Jadi Daerah Wabah PMK, Boyolali Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memutuskan untuk memperpanjang penutupan seluruh pasar hewan. Menyusul adanya penetapan Boyolali sebagai Daerah Wabah PMK.

 Sapi-sapi yang ditemukan dipindahkan dengan kendaraan ke pemilik sapi, Kamis (23/6/2022). Akan ada penyemprotan disinfektan yang dilakukan di Pasar Hewan Sunggingan setelah penemuan sapi-sapi tersebut. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Sapi-sapi yang ditemukan dipindahkan dengan kendaraan ke pemilik sapi, Kamis (23/6/2022). Akan ada penyemprotan disinfektan yang dilakukan di Pasar Hewan Sunggingan setelah penemuan sapi-sapi tersebut. (Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memutuskan untuk memperpanjang penutupan seluruh pasar hewan di masa penanganan penyakit mulut dan kuku atau PMK. Perpanjangan tersebut dilakukan setelah masa penutupan pasar berakhir pada Senin (4/7/2022).

Informasi mengenai perpanjangan penutupan pasar hewan disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, Lusia Dyah Suciati, saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (4/7/2022).

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Penutupan pasar hewan karena sudah ada Keputusan Menteri Pertanian Nomor 500 Tahun 2022. Jadi ini sudah ada penetapan wabah untuk 19 provinsi di Indonesia, di dalamnya ada Provinsi Jawa Tengah, di dalamnya lagi ada Kabupaten Boyolali,” terang dia.

Lebih lanjut, Lusi mengatakan penutupan pasar hewan di daerah wabah termaktub dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Pertanian Nomor 500.1/KPTS/PK.300/M/06/2022 tentang Penetapan Daerah Wabah Wabah PMK (foot and mouth disease).

Baca juga: Waspada! Boyolali Ditetapkan jadi Daerah Wabah PMK

Lusi mengungkapkan dalam diktum ke 6 huruf b Kepmen Pertanian tersebut tertulis pelarangan pembukaan pasar hewan. “Kecuali nanti memenuhi persyaratan-persyaratan teknis nanti bisa buka. Tapi persyaratan teknis kan harus dilakukan pengkajian. Jadi arahan Pak Bupati pasar ditutup kembali sampai pemberitahuan lebih lanjut,” jelas dia.

Lebih lanjut, Lusi membeberkan update data penanganan kasus PMK di Boyolali per 4 Juli 2022. Ia menyebutkan total 4.642 ternak suspek, 32 ternak positif, 39 ternak mati, 779 ternak sembuh, dan tujuh potong paksa.

Senada dengan Lusi, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, mengatakan penutupan pasar hewan dilanjutkan hingga ada keputusan menteri selanjutnya. “Padahal hari ini [Senin], kita hitung waktu jadi hari terakhir penutupan pasar hewan. Namun, ada surat dari Kementerian Pertanian. Jadi harus kita taati,” kata dia.

Bupati Said juga meminta Lusi untuk melakukan sosialisasi terkait isi surat dari kementerian yang diterima oleh Pemkab Boyolali. “Apapun itu, upaya langkah yang terbaik yaitu kita harus saling memberikan dukungan untuk penanganan PMK sehingga dapat segera kita tangani sebaik-baiknya,” terang dia.

Baca juga: Pasar Hewan di Boyolali Kapan Dibuka Lagi? Ini Jawaban Bupati Said

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Terminal Tirtonadi Solo Lepas Balon Berhadiah, Ini Cara Tukar Hadiah

      Dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI, Terminal Tirtonadi Solo melepas 45 ekor merpati dan 77 balon merah putih berhadiah.

      Daftar Kuliner di Tawangmangu Baru: Nasi Kucing - Kambing Guling

      Inilah daftar menu makanan di kawasan kuliner Tawangmangu Baru Karanganyar.

      Cek! Jadwal KRL Solo-Jogja Sampai ke Palur mulai 17 Agustus 2022

      Inilah jadwal terbaru KRL Solo-Jogja sampai ke Stasiun Palur yang mulai dicoba hari ini, Rabu (17/8/2022).

      Upacara Kemerdekaan di Sriwedari, Gibran Targetkan Percepatan Vaksinasi

      Rangkaian upacara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Komandan Upacara dijabat oleh Kapten Kal. Prasetio sedangkan Perwira Upacara diemban Kapten Lak. Widayat.

      Begini Cara Warga Jambeyan Sragen Sambut HUT RI

      ada enam pencinta alam mengajak tiga anak untuk bertadabur alam dalam mensyukuri nikmat kemerdekaan pada malam menjelang HUT RI di Bukit Tuk Kungkung

      Bawaslu Wonogiri Ingatkan Kades Tak Ikut Urusi Parpol

      Bawaslu Wonogiri mengindikasikan ada kepala desa (Kades) yang masuk dalam kepengurusan partai politik (Parpol).

      Catat, Besok Jl Lawu Papahan Karanganyar Ditutup Sementara, Ada Apa?

      Penutupan akan dimulai sekitar 12.30 WIB, menyesuaikan dengan persiapan dimulainya pawai karnaval, hingga selesai.

      Tumpeng hingga Miniatur Pesawat Diarak Warga Jatikuwung Karanganyar

      Warga antusias mengikuti upacara tersebut setelah dua tahun tak digelar karena pandemi Covid-19

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 17 Agustus 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Rabu (17/8/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Begini Cara Komunitas Difabel Ampel Boyolali Tingkatkan Pede Anggota

      Tujuannya dibentuk KDA adalah merangkul difabel agar selalu berkarya dan bermanfaat untuk orang lain.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 17 Agustus 2022, Bebas Hujan

      Prakiraan cuaca Sragen hari ini, Rabu (17/8/2022), akan bebas dari hujan.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar 17 Agustus 2022, Merdeka dari Hujan

      Anda bisa merayakan momen HUT RI pada hari ini, Rabu (17/8/2022), tanpa khawatir hujan mendadak turun.

      Cuaca Boyolali Rabu Ini: Cerah Berawan di Hari Kemerdekaan RI

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Rabu (17/8/2022), tersaji secara lengkap dalam artikel ini.

      Cuaca Sukoharjo Rabu Ini: Cerah Ceria di Perayaan HUT Ke-77 RI

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Rabu (17/8/2022).

      HUT RI, Ponpes Al Mukmin Ngruki bakal Kibarkan Bendera dari Danrem

      Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Achirudin menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, Selasa (16/8/2022).

      Seorang Pria Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Gemolong Sragen

      Seorang pria paruh baya meninggal dunia Selasa (16/8/2022) setelah ditabrak KA di perlintasan di Desa Kwangen, Kecamatan Gemolong, Sragen.