Kategori: Sragen

Istirahat di Rest Area Sragen, Pemudik Jalur Tol Dapat Edukasi Protokol Kesehatan


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN—Tim tenaga kesehatan (nakes) berjaga selama 24 jam di dua rest area jalan tol Solo-Kertosono, yakni di rest area 519A dan 519B Masaran, Sragen, selama liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Selama bertugas mereka mengedukasi pemudik yang istirahat di rest area agar mentaati protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan (3M1H).

Seorang bidan dari Klinik Hastuti Sragen, Fitri, mendapat giliran berjaga di rest area 519A pada hari Natal, Jumat (25/12/2020). Fitri bertugas di posko terpadu bersama satu bidan dan seorang driver atau sopir ambulans. Dalam 24 jam, ada tiga sif dan setiap sif dijaga 3-4 orang nakes.

Uji Coba BST Koridor 1 Solo Lancar, Pengguna Jalan Masuk Jalur Contra Flow

“Kebetulan saya dapat sif pagi. Selama ini Alhamdulillah aman. Kami hanya mengedukasi pengunjung yang masuk rest area. Pengunjungnya [pemudik] tidak banyak sehingga tidak sampai terjadi kerumunan orang. Edukasinya relatif mudah karena mereka sudah paham dengan 3M dan sudah memakai masker semua,” ujarnya.

Monitoring

Hal serupa juga dilakukan para nakes yang piket di posko terpadu di rest area 519B yang berada di jalur B (Kertosono-Solo). Seorang nakes, Yusnik Adi Putra, menyampaikan teknis edukasi yang dilakukan dengan cara berkeliling di lokasi rest area. Ketika bertemu dengan pengunjung, Yusnik dengan temannya menyampaikan edukasi tentang 3M1H.

“Kami mendatang pengunjung saat istirahat. Mereka diimbau supaya tidak berkerumun untuk mengantisipasi Covid-19. Selama di rest are, mereka diimbau untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Jaga kondisi kesehatan supaya saat mengemudi bisa selamat sampai tujuan,” katanya Yusnik yang bekerja di Klinik Utama Pertama Hati Abadi.

Identik Dengan Perayaan Natal, Ini Asal Usul Kue Jahe

Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr. Nengah Adnyana Oka M., mengatakan DKK melakukan monitoring kepada dua posko terpadu di jalur tol secara daring dan luring. Dia mengatakan monitoring luring dilakukan pada Kamis (24/12/2020) kemarin dan pada Kamis (31/12/2020) besok. Dia mengatakan komunikasi lewat daring dilakukan dengan menekankan tugas-tugas di posko yang berkoordinasi dengan Polres Sragen.

“Iya, tugas mereka memang mengedukasi pengunjung rest area jalur tol. Pengunjung harus wajib terapkan protokol kesehatan. Selain itu, tugas para nakes itu menyiapkan P3K dan siap penanganan kejadian luar biasa, seperti kecelakaan dan kegawatdaruratan lainnya,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Anik Sulistyawati