Izin Penggalangan Dana Dicabut, Kantor ACT Madiun Masih Buka Normal

Kantor ACT Madiun masih tetap buka seperti biasa meski kini tidak melayani penggalangan dana.

 Kantor layanan ACT cabang Madiun masih buka Kamis (7/7/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Kantor layanan ACT cabang Madiun masih buka Kamis (7/7/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

Solopos.com, MADIUN — Kantor lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Madiun, Jawa Timur, masih tetap buka seperti biasanya. Meskipun saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas penggalangan dana untuk berbagai program.

Aktivitas penggalangan dana di ACT dihentikan setelah Kementerian Sosial (Kemensos) mencabut izin penggalangan dana. Hal itu tertuang Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Aferu Fajar, Marketing ACT cabang Madiun, mengatakan sejak adanya isu bocornya dana bantuan, aktivitas penggalangan sudah dihentikan. Kantor ACT tetap buka, meskipun tidak melayani donatur yang akan berdonasi ke ACT.

”Kantor kami masih buka, tapi memang sudah tidak ada lagi aktivitas penggalangan dana,” kata Aferu saat ditemui di kantor ACT Madiun, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga: 320 Simpatisan Anak Kiai Jombang Cabul Diamankan karena Halangi Polisi

Pantauan Solopos.com di lokasi, saat masuk kantor ACT cabang Madiun itu terlihat ada satu pegawai administrasi dan dua pegawai yang sedang duduk di ruangan. Beberapa orang masih terlihat berlalu-lalang keluar-masuk kantor yang bercat putih itu.

Aferu menyebut kantor ACT cabang Madiun itu berdiri sejak September 2019 dengan pekerja sebanyak  sembilan karyawan. Kantor itu juga melayani semua aktivitas penggalangan dana se-Karesidenan Madiun, termasuk Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi.

”Kalau untuk legalitas semua terpusat di Jakarta. Di sini kami hanya menjalankan tugas,” ungkapnya.

Saat disinggung soal adanya program kurban Iduladha, Aferu mengatakan masih meneruskannya. Sebab, segala aktivitas sosial atau kemanusiaan masih berjalan. Maka, seperti program kurban itu juga masih dilayani.

Baca Juga: Buntut Anak Kiai Jombang Cabuli Santri, Kemenag Cabut Izin Ponpes

”Hanya aktivitas kemanusiaan saja yang berjalan. Kalau penggalangan dana tidak,” jelasnya.

ACT Madiun Belum Berizin

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Rita Susanti, menjelaskan ACT di Kota Madiun memang belum berizin.

Sampai saat ini, kata dia, belum mengajukan izin ke Dinsos. Tidak pernah ada laporan masuk untuk pengguna dana maupun penggalangan dana.

”Selama ini tidak pernah ada izin untuk penggalangan dana dari ACT,” ujarnya.

Selain itu, Rita mengatakan surat dari Kemensos untuk menindaklanjuti terkait izin penggalangan dana dari ACT juga belum ada. Dia mengaku bakal menindaklanjuti jika ada surat dari Kemensos.

Baca Juga: Desa Tertinggi di Jawa Timur, Hanya Dihuni Warga Suku Tengger

Selama ini, Dinsos hanya melayani izin penggalangan dana jika ada lembaga yang ingin membantu bencana. Namun, untuk legalitas kelembagaannya, Rita mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau ada izin masuk ya kita layani, tapi sampai sekarang belum pernah ada izin dari ACT, ” pungkasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      + PLUS Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      Sinergi yang kuat dan komunikasi efektif menjadi unsur penting dalam upaya mempercepat diseminasi informasi melalui kanal milik instansi pemerintah untuk menghadapi ancaman krisis pangan.

      Berita Terkini

      Terbanyak untuk Honor Panitia, Anggaran Pilkada Gunungkidul Rp73 Miliar

      Anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul diperkirakan mencapai Rp73 miliar.

      Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Angkut 28 Siswa di Malang Masuk Jurang

      Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 28 siswa Mts mengalami kecelakaan, terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang.

      Baru Muncul ke Publik, Istri Mas Bechi Ternyata Habis Melahirkan

      Durottun Mahsunnah, istri Mas Bechi, terdakwa kasus pencabulan santriwati di Jombang, mengaku baru bisa muncul di depan publik karena baru saja melahirkan anak keempat.

      Istri Mas Bechi Sebut Banyak Pelakor yang Ingin Rebut Suaminya

      Durrotun Mahsunnah, istri anak kiai Jombang yang menjadi terdakwa kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap santri, MSAT atau Mas Bechi, menyebut suaminya banyak disukai wanita.

      Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Madiun Sabtu: Hujan Tipis Siang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu 13 Agustus 2022.

      Forum Beasiswa Indonesia Gelar Kongres Ke-2, Bahas Isu Kontroversi Ini

      Komite Forum Beasiswa Indonesia menggelar Kongres Beasiswa Indonesia Ke-2 pada tanggal 19-23 Agustus 2022.

      Jelang HUT Ke-77 RI, Pemkot Madiun Bagikan 5000 Bendera Merah Putih

      Pemkot Madiun bagikan 5000 bendera merah putih kepada warga menjelang perayaan HUT Kemerdekaan ke-77 RI.

      Tampil di Publik, Istri Mas Bechi Sebut Suaminya hanya Korban Fitnah

      Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa kasus pencabulan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, berbicara mengenai kasus pencabulan yang menjerat suaminya.

      Suap "Ketok Palu" APBD, KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung

      Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Agus Budiarto, sebagai tersangka dalam kasus suap "ketok palu" APBD.

      Uniknya Bersih Desa di Madiun, Sembelih Kambing Kendit untuk Tolak Bala

      Masyarakat di Dusun Ngrawan, Desa/Kecamatan Dolopo, Madiun, menyembelih kambing kendit dalam tradisi bersih desa.

      Didampingi 3 Kuasa Hukum, Gus Samsudin Diperiksa terkait Pesulap Merah

      Pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati Blitar, Samsudin Jadab atau Gus Samsudin, mendatangi Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (12/8/2022).

      Lahir dari Rahim NU, Ini Sejarah Berdirinya Perguruan Silat Pagar Nusa

      Berikut ini sejarah berdirinya perguruan silat Pagar Nusa.

      Prakiraan Cuaca Madiun Jumat Ini: Cerah & Suhu Capai 33 Derajat Celcius

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Jumat 12 Agustus 2022.

      Terlibat Pengeroyokan di Sidoarjo, Belasan Pesilat Ditangkap Polisi

      Belasan orang anggota perguruan pencak silat ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo dalam kasus pengeroyokan.

      Tahun Ini Berusia 1 Abad, Begini Sejarah Pendirian PSHT

      Berikut ini sejarah berdirinya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang pada tahun ini berusia 1 abad.