Pengendara sepeda motor melintas di jalur alternatif selatan terowongan Cirahong yang dibangun pada masa Pemerintahan Belanda tahun 1893. Terowongan Cirahong menghubungkan Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Jumat (31/5/2019). (Antara-Adeng Bustomi)

Solopos.com, SEMARANG — Pemudik bersepeda motor ke arah Jawa Tengah atau Jawa Timur harus tetap menjaga keamanan barang bawaan ketika beristirahat di rest area, terutama barang bawaan yang diikat mati di kendaraan.

Koordinator Lapangan Posko Siaga Lebaran Kementerian Perhubungan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Bastian Bohang menyebutkan ada saja tangan-tangan jahil yang memanfaatkan kelengahan pemudik. "Ada beberapa cerita [tentang pencuri barang-barang pemudik] dari teman-teman Dishub yang bertugas. Terutama ketika rest area sepanjang pantura ini ramai pemudik roda dua di malam hari," ujar Bastian kepada Bisnis, ketika ditemui di Posko Jembatan Timbang Brebes, Jumat (31/5/2019).

Bastian mengimbau pemudik roda dua tetap waspada walaupun petugas posko dari Dishub atau Kepolisian juga menjaga dan mengamankan area posko selama 24 jam. "Kalau kami dari perhubungan, stand by di sini terus sampai selesai arus balik. Kita sampai-sampai enggak mudik, karena mudik ini kan hajatannya Kementerian Perhubungan. Kami siap menjaga agar segalanya berjalan lancar," tegas Bastian.

Bastian menjelaskan bahwa pemudik bisa memanfaatkan posko-posko yang dijaga Dishub untuk tempat beristirahat. Kebetulan, Bastian bertanggung jawab mengkoordinasikan posko Kemenhub di seluruh Brebes. "Ada kemarin pemudik yang begitu sampai tiba-tiba semaput. Wah, itu langsung orangnya dibawa [petugas posko dari] Departemen Kesehatan, barang-barangnya kita [petugas Dishub] amankan," tambah Bastian.

Pemudik berkendaraan roda dua meningkat mulai Jumat pukul 20.00 WIB hingga menjelang sahur. Berdasarkan pantauan Tim Jelajah Lebaran Jawa–Bali 2019 Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), kendaraan pemudik mulai ramai melintasi jalur Pantura arteri menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berdasarkan data UPPKB Kemenhub unit Tanjung, Brebes, jumlah pemudik bersepeda motor menuju Brebes dari Jawa Barat pada 30 Mei 2019 – 31 Mei 2019 mencapai 58.779 motor.

Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan pemudik bersepeda motor pada 29 Mei 2019-30 Mei 2019 sebanyak 24.094 motor. Sedangkan sepeda motor yang bergerak ke Jawa Barat melalui Brebes tercatat menurun. Pada 30 Mei 2019-31 Mei 2019 jumlahnya mencapai 8.419 motor, sedangkan sehari sebelumnya sebanyak 16.278 motor. Jalan arteri di jalur pantura menjadi salah satu pilihan bagi pemudik dengan sepeda motor yang menuju ke arah Jateng dan Jatim. Pantura pun menjadi alternatif bagi kendaraan roda empat selain melalui jalan tol Trans Jawa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten