Tutup Iklan
Massa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019). (Antara-Reno Esnir)

Solopos.com, JAKARTA -- https://news.solopos.com/read/20190523/496/994280/broadcast-pesan-aksi-lanjutan-24-mei-sandiaga-mengaku-tak-tahu" target="_blank" rel="noopener">Isu adanya aksi demo lanjutan yang dipimpin Prabowo Subianto pada Jumat (24/5/2019) seiring pendaftaran gugatan terhadap hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) dibantah oleh kubu Prabowo-Sandiaga Uno. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Roasiade menyebut kabar itu sebagai hoaks.

"Itu hoaks, kabar bahwa Pak Prabowo akan memimpin demo besok siang, itu 100% hoaks. Pak Prabowo sudah mengunjungi korban di rumah aspirasi, dia sudah meminta para pendukung untuk kembali ke rumah masing-masing. Besok siang tim kami akan menyampaikan gugatan ke MK," kata Andre di Kompas TV, Kamis (23/5/2019) malam.

Sebelumnya, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno angkat bicara terkait adanya pesan berantai atau broadcast message melalui WhatsApp yang menyebutkan akan ada aksi demonstrasi pada Jumat (24/5/2019).

Dalam broadcast message itu disebutkan bahwa massa pendukung Prabowo-Sandi akan bergerak dari Masjid Al-Azhar. Aksi demo tersebut akan dipimpin Ustaz Bernard.

Berdasarkan pesan berantai yang diterima Bisnis/JIBI, aksi Kedaulatan Rakyat akan dimulai pukul 14.00 WIB. Prabowo-Sandi dijadwalkan akan turun, bergerak dari masjid Al Azhar.

Pesan berantai itu menyebutkan FPI dan Purnawirawan Jenderal didukung para Jawara akan turun kembali dengan menambah jumlah peserta dari luar daerah dan massa yang sudah bermalam atau di sekitar Al-Azhar.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten