampaui China.

Update Corona Jateng 8 April 2020! Total 140 Kasus, 1 Dirawat di RS Kasih Ibu Solo

Universitas Johns Hopkins mencatat kasus pengidap Covid-19 di AS melonjak drastis dengan total kematian mencapai 12.722 Selasa (7/4/2020) malam waktu setempat. Bahkan lebih dari 1.939 orang telah meninggal secara nasional dari Covid-19 dalam satu hari.

Hal itu membawa Amerika Serikat dekat dengan beberapa negara yang paling parah terkena dampak dunia oleh Covid 19, termasuk Italia dengan 17.127 meninggal dan Spanyol dengan 13.798 pasien meninggal.

Namun, Presiden Donald Trump telah mempertahankan pembelaannya terhadap kritik seputar tanggapannya terhadap wabah Corona Covid-19, dan memilih untuk menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia.

Positif Corona, Pasangan Lansia Meninggal Bergandengan Tangan

“Mereka menyebutnya salah. Mereka benar-benar mengabaikan panggilan itu. Mereka bisa menyebutnya beberapa bulan sebelumnya,” katanya.

Presiden Donald Trump telah menghadapi banyak kritik karena mengecilkan virus itu sendiri, dan membandingkannya dengan flu biasa sebelum kemudian mengakui bahwa itu adalah keadaan darurat nasional.

Saat ini, Negara Bagian New York menyumbang lebih dari sepertiga dari semua kasus Covid-19 yang dikonfirmasi AS.

Gugus Tugas Covid-19 Solo Akan Mengajukan PSBB Jika Ini Terjadi

Tetapi gubernur Andrew Cuomo telah menunjukkan bahwa tingkat perlambatan rawat inap terkait Covid-19. Selain itu, inkubasi ventilator membuktikan fakta bahwa langkah-langkah jarak sosial yang diambil di New York bekerja meskipun masih harus diukur efektifitasnya.

Meski begitu, tingkat kematian di New York Amerika Setikat akibat Covid-19 tetap terasa mengerikan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho