Isu Ustaz di Banten Dibacok PKI, Begini Fakta Sebenarnya
Warga membubuhkan tanda tangan untuk mendukung Pemilu 2019 anti hoaks di Jakarta, Minggu (10/2/2019)./ANTARA-Wahyu Putro A

Solopos.com, SERANG -- Media sosial digegerkan oleh unggahan informasi disertai foto yang diklaim sebagai pembantaian ulama di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (4/5/2019). Rupanya, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Dalam unggahan itu disebutkan, seseorang bernama Ustaz Syamsuddin dibantai oleh anggota Partai Komunis Indonesia alias PKI. Namun, Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Firman Affandi menegaskan unggahan itu berisi kabar bohong alias hoaks.

“Fotonya benar menunjukkan Ustaz Syamsuddin, 54, tengah dirawat karena luka bacokan. Tapi pelakunya bukan PKI dan tak ada kaitannya dengan politik,” tegas Firman.

Firman menceritakan peristiwa yang sebenarnya terjadi pada Rabu (1/5/2019) atau pekan ini. Saat itu, warga Bogor bernama Romli Hussein, 33, mendatangi rumah guru mengajinya, yakni Ustaz Syamsuddin.

Romli bercerita kepada Syamsuddin bahwa dirinya digugat cerai oleh sang istri. Karena hari sudah malam, Romli menginap di rumah guru ngajinya tersebut.

Keesokan hari, Kamis (2/5/2019) sekitar pukul 06.30 WIB, Romli mendadak mengamuk ddan mengambil sebilah golok di dapur rumah sang ustaz. "Pelaku lantas menyerang gurunya. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan di badan,” kata Firman.

Istri Ustaz Syamsuddin kaget melihat sang suami bersimbah darah, sehingga berteriak mengundang warga berdatangan. Setelah berhasil membekuk pelaku, warga melapor polisi. Tapi sebelum polisi datang, warga yang kesal menghakimi pelaku secara sepihak. Romli bahkan diikat warga ke tiang listrik di dekat rumah korban.

"Pelaku dibawa ke RSUD Banten karena mendapatkan amuk massa. Pelaku dalam kondisi koma dan Sabtu siang baru siuman,” tuturnya.

Sedangkan korban, Ustaz Syamsuddin dibawa oleh pihak keluarga bersama warga ke RSUD Serang. "Korban Syamsudin mengalami luka parah. Dibawa oleh keluarga ke RSUD Serang, meninggal dunia di rumah sakit pukul 19.15 WIB," jelasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom