Jabatan Kades di 172 Desa Wonogiri Dipegang Pj, Kapan Pilkades?

Masa jabatan kepala desa (kades) di 172 desa di Wonogiri berakhir pada Januari-Mei 2019. Akibatnya, jabatan kades di 172 desa itu tahun ini diduduki penjabat (Pj).

Jabatan Kades di 172 Desa Wonogiri Dipegang Pj, Kapan Pilkades?

SOLOPOS.COM - ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Masa jabatan kepala desa (kades) di 172 desa di Wonogiri berakhir pada Januari-Mei 2019. Akibatnya, jabatan kades di 172 desa itu tahun ini diduduki penjabat (Pj).

Kondisi itu diklaim tidak mengganggu jalannya pemerintahan desa karena kewenangan Pj. sama dengan kewenangan kades definitif. Kekosongan jabatan kades di ratusan desa tersebut akan diisi melalui pemilihan kades (pilkades) yang direncanakan September mendatang.

Kades terpilih bakal dilantik Desember. Hal itu berarti Pj. yang ditunjuk sejak Januari akan bertugas selama setahun, sedangkan Pj. yang ditunjuk sejak Mei bakal bertugas selama tujuh bulan.

Terdapat 14 desa lainnya yang juga bakal menggelar pilkades tahun ini lantaran masa bakti kades di desa tersebut akan berakhir pertengahan Desember mendatang. Total desa yang akan menggelar pilkades sebanyak 186 desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wonogiri, Zyqma Idatya Fitha, saat ditemui Solopos.com di kantornya di kawasan kota Wonogiri, pekan lalu, menyampaikan desa yang jabatan kadesnya diisi Pj. tersebar di 25 atau seluruh kecamatan.

Mayoritas Pj. merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah kecamatan. Sebagian kecil lainnya PNS dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak).

Penunjukan Pj. dari PNS selain dari pemerintah kecamatan dilakukan karena jumlah PNS di pemerintah kecamatan tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan Pj. di 172 desa.

PNS bukan dari pemerintah kecamatan ditunjuk sebagai Pj. karena dinilai memahami tentang pemerintahan desa dan kepemimpinan. Mereka di lingkungan desa juga menjadi anggota Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKM).

Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri tersebut sesuai Peraturan Bupan (Perbup) No. 46/2018 yang mengatur ihwal petunjuk teknis pilkades. Pada pokoknya, Perbup tersebut menggarisbawahi orang yang dapat ditunjuk sebagai Pj. kades adalah PNS yang memahami tentang pemerintahan desa dan kepemimpinan.

“Penunjukan Pj. berdasar usulan dari BPD [Badan Permusyawaratan Desa]. Pj. yang diusulkan itu biasanya berdomisili di desa bersangkutan atau tak jauh dari desa. Mereka ada yang menjadi anggota LKM, jadi paham soal kondisi sosial masyarakat desa,” kata perempuan yang akrab disapa Fitha itu.

Dia meyakini pemerintahan desa tidak terganggu meski jabatan kades dipegang Pj. yang memiliki kewenangan sama dengan kades definitif. Pj. kades juga dapat mengambil kebijakan tertentu.

“Perda dan Perbup yang menjadi dasar pelaksanaan pilkades tahun ini masih sama dengan regulasi yang digunakan sebagai payung hukum pilkades tahun lalu. Aturan dari pusat juga tidak berubah,” imbuh Fitha.

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Pare, Selogiri, Agus Riswadi, menyatakan Pemerintahan Desa Pare berjalan tanpa kendala meski jabatan kades dipegang Pj. dari PNS Dislapernak. Pj. kades yang ditunjuk, Agus Sarwo, sudah memahami kondisi sosial di Pare karena selama ini dia sebagai juga bertugas di Pare.

“Tidak ada masalah. Pencairan Dana Desa 2019 tahap I juga bisa kami laksanakan,” ucap Agus.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).