Tutup Iklan

Isoman di Hotel Diyakini Bantu Cashflow Bisnis Perhotelan

Program karantina dan isolasi mandiri (isoman) di hotel diyakini akan membantu cashflow pemilik hotel di tengah PPKM darurat.

 Ilustrasi hotel. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hotel. (Freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA –– Program karantina dan isolasi mandiri (isoman) di hotel diyakini akan membantu cashflow pemilik hotel di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan sektor perhotelan menjadi salah satu sektor properti yang terdampak akibat PPKM darurat. Hal ini dikarenakan terbatasnya kegiatan yang dilakukan di perhotelan.

Menurutnya, memanfaatkan program insoman dan karantina yang bisa memberikan pendapatan bagi hotel meski perolehan pendapatan dari program ini belum bisa membantu kinerja perhotelan kembali normal.

Baca Juga: PPKM Mikro di Seluruh Kabupaten/Kota di Luar Pulau Jawa Diperpanjang, 43 Kabupaten/Kota di Antaranya Diperketat

Mendongkrak Kinerja Hotel

Menurutnya, apabila hanya mengharapkan wisatawan yang menginap, kegiatan pemerintahan, dan kegiatan Meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE) di hotel, tidak akan bisa meningkatkan kinerja hotel saat situasi saat ini.

“Program isoman dan karantina mandiri di hotel ini memang membuat cashflow enggak terlalu berat, jadi belum bisa kembali ke normal. Pemerintah dalam program WFB [Work From Bali] atau work from anywhere saja tidak bisa mendongkrak kinerja hotel,” ujarnya, Rabu (7/7/2021) seperti dilansir Bisnis.com.

Dia menilai, saat ini agar bisnis perhotelan dapat berjalan yang dilakukan dengan memanfaatkan peluang isoman di hotel. Pasalnya, program paket isoman ini menjadi salah satu strategi yang dilakukan hotel untuk memanfaatkan kekosongan kamar.

Baca Juga: Resmi Jadi KEK Teknologi dan Manufaktur, Gresik JIIPE Menjawab Kebutuhan Industri 4.0

Namun demikian, pihaknya tidak dapat mengetahui lebih detail seberapa besar tingkat okupansi dari isoman. Hal itu dikarenakan tidak ada keterbukaan data jumlah isoman dari pihak hotel.

“Mereka yang punya tingkat penghasilan cukup baik, mereka memilih isoman di hotel. Ini memang harus dilakukan hotel karena memang pasarnya ada. Progean paket isoman ini tidak bisa mengganti income yang diperoleh hotel dalam waktu normal. Untuk yang karatina, lumayan bisa membantu cash flow hotel tetapi tidak terlalu banyak,” tutur Ferry.

Berita Terkait

Berita Terkini

Layanan Telkom Group Disebut Kembali Normal 100%

Seluruh layanan Telkom Group baik fixed broadband termasuk Indihome maupun mobile broadband milik Telkomsel saat ini sudah kembali normal.

Meresahkan, 3.000 Situs Pinjol Ilegal Diblokir dan Dipidanakan OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah memblokir serta mempidanakan 3.000 situs pinjaman daring atau online ilegal.

BRI Pangkas Bunga Kredit Hingga 325 Bps, Masih Bisa Turun Lagi?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tetap mengkaji ulang suku bunga secara berkala dan terus membuka ruang untuk penurunan suku bunga kredit.

Beli Emas Online Lewat ATM Emas Galeri 24, Bikin Kamu Enggak Waswas!

Enggak perlu repot-repot antre untuk beli emas, kini hadir ATM Emas Galeri 24, beli emas lewat online dan langsung tarik di mesinnya!

Awal Pekan, Yuk Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 27 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Senin (27/9/2021) turun untuk UBS dan cenderung stagnan untuk cetakan Antam.

BPJS Watch: 9 Juta Lebih Orang Miskin Dicoret dari Program JKN

BPJS Watch menyebut lebih dari 9 juta orang miskin dicoret dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BP Jamsostek Cabang Surakarta Bayar Klaim JHT 22.310 Peserta

Sebanyak 22.310 orang telah melakukan pencairan klaim JHT pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kantor Cabang Surakarta.

The Sunan Hotel Solo Raih Penghargaan Tourism & Creative Award 2021

The Sunan Hotel Solo berhasil meraih penghargaan Silver Champion dari ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021 kategori Industry.

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Galeri 24, Awas Modusnya Bikin Gampang Tergoda!

Saat ini marak penipuan online yang mengatasnamakan Galeri 24 dan bikin masyarakat tergoda. Kira-kira apa modus yang digunakan?

DSC 12 Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Diplomat Success Challenge atau DSC 12 punya cara unik untuk menggugah masyarakat untuk terlibat dalam kompetisi tahunan ini.

Jika Bukan Listrik, Bahan Bakar Nabati Bisa Jadi Alternatif untuk Kendaraan Berat

Untuk mencapai emisi rendah karbon di sektor transportasi, bahan bakar nabati (BBN) dan hidrogen dinilai mempunyai peran sebagai alternatif yang bisa digunakan untuk kendaraan berat.

Ingin Bebas Finansial Personal? Simak 9 Tips Mewujudkannya

Memiliki kebebasan finansial adalah tujuan bagi banyak orang. Umumnya, kebebasan finansial dipahami sebagai individu yang mampu menjalani gaya hidup sambil mengelola keuangan.

Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

PLN telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendekatkan jarak dengan pelanggan, salah satunya dengan aplikasi PLN Mobile.