Jadi Cawabup Klaten, Harjanta Mundur dari Kades Karanganom

Calon wakil bupati (cawabup) Klaten pada Pilkada 2020, Harjanta, menyatakan segera mengundurkan dari jabatannya sebagai kades Karanganom.

SOLOPOS.COM - Ketua DPC PKB Klaten, Ahmad Mutohar, menyerahkan kesepakatan partai koalisi kepada pasangan Cabup-Cawabup Klaten, Arif Budiyono (ABY)-Harjanta (HJT) saat digelar deklarasi di Gedung IPHI Tulung, Minggu (9/8/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Cawabup atau calon wakil bupati di Pilkada Klaten 2020, Harjanta, menyatakan segera mengundurkan diri dari jabatannya saat ini sebagai kepala desa (kades).

Harjanta saat ini menjabat sebagai kepala desa (kades) di Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Periode 2019-2025 menjadi periode III Harjanta menjabat kades.

Harjanta maju sebagai calon wakil bupati di Pilkada Klaten Klaten 2020 mendampingi calon bupati (cabup) Arif Budiyono. Mereka diusung empat partai politik (parpol) DPRD Klaten, yakni PKB (empat kursi), PAN (empat kursi), PPP (tiga kursi), dan Partai Nasdem (satu kursi).

Harjanta menegaskan niatannya maju sebagai cawabup sudah bulat. Dia juga sudah mengetahui konsekuensi wajib mengundurkan diri sebagai kades jika ingin maju sebagai calon kepala daerah.

Tragis! Investor Semut Rangrang Sragen Sampai Jatuh Sakit & Linglung

"Kami sudah membuat surat pengunduran diri [sebagai kades] yang ditujukan ke BPD [badan pemusyawaratan desa] Karanganom, bupati, dan camat. Surat sudah kami ajukan sejak 5 Agustus lalu," kata Harjanta kepada Solopos.com, Selasa (11/8/2020).

Harjanta mengatakan tak masalah kehilangan jabatan meski belum berumur setahun menjabat kades pada periode ketiga demi maju sebagai cawabup Klaten. Ia dilantik pada 16 November 2019 lalu. "Ikhlas lahir dan batin untuk masyarakat Klaten. Lurah ilang dadi wakil bupati," kata Harjanta.

Syarat KPU

Sementara itu, anggota KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda, mengatakan calon yang berstatus sebagai kepala desa atau perangkat desa memang wajib mengundurkan diri. Hal itu termasuk bagi anggota DPR, DPD, DPRD, TNI, Polri, serta PNS.

Usai Indehoi, Suami Malah Bakar Istri karena Cemburu

Sebagai bukti pengunduran diri, calon diminta melengkapi surat pengajuan pengunduran diri atau surat pernyataan berhenti, tanda terima dari pejabat yang berwenang atas surat pengunduran diri atau pernyataan berhenti, dan surat keterangan bahwa pengunduran diri atau pernyataan berhenti sedang diproses oleh pejabat yang berwenang.

Surat tersebut diajukan ke KPU laing lambat lima hari sejak ditetapkan sebagai calon. Sementara itu, penyerahan keputusan pemberhentian dari pejabat yang berwenang kepada KPU paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara.

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...