Istri Mantan Sopir Jokowi Meninggal Dalam Kecelakaan di Kleco Solo

Istri Suliadi, 61, yang merupakan mantan sopir Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi Wali Kota Solo, Umiyatun, 60, meninggal dunia akibat kecelakaan di Jl. Slamet Riyadi kawasan Kleco, Solo, Senin (1/7/2019) pagi.

Istri Mantan Sopir Jokowi Meninggal Dalam Kecelakaan di Kleco Solo

SOLOPOS.COM - Sepeda motor yang dikendarai istri mantan sopir Presiden Jokowi, Umiyatun, seusai kecelakaan di Kleco, Solo, Senin (1/7/2019). (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Istri Suliadi, 61, yang merupakan mantan sopir Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi Wali Kota Solo, Umiyatun, 60, meninggal dunia akibat kecelakaan di Jl. Slamet Riyadi kawasan Kleco, Solo, Senin (1/7/2019) pagi.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, Umiyatun mengalami kecelakaan sekitar pukul 08.00 WIB saat mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 6534 S dari arah timur ke barat. Umiyatun melaju di sisi kiri jalan.

Di belakangnya, dari arah yang sama melaju truk tangki berpelat L 8082 UO yang dikendarai Ali Suroso, 48, warga Merakurak, Tuban, Jatim. Truk tersebut berusaha mendahului kendaraan lain lewat samping kiri.

Diduga karena tidak memperhatikan situasi lalu lintas, rooda belakang samping kiri truk membentur bodi sepeda motor yang dikendarai Umiyatun. Umiyatun jatuh dan terlindas ban truk. Umiyatun meninggal dunia akibat luka parah di perut, kepala, serta tangan dan kaki patah.

"Saya melaju dari Tuban ke Jogja membawa muatan 33 ton semen. Saya tidak tahu kejadiannya seperti apa, saya mengambil kiri karena mau melewati Simpang Farokah," ujar sopir truk, Ali Suroso, kepada Solopos.com, Senin.

Sementara itu, jenazah Umiyatun langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Manahan, Banjarsari, Solo. Kerabat korban, Hariyanto, yang merupakan kakak Iriana Joko Widodo, saat dijumpai wartawan di rumah duka membenarkan Umiyatun adalah istri Suliadi yang merupakan mantan sopir Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo.

"Pak Suli sudah lama menjadi sopir Presiden Jokowi sehingga sudah dianggap keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, mengatakan saat ini telah memeriksa sopir truk itu. Sebanyak enam saksi juga telah dimintai keterangan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).