Ketua Asprov PSSI Jateng, Edi Sayudi. (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Tampuk pimpinan induk organisasi sepak bola di Jawa Tengah (Jateng) resmi beralih pasca-ditetapkannya Johar Lin Eng (JLE) sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Edi Sayudi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI Jateng, resmi menggantikan JLE sebagai ketua.

Peralihan tampuk pimpinan Asprov PSSI tertuang dalam surat keputusan SKEP/04/I-2019 yang ditandatangani Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Rabu (23/1/2019). Sekretaris Asprov PSSI Jateng, Purwidyastanto menjelaskan regulasi pengangkatan wakil menjadi ketua sesuai dengan yang tertuang dalam Statuta Asprov PSSI Jateng Pasal 34 Ayat 6 dan Pasal 6.

“Di situ tertulis, jika ketua secara permanen atau berhalangan dalam melaksanakan tugas, maka otomatis wakil ketua yang menggantikan,” ujar Purwidyastanto kepada wartawan di Semarang, Kamis (24/1/2019).

Posisi Edi sebagai Ketua Asprov PSSI Jateng berlaku hingga Kongres PSSI 2020 mendatang. "Pada kongres tahunan 2 Februari nanti hanya akan membahas evaluasi dan program yang akan dilaksanakan sepanjang 2019,” imbuhnya.

Sementara itu, Edi mengaku akan membenahi PSSI Jateng secara keseluruhan. Beberapa evaluasi sudah dilakukan. Format dan formula baru pun telah disiapkan agar program sepanjang 2019 bisa lebih baik.

"Tidak hanya soal rutinitas menggelar kompetiesi, tapi lebih ke football development. Lebih serius mengembangkan SDM mulai dari unsur kepelatihan, perwasitan, dan lain-lain. Harapannya, agar klub di Jateng bisa lebih berprestasi hingga terlibat dalam kompetisi tingkat nasional," paparnya.

Dia mengaku, tugas yang diterimanya cukup berat. Sebab, banyak program di awal 2019 yang harus diselesaikan. Yang paling dekat, harus segera menyiapkan program persiapan PraPON 2020 Papua.

"Mau tidak mau harus langsung bertindak cepat dengan mengumpulkan pengurus untuk rapat internal. Akhir pekan ini, kami akan undang teman-teman pengurus," bebernya.

Agar program Asprov PSSI Jateng berjalan efektif, Edi akan menanggalkan jabatan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Demak yang seharusnya berakhir 2020 mendatang. "Saya akan mundur dari Ketum Askab Demak agar bisa fokus di sini,” imbuhnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten