Jadi Calo Penerimaan Bintara Polri, Briptu Bagas Dipecat

Briptu Bagas terbukti melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri karena menjadi calo penerimaan anggota Polri.

 Ilustrasi penangkapan calo penerimaan anggota Polri. (seattle.cbslocal.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penangkapan calo penerimaan anggota Polri. (seattle.cbslocal.com)

Solopos.com, KENDARI — Seorang anggota Polda Sulawesi Tenggara, Brigadir Polisi Satu (Briptu) Bagas Ray dipecat atau dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) akibat terkena operasi tangkap tangan suap penerimaan calon siswa bintara Polri.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Sultra Kombes Pol. Prianto Teguh di Kendari, Jumat (30/9/2022), mengatakan keputusan memecat calo penerimaan anggota Polri tersebut berdasarkan hasil sidang kode etik profesi Polda Sultra, Rabu (28/9/2022).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Sudah kami sidangkan. Yang bersangkutan melanggar kode etik profesi Polri yang menjadi atensi dari pimpinan bahwa tidak ada calo, masuk polisi bayar,” katanya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Oknum anggota yang bertugas di Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sultra ini terbukti melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri karena menjadi calo penerimaan anggota Polri.

Baca Juga: Jadi Calo Seleksi Bintara Polri, Briptu D Sempat Terima Rp4,4 Miliar

Briptu BR terjaring operasi tangkap tangan meminta sejumlah uang dari seorang calon siswa (casis) peserta rekrutmen anggota Polri Tahun 2022.

“Terbukti dia melakukan itu. Yang jelas perbuatan yang dilakukan tercela dan divonis PTDH,” katanya.

Prianto membeberkan kasus calo penerimaan anggota Polri ini bergulir sejak Juni 2022 ketika operasi tangkap tangan terhadap Briptu Bagas di rumahnya dengan barang bukti uang Rp200 juta.

Baca Juga: Penerimaan Tamtama Polri Dibuka hingga 21 September, Begini Cara Daftarnya

“Awalnya kami menerima laporan. Yang bersangkutan kami tangkap di rumahnya. Barang bukti sekitar Rp200 juta dari seorang casis. Casisnya ini (yang memberi uang) kami diskualifikasi,” ujar Prianto.

Selain Briptu Bagas, lanjut Prianto, ada oknum calo lain yang terlibat kasus serupa terkait dengan dugaan menerima suap saat penerimaan calon siswa Bintara Polri 2022.

Yang bersangkutan adalah berpangkat Bripka berinisial I yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sultra.

Baca Juga: Jadi Calo Seleksi Bintara Polri, Briptu D Sempat Terima Rp4,4 Miliar

“Jadi, dua orang, yakni Briptu BR dan Bripka I. Untuk Bripka I sementara dilakukan pemeriksaan, belum disidang,” kata Prianto.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Survei Cawapres 2024, 2 Lembaga Tempatkan Ridwan Kamil di Posisi Tertinggi

      Survei Cawapres 2024 di dua lembaga survei menempatkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di posisi teratas sebagai cawapres 2024.

      Archevent 2022, Tumbuhkan Kesadaran Menjaga Keamanan lewat Pameran Virtual

      Program Studi Arsitektur UNS menggelar acara Archevent 2022 dengan mengusung tema Raising Awareness Through Architecture.

      Kemenkes Fokuskan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

      Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi fasilitas kesehatan hingga program yang bersifat promotif preventif.

      Hari Ini, DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Panglima TNI

      Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada Jumat (2/12/2022).

      Polisi Buru Pengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi di Karawang

      Adapun aksi orang mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi itu terekam dalam dua video yang berdurasi 54 dan 60 detik.

      Babak Pertama Usai, Maroko Atasi Kanada 2-1  

      Maroko  mengalahkan Kanada 2-1 pada babak pertama pertandingan terakhir Grup F Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium Doha.

      Bareskrim Limpahkan Berkas Tahap II Tiga Tersangka Korupsi BPD Jateng ke JPU

      Penyidik Dittipikor Bareskrim Polri melimpahkan tahap II tiga tersangka dan barang bukti perkara dugaan korupsi BPD Jawa Tengah Cabang Jakarta periode 2017-2019 JPU, Kamis (1/12/2022).

      KPK Umumkan 10 Desa Antikorupsi di Indonesia, Skor Tertinggi Ada di Semarang

      KPK meluncurkan Desa Antikorupsi tahun 2022 dengan skor tertinggi, yaitu 96,75 diraih Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

      Kisah Pemilik @pepow.works, dari Cari Cuan buat Jajan Kini Jualan ke Luar Jawa

      Pemilik usaha @pepow.works, Anisa Wahyuni, mengaku hanya ingin mendapatkan tambahan uang jajan saat kali pertama menjalankan usahanya.

      Polda Sumut Sita Aset senilai Rp158 Miliar Milik Bos Judi Daring Apin BK

      Panca menyebutkan, dalam kasus TPPU ini, pihaknya telah menyita 26 aset rumah/ruko milik Apin BK.

      Sejuknya Suasana Masjid Nurul Huda UNS, Tempat Beribadah dan Menenangkan Diri

      Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Nurul Huda juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai pembentuk moral islami kepada civitas muslim UNS.

      BNPT: Kelompok Teroris Gunakan Internet untuk Propaganda

      Kelompok ekstremisme melakukan rekrutmen dan perencanaan hingga pendanaan tindak pidana terorisme yang menargetkan anak muda dan perempuan untuk melakukan aksi teror.

      Ucapan Terakhir Brigadir Yosua: Eh Kenapa Pak, Ada Apa Pak?

      Dalam posisi badan Yosua masih bergerak-gerak dan mulut mengerang kesakitan, Ferdy Sambo mendekat dan menembak kepala anak buahnya itu.

      Masa Depan Indonesia Cerah dari Energi Bersih

      Sumber energi terbarukan yang lebih bersih di Indonesia sangat berlimpah dan belum dimanfaatkan dengan maksimal.

      Kemendikbud Luncurkan Sistem Seleksi Masuk PTN 2023, Ini Jadwalnya

      Ada tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 2023.